
menegaskan bahwa seluruh masjid di Mesir harus tunduk dibawah pengawasan
departemennya dan tidak diizinkan sama sekali mengajarkan prinsip-prinsip yang
bertentangan dengan mazhab Ahlussunnah wal Jamaah. Diapun mengabarkan bahwa
departemennya secara praktis telah mengadakan beberapa pelatihan bagi para
ulama dan imam untuk menghadapi arus pemikiran Syiah yang sama sekali tidak
dibolehkan penyebarannya.
seorang penasehat Departeman Wakaf pada acara seremonial yang disebut sebagai
peringatan kematian Imam Husain, atau perayaan Asyura di Iran pada bulan lalu,
menteri menjelaskan bahwa keikutsertaannya merupakan sikap pribadi dan tidak
mewakili departemennya. Itupun sudah dilakukan investigasi terhadap yang
bersangkutan.
departemennya telah menyusun panduan-panduan tertentu untuk pengangkatan imam
baru, agar tidak ada basa basi terhadap seseorang atau perantara atau jual beli
dalam proses penetapan.
yang dahulu hal ini tidak dapat disaksikan. Kini, menurutnya, departemennya
sedang menyiapkan aturan kerjasama dengan lembaga-lembaga dakwah, di antaranya
lembaga Anshar Sunah dan Jam’ah Syar’iyah
untuk menyebarkan dakwah dan wawasan agama secara moderat. Karena
lembaga-lembaga tersebut banyak memiliki masjid yang besar serta lembaga
pendidikan pengkaderan dai.
mengangkat 3 ribu imam. Yang sudah mendaftar mencapai 57 ribu orang. Proses
pemilihan akan dilakukan berdasarkan syarat-syarat yang telah ditetapkan. Yang
paling utama adalah hafal Al-Quran dan mengerti bahasa Arab (fushah) serta
memahami permasalah kontemporer dan wawasan ilmiah.
Mesir, DR. Shalah Sulthan telah menyatakan penolakannya terhadap segala bentuk
pemikiran yang bersumber dari berbagai aliran Syiah. Karena berdasarkan UU
Mesir, standar dalam masalah Aqidah,
Akhlak dan Syariah harus bersumber dari mazhab Ahlussunnah wal Jamaah. (almoslim.net/ak)






































![[Lirik+Terjemahan] Hatsune Miku – Heart Rhythm (Ritme Hati)](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/01/HatsuneMiku-HeartRythym.jpg?fit=400%2C400&ssl=1)

