
Tapi saya masih bersyukur, kantor tempat saya bekerja masih manusiawi memperlakukan karyawan dimasa suram ini. Demi menghindari risiko karyawan yang masih bekerja terkena COVID, kami diperkenankan menggunakan taksi. Banyak perusahaan lainnya boro-boro di cover ongkos taksi, contohnya seperti kantor kedua adik saya, bahkan banyak yang justru melakukan pemotongan gaji hingga PHK. Untungnya kantor saya adalah perusahaan sekuritas kecil, total jumlah karyawan hanya sekitar 40 orang saja dan itu sudah termasuk team sales. Selain itu bisnis jasa keuangan seperti sekuritas yang mengandalkan transaksi beli dan jual saham masih tetap berjalan selama Bursa Efek dibuka.ย


Klik untuk baca selanjutnya…






































