Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Kitab al-Tawhid karya al-Maturidi

Religius by Religius
04.01.2013
Reading Time: 9 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

ADVERTISEMENT

Dalam
ranah Ilmu Kalam, al-Maturidi adalah nama yang sudah tidak asing lagi. Ia
adalah pendiri aliran Maturidiyyah yang diketegorikan sebagai representasi
teologi ahli sunnah, di samping Asy’ariyyah yang digawangi Abu al-Hasan al-Asy’ari.
al-Maturidi dikenal sebagai seorang teolog, dan faqih dari Madzhab Hanafi,
bahkan seorang ahli tafsir.

Nama
lengkap al-Maturidi adalah Abu Manshur Muhammad bin Muhammad bin Mahmud
al-Maturidi. Ia dilahirkan di Maturid, sebuah desa (qaryah) yang masuk
ke dalam wilayah Samarqand. Ia acap kali dijuluki Imam al-Mutakallimin (Imam
Para Teolog) dan masih banyak lagi yang kesemuanya menunjukkan kelas
intelektual dan jihadnya dalam membela sunnah, akidah, dan menghidupkan
syari’at Islam.

Tak ada
penjelasan pasti dari para sejarawan tentang tahun kelahiran al-Maturidi.
Tetapi menurut Dr. Ayyub Ali, al-Maturidi lahir sekitar tahun 238 H / 852 M.
Alasan yang dikemukakannya adalah bahwa salah satu murid al-Maturidi, yaitu
Muhammad bin Muqatil ar-Razi wafat pada tahun pada tahun 248 H / 862 M[1].


Jika pandangan Dr. Ayyub Ali itu benar, maka al-Maturidi kurang lebih hidup
selama seratus tahun. Sebab, para sejarawan sepakat bahwa al-Maturidi wafat
pada tahun 333 H / 944 M dan dimakamkan di Samarqand. Salah satu guru
al-Maturidi adalah Abu Nash al-‘Ayyadhi yang merupakan teman seperguruannya di
majlis yang diselenggarakan oleh Abu Bakr Ahmad al-Jauzani. Nama al-Maturidi
memang tidak sementereng al-Asy’ari, tetapi kendatipun demikian ia banyak
mewariskan karya-karya bermutu. Di antara peninggalannya adalah Kitab
at-Tauhid.


al-Maturidi mengawali kitabnya dengan pembahasan tentang pembatalan taklid dan
keniscayaan mengetahui agama dengan dalil. Dalam bagian ini al-Maturidi tidak
menerima apapun alasan taqlid. Sebab taqlid bisa menimbulkan
adanya pandangan yang berbeda dengan orang yang di-taqlid-i. Pada bagian
selanjutnya al-Maturidi menjelaskan bahwa dasar yang dijiadikan untuk
mengetahui agama adalah as-sam’ (wahyu) dan al-‘aql[2].

Pandangan
teologi yang kembangkan al-Maturidi pada dasarnya adalah sama dengan
al-Asy’ari. Metodologi yang digunakan keduanya adalah moderatisme. Dengan kata
lain, pendekatan mereka adalah pendekatan yang berdiri di antara kelompok
tekstualis -seperti kalangan Hasywiyyah, Musyabbihah, dan Mujassimah- dan
kelompok rasionalis seperti Mu’tazilah.

Misalnya, ketika al-Asy’ari membicang tentang atribut-atribut (shifat)
Allah. Kalangan Mu’tazilah menegasikan atribut-atribut tersebut. Mereka
mengatakan: “Tidak ada (atribut, penerjemah) ilmu, kuasa, mendengar,
melihat, hidup, kekal, dan kehendak bagi Allah”.
Sedang kalangan Hasywiyyah
dan Mujassimah mengatakan: “Allah memiliki ilmu sebagaimana ilmu-ilmu
lainya, pendengaran sebagaimana pendengaran-pendengaran lainya, dan penglihatan
sebagaimana penglihatan-penglihatan lainnya”.

Kedua
pandangan di atas saling bertabrakan satu sama lainnya. Lantas al-Asy’ari
mengajukan sebuah pandangan yang berdiri di tengah-tengah. Ia mengatakan: “Sesunguhnya
Allah memilik ilmu tetapi tidak sama dengan ilmunya makhluk, kekuasaan tetapi
tidak sama dengan kekuasaanya makhluk, pendengaran tetapi tidak sama dengan
pendengaran makhluk, dan penglihatan tetapi tidak sama dengan penglihatan
makhluk”
[3].

