Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

REVIEW : MANGKUJIWO

Ulasan by Ulasan
03.02.2020
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT

“Iblis terkuat bersemayam di sini.”

RELATED POSTS

[Wrapped Up] Biao Mei Wan Fu – 表妹万福 (2026) Part III

Shi Ri Zhong Yan – 十日终焉 (2026)

[OST] Love and Crown / Feng Huang Tai Shang – 凤凰台上 (2025) Part III


Saat sebuah film mereguk untung
besar, tentulah wajar tatkala pihak rumah produksi lantas memutuskan untuk
mengembangkannya menjadi satu “kerajaan” berwujud franchise. Disamping Danur
beserta “keluarga kecilnya”, perfilman Indonesia juga mempunyai Kuntilanak keluaran MVP Pictures sebagai
tontonan horor yang beranak pinak. Selepas era Julie Estelle berakhir, si
empunya film lantas melanjutkan Kuntilanak
ke era baru dengan pendekatan horor keluarga dimana dua instalmen pertamanya
memperoleh respon antusias dari khalayak ramai. Menilik pencapaian yang
memuaskan di tangga box office, MVP
Pictures pun seketika memberikan lampu hijau bagi pembuatan dua seri lain yang
mencakup sebuah sekuel dan sebuah prekuel. Selagi para penggemarnya menantikan
kemunculan instalmen ketiga yang baru direncanakan rilis pada libur Lebaran
mendatang, satu kisah pendahuluan pun dilepas dengan tajuk Mangkujiwo. Dalam film yang ditangani oleh Azhar Kinoi Lubis (Kafir Bersekutu dengan Setan, Ikut Aku ke Neraka) ini, penonton
disodori materi penceritaan yang mengetengahkan pada proses lahirnya sang villain utama dari franchise ini yang tak lain tak bukan adalah Mbak Kunti sendiri.
Sebuah materi yang mesti diakui sangat menggugah keingintahuan dan hasrat
menonton, terlebih bagi mereka yang telah setia mengikuti seri film ini sedari
satu dekade silam.

Dalam Mangkujiwo, penonton diperkenalkan kepada Brotoseno (Sujiwo Tejo)
yang menyimpan dendam kesumat kepada teman lamanya, Cokrokusumo (Roy Marten).
Alasannya, karena Cokrokusumo telah memfitnahnya sedemikian rupa sehingga
Brotoseno pun kehilangan pekerjaannya di Keraton. Guna mewujudkan impiannya
untuk menuntut balas atas perlakuan keji yang telah dilakukan oleh mantan
rekannya tersebut, Brotoseno pun menyelamatkan seorang perempuan bernama Kanti
(Asmara Abigail) yang ditemukan dalam keadaan terpasung di kandang kerbau. Pada
mulanya, baik Kanti maupun penonton mengira, ini adalah aksi penyelamatan yang
heroik. Tapi tak berselang lama usai perempuan yang mulai kehilangan
kewarasannya tersebut terbebas dari pasungan, dia kembali dipasung oleh
Brotoseno di salah satu ruangan dalam rumahnya. Hari-harinya bersama sang
“penyelamat” pun tak lebih baik karena Kanti mendapat siksaan demi siksaan yang
melibatkan hewan-hewan menjijikan beserta makhluk-makhluk gaib, dan dia pun
harus mengonsumsi makanan dengan lauk berupa organ dalam tikus. Ditengah upaya
Brotoseno dalam menempa Kanti sehingga dia dapat menjadi senjata pembunuh
sesuai keinginannya, Cokrokusumo yang baru saja mendapatkan serangan tak
terduga pun menyiapkan bala bantuan yang terdiri dari orang-orang
kepercayaannya termasuk Nyi Kenanga (Djenar Maesa Ayu) yang mempunyai keahlian
dalam mendayagunakan kekuatan dari loji pusaka milik sang majikan.



Seperti halnya kala melantunkan Kafir Bersekutu dengan Setan (2018), Pak
Lubis pun emoh bermain-main dengan jumpscares
guna membuat penonton terperanjat dari kursi bioskop ketika menarasikan Mangkujiwo. Selain memanfaatkan atmosfer
pengusik kenyamanan yang bersumber dari pekatnya mistisisme Jawa dalam
melingkungi kehidupan para karakternya, film turut mempergunakan imaji-imaji
mengganggu yang akan “menggelitiki” perut-perut penonton yang lemah. Entah itu kalajengking
berikut kawanannya sesama hewan yang terpinggirkan, perut tikus yang
dikoyak-koyak lalu dihidangkan sebagai lauk, maupun luka-luka yang menghiasi
tubuh. Saking terusiknya, saya beberapa kali terpaksa mengenyahkan pandangan
dari layar bioskop terutama dalam adegan Brotoseno mengunjungi “kamar” Kanti. Sebuah
lokasi dimana visual-visual menggelisahkan ini bersemayam. Jadi, saya sangat
menyarankan untuk tidak menonton film ini dalam keadaan perut kenyang atau
seraya mengudap cemilan karena, well…
tidak aman bagi lambung. Kesanggupan Mangkujiwo
dalam menciptakan teror yang memberi mimpi buruk tanpa perlu mengumbar
penampakan (yang mana memang nyaris absen di sini!) ini tentu tak lepas dari
sokongan sinematografi dan tata artistik yang rupawan. Berkatnya, kita
seolah-olah tengah berkunjung ke rumah Brotoseno, dan berkatnya pula, kita
dapat sedikit banyak merasakan apa yang dirasakan oleh Kanti. Keinginan untuk
terbebas dari “neraka dunia” yang memerangkapnya.

