
JARUM NERAKA, nama NICKY ASTRIA melesat menjadi lady rocker yang disegani dan
menjadi panutan banyak penyanyi. Konsistensinya di jalur rock serta kualitas
suaranya yang tetap terjaga didukung oleh lagu-lagu bagus yang selalu bisa
ditaklukkannya dengan prima membuatnya bertahan menjadi the real lady rocker,
bahkan sampai saat ini. Album RUMAH KACA yang dirilis tahun 1992 adalah
album yang dikerjakan menjelang pernikahannya. Saat dirilis bahkan sempat
terdengar kabar bahwa ini adalah album terakhirnya, karena setelah menikah
Nicky akan konsen pada kehidupan rumahtangganya. Sebuah lagupun disiapkan
khusus dan diciptakannya sendiri bersama IAN ANTONO berjudul YANG TERAKHIR.
Untungnya, hal itu tidak terbukti. Setelah menikah Nicky masih tetap berkarir
dan tetap stabil karirnya. Lagu andalan RUMAH KACA sendiri seperti ingin
mengulang sukses album-album sebelumnya yang selalu berhasil mengangkat tema sosial
seperti JARUM NERAKA yang mengkritisi para pemakai narkoba, TANGAN TANGAN SETAN
yang mengangkat isu vandalisme, atau GERSANG yang mencoba menyadarkan kita akan
kondisi alam yang rusak. RUMAH KACA tentu bercerita tentang efek rumah kaca
yang mengancam bumi. Sayangnya, dibanding lagu-lagu sebelumnya, lagu Rumah Kaca
tidak mampu bersaing. Single ini ditanggapi biasa saja, yang lebih mencuat dan
menjadi radio hits justru single PERMATA BIRU yang slow rock dan sudah pasti
menjadi ‘makanan’ Nicky.
mencekam
tinggi
awan
seberang lautan
seberang
biru
bintang
aah..
berapa jauh..
rintangan
jerit cintamu
matahariku
bersinar lagi
suciku
































