Aopok – Sebuah kejadian #mengejutkan terjadi saat #pelaksanaan #program #Makan #Bergizi #Gratis (#MBG) di SD #Negeri 3 #Sindangsari, #Kabupaten #Lampung #Utara, Lampung. Seorang siswa kelas V menemukan benda kecil yang diduga menyerupai #peluru #senapan #angin di dalam potongan #daging #menu MBG.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian dan viral di media sosial setelah potongan daging beserta benda yang diduga peluru itu diperlihatkan dalam sebuah video.
Siswa Merasa Ada yang Aneh Saat Menggigit Daging

Baca: Lagi Viral Chocoberry, Dessert Cokelat dan Strawberry dengan 8 Topping Kekinian
Benda tersebut ditemukan oleh seorang siswa bernama Ardi ketika sedang menyantap makanan MBG. Saat menggigit potongan daging, Ardi merasakan tekstur yang berbeda karena terdapat bagian yang terasa lebih keras dari biasanya.
Ia kemudian memeriksa potongan daging tersebut. Ketika daging dibalik, terlihat benda kecil berwarna gelap yang menyerupai peluru dan tampak menancap di bagian dalam daging.
Ardi pun langsung menghentikan makannya setelah mengetahui adanya benda tersebut.
โPas lagi makan-makan saya angkat dagingnya terus saya balik. Lalu saya lihat ada peluru di daging,โ ujar Ardi sebagaimana diberitakan Okezone.
Ardi mengungkapkan bahwa sebelumnya ia sudah sempat memakan bagian atas daging tersebut. Namun, setelah menemukan benda yang diduga peluru, ia memilih berhenti menyantap makanan tersebut.
Kepala Sekolah Benarkan Temuan
Kepala SD Negeri 3 Sindangsari, Ida Yulia Mega, membenarkan adanya temuan benda tersebut di dalam menu daging MBG yang diterima siswa.
Menurut Ida, Ardi awalnya merasakan sesuatu yang keras ketika menggigit daging. Setelah diperiksa, siswa tersebut menemukan benda yang menyerupai peluru.
โJadi siswa saya sudah gigit katanya keras, lalu dibalik lah dagingnya, lho kok ada peluru. Lalu dimuntahkan lah makanan itu,โ kata Ida, Jumat (28/8/2026).
Sekolah Khawatir Jika Benda Tertelan
Temuan tersebut membuat pihak sekolah khawatir karena makanan MBG dikonsumsi oleh siswa sekolah dasar. Kepala sekolah menilai keberadaan benda keras menyerupai peluru di dalam makanan dapat membahayakan apabila sampai tertelan.
Ida juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap keselamatan siswa yang mendapatkan makanan dari program tersebut.
โKalau sampai dia makan itu, saya gak tahu apa yang akan terjadi,โ ujarnya.
Ia menilai kejadian tersebut perlu menjadi perhatian, terutama dalam proses pengolahan dan pemeriksaan makanan sebelum didistribusikan kepada para siswa.
Benda Diduga Peluru Masih Perlu Dipastikan
Meski secara visual benda tersebut disebut menyerupai peluru senapan angin, laporan mengenai temuan ini menggunakan istilah โdiduga peluruโ. Karena itu, identitas dan asal benda tersebut perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Temuan tersebut menjadi sorotan karena program MBG diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak. Keamanan makanan menjadi salah satu aspek penting selain kandungan gizi dan ketepatan distribusinya.
Kejadian di SD Negeri 3 Sindangsari ini pun kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan kualitas makanan secara menyeluruh sebelum makanan sampai dan dikonsumsi oleh siswa.
Kronologi Singkat Temuan Benda di Daging MBG
Berdasarkan keterangan yang diberitakan, peristiwa tersebut bermula ketika Ardi menyantap menu MBG. Saat menggigit daging, ia merasakan bagian yang keras.
Ardi kemudian mengangkat dan membalik potongan daging. Dari pemeriksaan tersebut, terlihat benda kecil yang diduga menyerupai peluru dalam kondisi menancap di bagian daging.
Setelah mengetahui adanya benda tersebut, Ardi menghentikan makan dan memuntahkan makanan yang sebelumnya telah digigit. Pihak sekolah kemudian mengetahui kejadian tersebut dan benda yang ditemukan diperlihatkan dalam video yang selanjutnya menjadi perhatian publik.
Pentingnya Pengawasan Keamanan Makanan MBG
Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang menyasar anak-anak sekolah sehingga aspek keamanan pangan menjadi hal yang sangat penting. Setiap makanan yang didistribusikan idealnya melalui proses pengolahan, pemeriksaan, pengemasan, hingga distribusi yang memenuhi standar keamanan pangan.
Temuan benda keras di dalam makanan, meskipun identitasnya masih perlu dipastikan, dapat menjadi bahan evaluasi agar proses pemeriksaan makanan semakin ketat.
Kasus siswa SD di Lampung Utara ini menjadi perhatian karena benda tersebut ditemukan ketika makanan sudah berada di tangan siswa dan hampir dikonsumsi.
Baca: Vagina Terasa Longgar Saat Berhubungan Seks? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Hingga laporan tersebut diterbitkan, informasi yang tersedia berfokus pada temuan benda yang diduga peluru di dalam potongan daging serta kekhawatiran pihak sekolah terhadap keselamatan siswa.
Catatan: Benda yang ditemukan disebut sebagai benda yang diduga peluru senapan angin. Identitas pasti benda tersebut tidak sebaiknya disimpulkan hanya berdasarkan bentuk visual sebelum ada pemeriksaan atau keterangan resmi.




























Comments 1