Sikap
al-Asy’ari mengenai atribut-atribut di atas juga diikuti oleh al-Maturidi. Hal
ini terlihat dalam Kitab at-Tauhid-nya: “Kemudian ditetapkan atribut
(shifat) bagi Allah, yaitu Yang Mampu, Mengetahui, Hidup, Mulia, dan Yang
Dermawan. Penamaan dengan atribut atribut tersebut adalah hak baik menurut sam’
(wahyu) dan akal sekaligus….hanya saja ada suatu kelompok yang melekatkan
nama-nama tersebut kepada selain Allah karena menyangka bahwa penetapan
nama-nama tersebut mengandung tasyabuh (keserupaan) antara Allah dengan setiap
yang diberi nama…akan tetapi kami telah menjelaskan ketiadaan tasyabuh dengan
Allah karena kesuaian nama. Sebab, Allah dinamai dengan nama yang Ia buat
sendiri dan diatributi dengan atribut yang Ia berikan sendiri”
[4].

Dari
semua yang dibicarakan al-Maturudi dalam Kitab at-Tauhid-nya hemat saya
ada satu hal yang menarik. Yaitu pembahasan mengenai nadhariyah al-ma’rifah (teori
ilmu pengetahuan). Dalam hal ini, al-Maturidi mendiskusikan tentang nilai
pengetahuan dan parameter kebenaran dalam pengetahuan yang sampai kepada kita
melaui indera, khabar, dan akal. Menurutnya, indera, khabar, dan akal
merupakan jalan atau sumber bagi kita untuk mengetahui hakikat segala sesuatu[5].

Untuk
memperoleh pengetahuan kita tidak mungkin bisa lepas dari salah satu ketiga
sumber di atas. Misalnya, dengan indera kita bisa merasakan rasa enak, sakit
dan lain-lain. Dengan khabar kita bisa mengetahui nama-nama kita, nasab, dan
kejadian-kejadian masa lalu. Sedang dengan akal kita bisa memahami apa yang
diperintahkan Allah.

Sepanjang
yang saya ketahui, kitab-kitab yang membincang mengenai Ilmu Kalam yang ditulis
oleh para ulama sebelum al-Maturidi tidak menyinggung persoalan nadhariyyah
al-ma’rifah.
Jadi, hemat saya hal ini menjadi satu kelebihan tersendiri
bagi al-Maturidi.

Kitab ini
merupakan salah satu rujukan primer bagi pendangan teologi Sunni. Karenanya
harus dibaca dan dikaji secara mendalam. Dengan membaca kitab ini, kita akan
merasakan bagaimana akrobatik teologis al-Maturidi dalam mempertahankan
keyakinan teologi kalangan Sunni. Salam….

Tentang Kitab

Judul

:

Kitab
at-Tauhid

Penulis

:

Abu
Manshur al-Maturidi

Penerbit

:

Bairut-Dar
al-Masyriq

Cet

:

Ke-3
tahun 1986 M

Tebal

:

411

Artikel
di atas diambil dari pautan  berikut;

http://www.pondokpesantren.net/ponpren/index.php?option=com_content&task=view&id=299  tanpa sebarang perubahan teksnya. Saya hanya
membuat perubahan kedudukan rujukan penulis artikel. Dalam artikel asal, nota
rujukan diletakkan bersama teks. Semoga bermanfaat.

Download kitab ini;  PDF , DOCX


[1]
Ayyub Ali, A History of Muslim
Philosophy,
vol. I, h. 260

[2]
Abu Manshur al-Maturidi (1986), Kitab at-Tauhid, Bairut: Dar al-Masyriq,
hal. 3-4
[3]
Ibn ‘Asakir, Tabyin Kidzb
al-Muftari,
hal. 149

[4]
Abu
Manshur al-Maturidi (1986), Ibid. hal.44

[5] Ibid, hal. 7

Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetPin
Religius

Religius

Related Posts

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?
Religi

Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?

13.06.2025
Next Post
Hati-hati ! Masuk Ramadhan Tapi Hati Lalai

Antara Sawahlunto dan Hollywood

Sawahlunto Mountain Bike Adventure

Iklan

Recommended Stories

Doa Ummi Pipik Yang Bikin Hati Akhwat Meleleh dan Pengen Hijrah

Doa Ummi Pipik Yang Bikin Hati Akhwat Meleleh dan Pengen Hijrah

12.11.2016
Rahasia Sukses Berkarir di Tambang,  Diungkap dalam Buku 100 Anak Tambang Indonesia

Rahasia Sukses Berkarir di Tambang, Diungkap dalam Buku 100 Anak Tambang Indonesia

03.08.2021
Kegiatan tentara Belanda ketika tidak sedang menggempur pejuang Indonesia (19): Periksa, jaga, bengong

Resep Membuat Es Cocktail Segar Dirumah Sendiri

03.05.2015

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?