Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

REVIEW : DJANGO UNCHAINED

Ulasan by Ulasan
22.02.2013
Reading Time: 6 mins read
0
Soekarno dan Guntur di Disneyland, 1956
ADVERTISEMENT

“Django. The D is silent.” – Django

Setelah pengulitan kepala, kebakaran bioskop yang meneror, dan Hitler yang dibunuh lebih dini, kegilaan macam apalagi yang akan hadir dalam film terbaru Quentin Tarantino, Django Unchained? Tentunya, akan tetap ada kesintingan, dan umumnya, akan semakin bertambah parah dari film ke film. Hanya dengan menilik premis โ€“ atau lebih panjang lagi, sinopsis โ€“ kita telah mengetahui bahwa sutradara dengan IQ mencapai 160 ini masih belum akan โ€˜bertobatโ€™ dan segera membawa kita ke dunianya yang unik serta sarat akan darah dan kekerasan. Bukan sebuah rahasia lagi jika Quentin Tarantino โ€“ atau kita panggil saja, QT โ€“ sangat menggemari cult movie, B-movie, serta tentunya spaghetti western. Inilah yang kerap kali menjadi sumber inspirasi di setiap karyanya. Dalam Django Unchained, setelah sebelumnya berlatih terlebih dahulu dalam Inglourious Basterds, sutradara penghasil Pulp Fiction dan dwilogi Kill Bill ini akhirnya resmi menapaki genre western. Tentu bukan QT namanya jika โ€˜bermain amanโ€™ atau hanya sekadar mengikuti elemen yang telah ditetapkan sebelumnya, berbagai bumbu-bumbu yang menyentak pun ditambahkan guna menambah cita rasa karyanya. Untuk sekali ini, spaghetti western dikawinkan dengan blaxploitation dalam sebuah kisah koboi yang berlangsung di selatan dengan latar masa perbudakan di Amerika. Nah lho!ย 

RELATED POSTS

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

Memulai kisah di sebuah tempat di Texas pada tahun 1858, penonton segera diperkenalkan kepada Dr. King Schultz (Christoph Waltz) dan Django (Jamie Foxx). Kala ditanya mengenai profesi dijalaninya, Dr. Schultz akan senantiasa menjawab bahwa dia adalah seorang dokter gigi โ€“ ini sekaligus diperkuat hiasan gigi di atas kereta kuda miliknya. Tapi pada kenyataannya, dia telah โ€˜pensiun diniโ€™ dan memutuskan untuk beralih profesi sebagai bounty hunter (pemburu bayaran) dengan iming-iming bayaran yang menggiurkan. Demi mencapai target berikutnya yang sama sekali tidak dia ketahui bagaimana tampilan fisiknya, Dr. Schultz meminta bantuan Django. Sebelumnya, dia terlebih dahulu membeli Django dan melepas status budak yang disandangnya. Seiring berjalannya waktu, hubungan diantara mereka berdua pun semakin dekat hingga Dr. Schultz mengangkat Django sebagai rekanannya dalam berburu. Pun demikian, sejatinya Django memiliki misi lain, yakni menemukan istrinya yang terpisah darinya, Broomhilda von Shaft (Kerry Washington). Dalam upayanya untuk membalas budi lantaran telah banyak menerima bantuan, Schultz bersedia untuk menolong Django merebut kembali sang istri yang saat ini dimiliki oleh seorang tuan tanah kejam yang terobsesi dengan pertarungan โ€˜Mandingoโ€™, Calvin Candie (Leonardo DiCaprio).ย 
Apakah ini adalah semua hidangan yang lezat? Oh dear, percayalah, Django Unchained adalah sebuah mahakarya lainnya dari seorang Quentin Tarantino. Meski bahan dasar serta tampilan luarnya seolah mengisyaratkan bahwa ini adalah sajian โ€˜kaki limaโ€™ yang sederhana, tapi di bawah penanganan koki QT, sebuah kesederhanaan mampu disulap menjadi sebuah keistimewaan. Tidak ada yang biasa-biasa saja saat sebuah ide cerita keluar dari kepalanya untuk kemudian dituangkan ke dalam bentuk skrip dan diwujudkan dalam bahasa gambar. Coba saja Anda bayangkan, spaghetti western dikombinasikan dengan blaxploitation untuk sebuah kisah koboi yang berlatar d selatan pada era perbudakan? Huh? Seorang koboi berkulit hitam berpasangan dengan seorang pembunuh asal Jerman? Double Huh? Ini akan menjadi sesuatu yang dipergunjingkan serta penuh dengan cibiran apabila ditangani oleh sutradara lain, namun di bawah arahan seorang maestro jenius macam QT? Ini jelas sesuatu yang patut dinanti-nantikan. Menjadi semakin menarik saat sobat kental Robert Rodriguez ini menuturkan bahwa salah satu sumber inspirasinya untuk film ini adalah Django (1966) garapan Sergio Corbucci. Bahkan, sang pemeran Django, Franco Nero, turut tampil cameo.ย 

