Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Adab Bercanda

Keimanan by Keimanan
07.09.2016
Reading Time: 13 mins read
0
ADVERTISEMENT
بسم
الله الرحمن الرحيم

RELATED POSTS

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Adab Bercanda

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam
semoga dilimpahkan kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan
orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’d
u:

Berikut
pembahasan adab bercanda, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas
karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma aamin.

Pengantar

ADVERTISEMENT
Dari
Salamah bin Al Akwa radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

مَرَّ
النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى نَفَرٍ مِنْ أَسْلَمَ يَنْتَضِلُونَ،
فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «ارْمُوا بَنِي
إِسْمَاعِيلَ، فَإِنَّ أَبَاكُمْ كَانَ رَامِيًا ارْمُوا، وَأَنَا مَعَ بَنِي
فُلاَنٍ» قَالَ: فَأَمْسَكَ أَحَدُ الفَرِيقَيْنِ بِأَيْدِيهِمْ، فَقَالَ رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا لَكُمْ لاَ تَرْمُونَ؟» ، قَالُوا:
كَيْفَ نَرْمِي وَأَنْتَ مَعَهُمْ؟ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ: «ارْمُوا فَأَنَا مَعَكُمْ كُلِّكُمْ»

“Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati beberapa orang dari suku Aslam
yang sedang berlomba memanah, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Memanahlah wahai Bani Ismail, karena ayah kalian adalah seorang pemanah.
Memanahlah dan aku ada bersama Bani Fulan!
” Maka salah satu dari dua
kelompok pemanah berhenti memanah, lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam bersabda, “Mengapa kalian tidak memanah?” Mereka menjawab, “Bagaimana
kami memanah, sedangkan engkau bersama mereka?” Nabi shallallahu ‘alahih wa
sallam bersabda, “Memanahlah, aku bersama kalian semua.” (HR. Bukhari)

Dari
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Ketika orang-orang Habasyah
bermain tombak di hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di masjid, maka
Umar masuk dan mengambil kerikil, lalu melemparkan ke arah mereka, maka Beliau
bersabda, “Biarkanlah mereka wahai Umar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari
Anas radhiyallahu ‘anhu, bahwa ada seorang yang datang kepada Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, naikkanlah aku!” Maka Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami akan menaikkanmu ke anak unta.”
Ia balik berkata, “Apa yang bisa aku lakukan dengan anak unta.” Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَهَلْ تَلِدُ
الْإِبِلَ إِلَّا النُّوقُ

“Bukankah
unta besar dilahirkan oleh unta betina?” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi,
dishahihkan oleh Al Albani)

Dari
Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bergaul akrab dengan kami, Beliau pernah berkata kepada adikku, “Wahai Abu
Umair, apa yang dilakukan Nughair (burung kecil yang dipeliharanya).” (HR.
Tirmidzi dan Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al Albani)

Hadits-hadits
di atas menunjukkan, bahwa Islam tidak melarang bermain dan bercanda yang
mubah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri bercanda dengan para para
sahabatnya, namun Beliau tidak mengucapkan dalam candaannya kecuali yang benar
(Sebagaimana diriwayatkan oleh Tirmidzi, dan ia menghasankannya).

Bercanda
yang terlarang adalah ketika berlebihan dan terlalu sering sehingga melalaikan
seseorang dari dzikrullah dan membuat hati seseorang keras, demikian pula
ketika di dalamnya mengandung ucapan dusta dan ucapan yang menyakitkan
saudaranya serta menjatuhkannya. Jika tidak demikian, maka hukumnya mubah, dan
jika ada maslahatnya seperti untuk membuat akrab, maka menjadi dianjurkan
(Lihat Aunul Ma’bud 13/233).

Adab bercanda

Ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika bercanda, yaitu:

1. Tidak dusta ketika bercanda

Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

«أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ
لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا، وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ
الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى
الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ»

“Aku
memberikan jaminan dengan sebuah rumah (istana) di sekeliling surga bagi orang yang
meninggalkan perdebatan meskipun benar. Demikian pula memberikan jaminan sebuah
rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun bercanda, dan
memberikan jaminan terhadap sebuah rumah di bagian tinggi dalam surga bagi
orang yang memperbaiki akhlaknya.” (HR. Abu Dawud dan Adh Dhiya dari Abu Umamah,
dihasankan oleh Al Albani dalam Shahihul Jami no. 1464)

وَيْلٌ لِلَّذِي يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ  لِيَضْحَكَ بِهِ اَلْقَوْمُ, وَيْلٌ لَهُ ثُمَّ
وَيْلٌ لَهُ

“Celakalah orang yang
berbicara, dengan berdusta, hanya untuk membuat orang-orang tertawa. Celakalah
dia, kemudian celakalah dia.” (HR. Tiga Imam Ahli Hadits, dan dinyatakan isnadnya
kuat
oleh Al Hafizh dalam Bulughul Maram)

2. Tidak bercanda yang
mengandung nama Allah, ayat-ayat-Nya, Sunnah Rasul-Nya atau syi’ar-syi’ar Islam
dan perkara-perkara yang termasuk ke dalam bagian Islam

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا
نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ
(65) لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang
apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya
Kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah:
“Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu
berolok-olok?”–Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir setelah
beriman.”
(QS. At Taubah: 65-66)