ADVERTISEMENT

Ndilalah, Mangkujiwo dimeriahkan
oleh barisan pemain yang kompeten khususnya Asmara Abigail yang dibuat tak
berdaya di sini, Sujiwo Tejo yang mengerikan, dan Djenar Maesa Ayu yang
manipulatif. Elemen teknis yang mumpuni beserta performa pelakon yang baik inilah
yang cukup membantu menaikkan derajat Mangkujiwo.
Saya beri imbuhan penekanan cukup, karena para pelakon ini pun menghadirkan
problematika tersendiri lantaran enggan menggunakan Bahasa Jawa sebagai dialog
utama sementara para karakter memiliki keterkaitan dengan Keraton (malah ada
satu karakter yang berbincang dengan Bahasa Indonesia lancar tanpa sedikitpun
aksen Jawa bak anak ibukota negara, duh!). Tapi saya ikuti dengan kata
membantu, karena sejatinya akting mereka masih lumayan mengalihkan kita dari kendala
lebih krusial di sektor narasi. Ketimbang menggulirkan penceritaan secara
linear, film yang naskahnya ditulis oleh Dirmawan Hatta ini justru
mengaplikasikan teknik pengisahan maju mundur demi menutup rapat misteri yang
dikandungnya. Di atas kertas memang terdengar menarik. Namun saat departemen
penyuntingan gambar tidak mampu menyambungnya secara mulus, ditambah lagi film
tidak memberi penanda waktu yang jelas, pada saat itulah cara bercerita semacam
ini menimbulkan kendala. Menimbulkan kebingungan pada penonton yang perlahan
tapi pasti mereduksi keingintahuan pada misteri dalam film. Pilihan berkisah
yang beresiko ini pun bukan satu-satunya alasan mengapa Mangkujiwo urung bekerja secara semestinya karena naskah turut
berperan serta di sini. Mengatasnamakan dirinya sebagai prekuel, sayangnya film
tak pernah benar-benar menjabarkan soal Pengilon Kembar (cermin terkutuk yang
ada dalam seri Kuntilanak) berikut
aturan mainnya.



Tiba-tiba kita sudah mendapatinya
di sana, dan tiba-tiba pula cermin ini identik dengan Mbak Kunti. Asal mulanya
hanya dijabarkan sekilas lalu, tanpa pernah membuat penonton bisa memahami
kesaktiannya sampai-sampai diperebutkan dua pihak.  Keinginan untuk menutup rapat misteri dengan
lompatan latar waktu yang teramat sering turut berujung pada tereduksinya proses.
Mangkujiwo tidak memberi penonton
kesempatan untuk menyaksikan karakter tertentu bertransformasi ke arah
kegelapan akibat kuota durasi yang tak lagi mencukupi. Film seolah lebih antusias
dalam menjaga twist ketimbang memberi
narasi yang membuat kita bersedia sedikit menaruh kepedulian terhadap karakter-karakter
bengis ini. Meski informasi memang ada disematkan melalui lontaran dialog, tapi
mengabaikan metode “show don’t tell”
menyebabkan segala keriuhan di babak ketiga terasa kurang beralasan, kurang
greget, dan kurang mencekam. Semuanya seakan berlangsung secara tiba-tiba, termasuk
ketika Sadi (Septian Dwicahyo) ujug-ujug
menuliskan lirik tembang Lingsir Wengi
di atas tanah maupun saat Nyi Kenanga memperlihatkan agenda terselubung yang
motifnya sulit untuk dimengerti. Segalanya mendadak berubah, lalu perubahan ini
pun ditutup secara cepat. Memunculkan dengusan kecewa lantaran film tak juga
memberi babak penebusan memuaskan usai mengajak kita mengikuti jalinan
pengisahan berbelit-belit dari sebuah cerita yang sejatinya sederhana saja.


Acceptable (2,5/5)

Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Makassar
Review

[Wrapped Up] Biao Mei Wan Fu – 表妹万福 (2026) Part III

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Ambon
Review

Shi Ri Zhong Yan – 十日终焉 (2026)

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Ternate
Review

[OST] Love and Crown / Feng Huang Tai Shang – 凤凰台上 (2025) Part III

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Sorong
Review

[Wrapped Up] When I Meet the Moon / Zhe Yue Liang – 折月亮 (2026) Part IV

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Jayapura
Review

[Release Date] Love and Crown / Feng Huang Tai Shang – 凤凰台上 (2025) Part II

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Jakarta Pusat
Review

[First Impression] Love in the Clouds / Ru Qing Yun – 入青云 (2025) Part X

01.01.2026
Next Post
Alhamdulillah Ketua OSIS Hafizh Quran 30 Juz Ini Diterima di IPB

Harga Tiket Masuk Jurang Tembelan Kanigoro TERBARU 2024

Scott Pilgrim vs. the World (2010) Sinopsis, Informasi

Iklan

Recommended Stories

[Mini-Review III] Feud / Lin Jiang Xian – 临江仙 (2025) Part XII

23.06.2025

Daftar Alamat agen-agen resmi PO Safari Dharma Raya

21.03.2013
Seminar Bedah Buku Ini Menambah Kualitas Festival Budaya Tua Buton 2019

[Review] Warkop DKI Reborn: Keseruan Dono Kasino Indro Membongkar Kasus Mafia Film

13.09.2019

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?