
yang produktif di masanya. Album-albumnya rutin mengalir di pasaran dan
disambut dengan cukup baik, beberapa bahkan masuk katagori terlaris. Salahsatu
kunci suksesnya mungkin adalah kelenturannya untuk lebur dalam berbagai jenis lagu,
juga kesediaannya untuk ‘digarap’ oleh music director yang nyaris berbeda-beda
tiap albumnya sehingga menghasilkan album yang beragam tapi tetap menampilkan
karakternya yang kuat. Jadi tidak heran, di satu album dia bisa ditangani oleh
IAN ANTONO, tapi di album lain dia ditangani IDRIS SARDI, JOPIE ITEM, bahkan
RINTO HARAHAP atau BARTJE VAN HOUTEN. Di album berjudul AIR MATA ini, Grace
ditangani oleh A. RIYANTO. Sebuah lagu ciptaan ANTO berjudul AIR MATA disiapkan
menjadi single andalan untuk meraih simpati pasar. Lagunya memang kuat, dan
Grace membawakan dengan penghayatan penuh seperti biasanya. Tapi ternyata selera
pasar lebih memilih lagu KURSI PENGANTIN menjadi lagu yang paling disukai dari
album ini. Lagu ciptaan A. RIYANTO yang bercerita tentang kepedihan seseorang
saat menyaksikan kekasihnya menikah dengan orang lain ternyata lebih menyentuh
dibandingkan lagu AIR MATA yang bercerita tentang seorang gadis yang ditinggal
mati kekasihnya. Apapun, album ini kembali membuktikan kapasitas Grace sebagai
penyanyi yang rajin mencetak hits.
tersungging di bibirnya
cantik jelita
pelaminan
mataku
percaya
miliknya
dalam dada
jadi kekasihku
dalam dihatiku
tatapanku saat itu
bersanding bahagia
pengantin yang mulia
karenanya
kuharapkan
lagi
perpisahan



































