
- 2 cup beras
- 300 gr daging ayam. Potong kecil
- 1 bungkus santan instan ukuran kecil
- daun pisang untuk membungkus
- daun salam untuk setiap bungkus nasi (jika ingin membuat 4 bungkus nasi bakar, taruh 4 lembar daun di setiap bungkus)
- tusuk gigi atau lidi
- minyak goreng untuk menumis
- air matang secukupnya
Bumbu nasi:
- 3 butir bawang putih, iris halus
- 5 butir bawang merah, iris halus
- 1 buah cabai merah besar, iris halus
- 2 lembar daun salam
- 1 lembar batang sereh, geprek
- 2 cm lengkuas. geprek
- 2 lembar daun jeruk
- garam secukupnya
- merica secukupnya
Bumbu ayam (tumbuk halus):
- 2 butir bawang putih
- 4 butir bawang merah
- 0,5 cm kunyit
- garam secukupnya
Cara membuat:
- Panaskan minyak goreng. Tumis bawang putih, bawang merah, dan kunyit. Masukkan ayam. Tambahkan sedikit air. Aduk rata. Masak hingga ayam matang dan kuah berkurang. Sisihkan ayam dan sisa kuahnya.
- Panaskan minyak goreng. Tumis bumbu nasi hingga harum. Masukkan beras yang sudah dicuci. Aduk rata.
- Tambahkan santan instan dan segelas air matang. Tambahkan sisa kuah rebusan ayam.Masak hingga beras menjadi aronan nasi. Jika nasi aronan masih keras, bisa ditambahkan lagi air mendidih. Matikan kompor. Diamkan sesaat.
- Ambil daun pisang. Taruh daun salam di atas daun pisang. Letakkan nasi aron di atasnya. Tata nasi aron dengan irisan ayam pada bagian tengah. Bungkus rapi dengan menyematkannya memakai tusuk gigi atau lidi.
- Kukus nasi selama 30 menit.Setelah matang, angkat nasi lalu bakar sejenak di atas wajan tefkon hingga harum dan daunnya berwarna kecoklatan.
- Nasi bakar siap disajikan bersama sambal terasi dan kerupuk.
Tambahan:
- Jika ingin membuat nasi bakar dengan rasa pedas, bisa disisipka beberapa buah cabai rawit.
- Suka pakai kemangi? Tambahkan saja. Jangan lupa masukkan kemangi saat aronan nasi sudah matang, ya.








