Django Unchained tentu bukanlah sebuah film western biasa โ€“ atau mungkin lebih cocok disebut southern โ€“ terlebih dengan adanya plot mengenai perbudakan dan balas dendam di dalamnya. Durasi yang membentang panjang hingga 165 menit pun bukanlah sesuatu yang patut dirisaukan. QT is a master storyteller. Tidak sekalipun ditemukan momen-momen menjemukan yang dapat menyebabkan rasa kantuk yang teramat dahsyat. Justru, di balik tema utama yang mengesankan bahwa ini adalah sebuah film yang susah untuk dicerna, Django Unchained hadir sebagai sebuah sajian yang sangat menghibur. Perjalanan yang berlangsung nyaris mencapai 3 jam sama sekali tidak terasa. Dalam jalinan penceritaan yang sejatinya serba kelam dan mengiris hati, disisipi humor cerdas menggelitik โ€“ meski tetap gelap โ€“ serta sebuah presentasi yang sangat khas sang sutradara. Kadangkala, kejutan, yang sekalipun terkadang tidak penting, turut dimunculkan demi menjaga mood penonton. Salah satu contoh, dan teramat saya sukai, adalah sebuah keributan tidak penting menjelang penyergapan terhadap Django dan Schultz di malam hari. Perhatikan apa yang mereka permasalahkan, sungguh menggelikan.ย 
Mengingat ini adalah karya dari QT, maka tentu saja darah dan kekerasan tidak boleh terlupakan. Itu adalah bahan dasar terpenting yang haram hukumnya untuk disingkirkan begitu saja. Segala bentuk penyiksaan yang sebelumnya menghantui di Inglourious Basterds, kembali muncul di sini. Untuk sekali ini, tentu saja, yang menjadi korban adalah para budak. Kita melihat mereka dicambuk, dipasung, dilempar ke dalam sebuah kotak, ditandingkan dalam โ€˜Mandingo Fightโ€™ yang keras nan brutal hingga dijadikan bulan-bulanan anjing. Memang segalanya tidak pernah ditampilkan secara eksplisit, akan tetapi tetap terasa ngilu. Gelaran darah pun mewarnai film ini. Yang menarik, darah ditampilkan dengan cantik, bergaya, dan sangat artistik. Favorit saya adalah Schultz menembak salah satu buruannya hingga darah menciprati bunga-bunga kapas. Oh, itu cantik sekali! Dan sekalipun sebagai sebuah โ€˜film koboiโ€™ tak banyak adegan tembak-tembakan yang dimunculkan, sekali lagi saya berkata, tak usah risau. Tarantino telah mengompilasinya menjadi sebuah klimaks yang sama menggetarkannya dengan adegan kebakaran bioskop di film sebelumnya. Konfrontasi akhir yang berlangsung di meja makan berakhir menjadi pertumpahan darah. Benar-benar menegangkan.ย 

