
merilis album-album laris sejak awal kemunculannya di akhir 70an. Lewat tetralogi
CAMELIA yang mengharubiru, namanya menjulang ke jajaran atas dan nyaris tidak
ada yang bisa menyamai kekhasan suara dan lagu-lagunya. Sukses Ebiet tidak
lepas dari kejelian JACKSON RECORDS yang menemukan bakatnya, juga BILLY J.
BUDIARJO yang sejak awal mendampinginya sebagai music director. Lalu ketika
label yang selama ini menaunginya mulai kolaps, akankah karir Ebiet juga tamat
? ternyata tidak. Ketika penyanyi lain yang berada di label Jackson memilih
pindah label, Ebiet membuat gebrakan dengan mendirikan label sendiri bernama
EGA Records. Label inilah yang kemudian merilis album berjudul MENJARING
MATAHARI. Tidak mau gambling, Ebiet tetap menggandeng Billy J. Budiarjo untuk
mengaransir lagu-lagunya, dan seperti biasa kolaborasi mereka menghadirkan
perpaduan yang pas. Lagu andalan Menjaring Matahari melodinya seperti kembali
pada masa-masa awal karir Ebiet, bahkan progresi chord lagu ini nyaris sama dengan
lagu CAMELIA I. Lagu ini melesat menjadi hits dan beroleh BASF Awards sebagai
album dengan penjualan tertinggi. Hits lain dari album ini adalah NYANYIAN
SUARA HATI, CINTAKU KANDAS DI RERUMPUTAN dan ASMARA SUATU KETIKA.
RERUMPUTAN
menunggu engkau datang
sepatu hitam
kupesan oh
dengan keberanianku
tawarkan
kau minta oh
membiusku
tak sanggup kutahan
merasuk
ini
merasa tak punya apa-apa
datang
suaramu lembut memanggil namaku
melambung
berlari
mungkin
rerumputan oh oh..
cinta tak mungkin kukejar
harus kutunggu
giliranku
