3.Tidak sering bercanda

Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اتَّقِ
المَحَارِمَ تَكُنْ أَعْبَدَ النَّاسِ، وَارْضَ بِمَا قَسَمَ اللَّهُ لَكَ تَكُنْ
أَغْنَى النَّاسِ، وَأَحْسِنْ إِلَى جَارِكَ تَكُنْ مُؤْمِنًا، وَأَحِبَّ
لِلنَّاسِ مَا تُحِبُّ لِنَفْسِكَ تَكُنْ مُسْلِمًا، وَلَا تُكْثِرِ الضَّحِكَ،
فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ القَلْبَ

“Jauhilah
larangan-larangan Allah, niscaya engkau akan menjadi orang yang paling rajin
beribadah kepada Allah. Terimalah dengan ridha pembagian Allah untukmu, niscaya
engkau akan menjadi orang yang paling kaya. Berbuat baiklah kepada tetanggamu,
niscaya engkau akan menjadi orang yang mukmin, cintailah kebaikan untuk orang
lain, niscaya engkau akan menjadi orang muslim (yang sempurna). Janganlah
engkau banyak tertawa, karena banyak tertawa dapat mematikan hati.” (HR.
Tirmidzi, dan dihasankan oleh Al Albani).

4. Tidak mengolok-olok dan menghina atau merendahkan orang lain.

Allah
Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا
خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا
مِنْهُنَّ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ بِئْسَ
الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ
الظَّالِمُونَ
 

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah
sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh Jadi yang
ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan
merendahkan kumpulan lainnya, boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik.
Janganlah suka mencela dirimu sendiri, dan jangan memanggil dengan gelaran yang
mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk setelah
iman. Barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang
zalim.”
(QS. Al Hujurat: 11)

5. Memiliki niat yang baik dalam bercanda

Misalnya adalah untuk menghilangkan ketegangan,
mengakrabkan, menghilangkan kejenuhan, dsb.

6. Memilih waktu dan tempat yang tepat

Ada
beberapa waktu dan tempat yang tidak boleh bagi seseorang bercanda dan
bermain-main di sana, di antaranya: ketika shalat, ketika ziarah kubur, ketika
mengingat kematian, ketika membaca Al Qur’an, ketika bertemu musuh, dan di tempat-tempat
ilmu.

7. Tidak bercanda dalam masalah pernikahan, talak, dan rujuk

Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang bercanda dalam tiga masalah ini, dan
menerangkan bahwa bercanda dalam masalah tersebut dianggap serius. Oleh karena
itu, kalau seseorang bercanda mentalak istrinya, maka jatuhlah talak.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلَاثٌ جَدُّهُنَّ جَدٌّ، وَهَزْلُهُنَّ جَدٌّ:
النِّكَاحُ، وَالطَّلَاقُ، وَالرَّجْعَةُ

“Ada
tiga perkara, dimana seriusnya adalah serius dan bercanda juga dianggap serius,
yaitu: nikah, talak, dan rujuk.” (HR. Abu Dawud, dan dihasankan oleh Al AlbanI)

8. Tidak bercanda dengan senjata

Seorang
muslim tidak menakut-nakuti saudaranya, dan tidak mengangkat senjata
terhadapnya meskipun hanya bercanda, karena bisa saja setan membisikkannya dan
mendorongnya untuk melukai saudaranya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,

«مَنْ حَمَلَ عَلَيْنَا
السِّلَاحَ فَلَيْسَ مِنَّا»

“Barang
siapa yang mengangkat senjata kepada kami, maka bukan termasuk golongan kami.”
(HR. Muslim)

لَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا

“Tidak
halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim lainnya.” (HR. Abu Dawud, dan
dishahihkan oleh Al Albani)

9. Tidak
mengambil barang milik orang lain meskipun bercanda

Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

«لَا يَأْخُذَنَّ
أَحَدُكُمْ مَتَاعَ أَخِيهِ لَاعِبًا، وَلَا جَادًّا»

“Janganlah
salah seorang di antara kamu mengambil barang milik saudaranya baik bercanda
maupun serius.” (HR. Abu Dawud, dihasankan oleh Al Abani)

Dilarangnya
mengambil barang milik orang lain meskipun bercanda karena tidak ada faedahnya,
bahkan dapat mengakibatkan jengkel orang lain kepadanya dan menyakiti hatinya.

Demikian juga
hendaknya bercanda tidak dilakukan kepada orang yang lebih tua dari kita, serta
tidak menjadikannya sebagai kebiasaan karena yang demikian akan membuat wibawa
kita jatuh dan mudah dipermainkan orang.

Wallahu a’lam wa shallallahu ‘alaa Nabiyyina Muhammad wa
‘alaa alihi wa shahbihi wa sallam.

Marwan
bin Musa

Maraji’: http://islam.aljayyash.net
, Maktabah Syamilah versi 3.45,
‘Aunul Ma’bud Syarah Sunan Abi Dawud (M. Asyraf Al Azhim Abadi), Tuhfatul
Ahwadzi Syarah Jami At Tirmidzi
(Abul Ala Al Mubarakfuri), Mausu’ah
Haditsiyyah Mushaghgharah
(Markaz Nurul Islam Li Abhatsil Qur’ani was
Sunnah), Untaian Mutiara Hadits (Penulis), dll.

Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetSendShare
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya
Religi

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026
Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta
Religi

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Next Post

Gambaran Umum Ternak Domba

CHAPTER 1; MEMULAI ADALAH HAL YANG PALING SULIT

Iklan

Recommended Stories

Pemandangan Udara Kota Samboja

08.04.2018
7 Poin yang Perlu Diperhatikan Jika Doa Belum Dikabulkan

7 Poin yang Perlu Diperhatikan Jika Doa Belum Dikabulkan

07.11.2014

Sinopsis Legend of Shen Li Episode 32

10.07.2024

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?