![]() |
| Para tentara Jerman mendapat kunjungan dari para kekasih mereka (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Para tentara Jerman, yang umumnya awak kapal selam, bermain kartu (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Para tentara Jerman di latar depan, dan para pejuang kemerdekann di latar belakang, di sekitar sebuah mesin (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Para pejuang kemerdekaan yang ditawan, bersama seorang perwira Belanda yang menjaga Pulau Onrust (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Para pejuang kemerdekaan bekerja di dapur, dalam pengawasan seorang Belanda (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Para pejuang kemerdekaan di balik kawat jeruji (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
Waktu: Agustus 1946
Tempat: Pulau Onrust (Kepulauan Seribu)
Tokoh:
Peristiwa:
Di pertengahan 1946, Belanda menahan sekitar 200 tentara Jerman, umumnya awak kapal selam yang bertugas di perairan Asia Timur, dan 800 pejuang kemerdekaan Indonesia di Pulau Onrust. Belanda mengeluarkan foto-foto ini untuk menunjukkan bahwa kamp tahanan ini menghormati Konvensi Jenewa, serta membantah tuduhan bahwa Belanda memperlakukan para tawanan perang secara buruk.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:




























![[Lirik+Terjemahan] Houkago Princess – Manatsu no Yoru no Yume (Mimpi di Malam Pertengahan Musim Panas)](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/01/61G67KitZHL_SS500.jpg?fit=400%2C400&ssl=1)
