- Menambah penghasilan rumah tangga.
- Memiliki penghasilan sendiri sehingga tidak bergantung pada suami untuk memenuhi kebutuhan keseharian, pribadi atau kebutuhan sang buah hati.
- Mengembangkan kreativitas dan talenta untuk berinovasi.
- Memperluas relasi dan pergaulan.
- Menambah wawasan dan pengetahuan yang sebelumnya tidak diketahui.
- Menyalurkan hobi.
- Memerlukan pengorbanan ekstra seperti banyak energi, pikiran, kesabaran dan juga waktu untuk keluarga.
- Menambah kesibukan karena harus membagi perhatian antara mengurus rumah tangga dengan mengurus bisnis. Kemungkinan terburuk yang bisa saja timbul adalah tak bisa membagi waktu sehingga kerap kali benturan antara kepentingan rumah tangga dan kepentingan bisnis terjadi.
- Timbulnya perselisihan antara Anda dengan suami atau dengan anak-anak.
- Berkurangnya waktu untuk bersosialisasi dengan sanak keluarga lain atau dengan teman dan kerabat dekat.
Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/component/content/article/122-peluang-bisnis-perempuan/13840-untung-dan-rugi-menjadi-mompreneur.html

