Saya pun harus memuji departemen akting yang sangat luar biasa dan patut mendapatkan sebuah โ€˜applauseโ€™ yang meriah. Jamie Foxx sebagai Django memang tampil baik, akan tetapi bintang sesungguhnya dari film ini justru datang dari Christoph Waltz, Leonardo DiCaprio, dan Samuel L. Jackson. Khusus untuk Waltz memang tidak mengherankan mengingat peran Dr. King Schultz ditulis oleh QT untuknya sehingga tiada kesulitan berarti dalam memerankannya. Schultz itu Waltz banget! Bagaikan versi protagonis dari Colonel Hans Landa. Sementara DiCaprio dan Jackson, astaga, saya benar-benar membenci mereka. Sangat disayangkan mereka sama sekali tidak mendapatkan cinta dari juri Oscar. Keduanya sanggup tampil sangat menjengkelkan hingga penonton pun berharap mereka segera menemui ajal, terlebih untuk Jackson sebagai Stephen, budak kepercayaan Calvin Candie, yang menyeramkan, mengesalkan namun juga kerap menghadirkan tawa. Jangan lupakan pula cameo dari sang sutradara โ€“ dikomentari oleh berbagai rekan saya, โ€œagak gendutan ya si QTโ€ โ€“ yang sangat epik. Caranya menghilang dari layar itu lho… tak terlupakan.ย 

Django Unchained adalah sebuah mahakarya lainnya dari seorang maestro bernama Quentin Tarantino. Jelas, ini sebuah film yang penting. Sebuah homage untuk โ€˜cult movieโ€™ serta โ€˜spaghetti westernโ€™ yang sangat mengesankan. Sejak awal film melalui sebuah opening credit yang sangat norak khas film jadul, Django Unchained telah mencuri perhatian. Menaikkan tensi secara perlahan-lahan, QT berhasil menyajikan sebuah kisah yang berpotensi menjadi sensitif dan menyayat hati menjadi sebuah gelaran yang jenaka, menegangkan, berkelas, serta tentunya, menghibur. Durasinya yang membentang panjang hingga mencapai nyaris 3 jam tidak menjadi persoalan karena, ya, QT sangat lihai dalam mengolah kisah sehingga tidak pernah terasa membosankan. Dengan deretan tembang dari koleksi sang nahkoda kapal yang luar biasa sehingga membuat saya segera memburu album soundtrack-nya usai menonton film ini, tata sinematografi dari Robert Richardson yang sangat cantik, hingga tata kostum dan rias yang meyakinkan, memang sudah sepatutnya Django Unchained menerima banjir pujian dan penghargaan โ€“ serta uang โ€“ karena ya, memang sudah sepatutnya. Quentin Tarantino dengan segala ide gilanya memang tidak pernah gagal memuaskan saya.


Outstanding


ADVERTISEMENT
Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

20.10.2022
Review

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

20.10.2022
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank MAYAPADA di Padang
Review

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

19.10.2022
Review

Sinopsis Drama China Back For You

19.10.2022
Ikhtishar Ilmu Hadits (1)
Review

Piggy (2022) Sinopsis, Informasi

19.10.2022
Review

Sinopsis Leh Ratree Episode 6 – Part 2

19.10.2022
Next Post

Tahanan komunis di penjara Salemba, 1966

Info Bumbu Masak: Bumbu Dasar Putih, Kuning dan Merah

Iklan

Recommended Stories

Sejarah Menjadi Indonesia (96): Perbatasan Kalimantan, dari Tanjung Datu hingga Pulau Sebatik; Jalan Paralel Akses Perbatasan

31.07.2021
Aksi Heroik Santri Ciamis Adalah Medan Magnet 212

Aksi Heroik Santri Ciamis Adalah Medan Magnet 212

06.12.2016

Mesjid Di Banda Aceh

27.08.2013

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Maโ€˜rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

25.01.2026
Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

25.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?