Rasa sakit akan masa lalu
Waktu yang berlalu tanpa kata
Tatapan mata yang baru saja ku lihat, itu dipenuhi dengan air mata
Semua kenangan terpilih dan harapan-harapan itu
Itu tersisa sebagai sorot mata nan hampa
Kenangan yang tak bisa ku cocokkan, itu berubah menjadi lukisan nan menyakitkan
Apakah gerangan yang ada dalam kenanganku ini?
Kerinduan di dalam rak buku yang tengah memandangi diriku
Dirimu yang tengah berbicara dan memudar di dalam hatiku
Suaramu itu berubah menjadi desir suara sang angin
Dan itu tetap ada di tempat ini
Meskipun waktu terus berlalu
Tempat ini selalu seperti itu adanya
Kenangan yang tampak kian memudar di penghujung rel kereta api
Hanya ada kesedihana yang tersisa
Kau akan dikenang suatu hari nanti
Di dalam kebahagiaan yang menahan semua rasa sakit
Bahkan di hari saat aku tersesat karna menyusuri dua arah
Bagiku, tak ada kenangan tentangnya
Apakah gerangan yang ada dalam kenanganku ini?
Kerinduan di dalam rak buku yang tengah memandangi diriku
Dirimu yang tengah berbicara dan memudar di dalam hatiku
Suaramu itu berubah menjadi desir suara sang angin
Kenangan tanpa jawaban, sambil berjalan di atas rel kereta api ini
Tanyakan saja padaku, apakah aku masih mengingat sosok dirimu itu
Apakah gerangan yang ada dalam kenanganku ini?
Kerinduan di dalam rak buku yang tengah memandangi diriku
Dirimu yang tengah berbicara dan memudar di dalam hatiku
Suaramu itu berubah menjadi desir suara sang angin
Dan tetap ada di tempat ini
Romanized
jinagan siganeul apeumeul
mareopsi jinaeon sigandeul
geujeo bara bon siseoneun nunmullo gadeuk chago
seontaekan gieokdeul huimangdeul
heotalhan nunbicheuro nama
matchuji mothaneun gieokdeureun apeun geurimi doeeo
nae gieok sogeuro mueosilkka
nareul chaja bara bon chaekjang sok geuriumi
malhaneun nae anui bit baraen neo
neoui moksorineun baram sori doeeo
igose namainne
siganeun heureugo heulleodo
igoseun geudaero inneunde
cheolgil jeo kkeutjarak heuryeojin gieokdeureun
seulpeummani nama
eonjenga gieokdoel ne moseup
apeumeul ganjikan haengbok sogeuro
du gallae gil ileotdeon geunaldo
naegeneun gieogi eomne
nae gieok sogeuro mueosilkka
nareul chaja bara bon chaekjang sok geuriumi
malhaneun nae anui bit baraen neo
neoui moksorineun baram sori doeeo
daedap eomneun chueogeun cheolgil wireul georeumyeo
naege munneunda neoui moseubi gieok nanyago
nae gieok sogeuro mueosilkka
nareul chaja bara bon chaekjang sok geuriumi
malhaneun nae anui bit baraen neo
neoui moksorineun baram sori doeeo
igose namainne
Hangul
지나간 시간을 아픔을
말없이 지내온 시간들
그저 바라 본 시선은 눈물로 가득 차고
선택한 기억들 희망들
허탈한 눈빛으로 남아
맞추지 못하는 기억들은 아픈 그림이 되어
내 기억 속으로 무엇일까
나를 찾아 바라 본 책장 속 그리움이
말하는 내 안의 빛 바랜 너
너의 목소리는 바람 소리 되어
이곳에 남아있네
시간은 흐르고 흘러도
이곳은 그대로 있는데
철길 저 끝자락 흐려진 기억들은
슬픔만이 남아
언젠가 기억될 네 모습
아픔을 간직한 행복 속으로
두 갈래 길 잃었던 그날도
내게는 기억이 없네
내 기억 속으로 무엇일까
나를 찾아 바라 본 책장 속 그리움이
말하는 내 안의 빛 바랜 너
너의 목소리는 바람 소리 되어
대답 없는 추억은 철길 위를 걸으며
내게 묻는다 너의 모습이 기억 나냐고
내 기억 속으로 무엇일까
나를 찾아 바라 본 책장 속 그리움이
말하는 내 안의 빛 바랜 너
너의 목소리는 바람 소리 되어
이곳에 남아있네

![[Lirik+Terjemahan] Nogizaka46 – Kimi no Na wa Kibou (Namamu Adalah Harapan)](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/01/p2.jpg?fit=400%2C397&ssl=1)
![[Lirik+Terjemahan] Nogizaka46 – Kimi no Na wa Kibou (Namamu Adalah Harapan)](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/01/p2-1.jpg?fit=400%2C397&ssl=1)


