Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (398): Pahlawan Indonesia Abdul Patah Dokter Doktor Lahir di Madjalaja; Haji dan Dja Endar Moeda

Tempo Doelo by Tempo Doelo
05.02.2022
Reading Time: 20 mins read
0
ADVERTISEMENT

 




false
IN


























































































































































Siapa dokter Abdoel Patah, pada
masa ini hanya dikenal samar-samar alias kurang terinformasikan. Namun
sesungguhnya Dr Abdoel Patah adalah dokter yang cukup dikenal sejak era Hindia
Belanda. Abdoel Patah memulau pendidikan kedokteran di sekolah kedokteran
Batavia (STOVIA). Lalu kemudian menlanjutkan studi kedokteran ke Leiden.
Program doktoralnya diselesaikan di GHS Batavia. Satu hal, dokter dengan nama
depan Abdoel yang satu ini terhabung dengan perosalan haji.

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

Pada era Hindia Belanda banyak calon haji ke Mekkah
bermasalah. Permasalahannya bukan soal pengetahuan rukun hajinya, tetapi
masalah-masalah yang terkait pribadi, kondisi kesehatan yang menyebabkan banyak
para haji sakit dan bahkan meninggal dunia sebelum mereka kembali kampong
halaman. Pada tahun 1902 Haji Dja Endar Moeda menyadari itu dan kemudian
membuat tip perjalanan haji yang dimuat di media berupa hal-hal apa yang dipersiapkan
dan yang akan dilakukaan selama persiapan, selama pelayaran, selama karantina,
selama melakukan kegiatan haji dan bahkan dalam kaitannya dengan kepulangan,
Artikel tip yang ditulis Hadji Dja Endar Moeda ini diadopsi oleh Pemerintah
Hindia Belanda untuk dijadikan pedomanan umum yang didistribusikan ke seluruh
pemerintah daerah.

Lantas
bagaimana sejarah Dr Abdoel Patah kelahiran Madjalaja
? Seperti disebut di atas, Dr
Abdoel Patah dalam hubunganya sebagai dokter pernah terkait dengan persoalan
haji asal Indonesia (baca: Hindia Belanda). Lalu bagaimana sejarah Abdoel
Patah? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber
tempo doeloe.

ADVERTISEMENT

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya
untuk lebih menekankan saja*.

Pahlawan Indonesia Abdoel
Patah Dokter Doktor Lahir di Madjalaja

Abdoel
Patah lahir di Madjalaja tanggal 21 September 1890. Abdoel Patah mengikuti
pendidikan di sekolah dasar Eropa (ELS) dan lulus tahun 1911. Abdoel Patah
kemudian melanjutkan studi ke sekolah kedokteran (STOVIA) di Batavia. Pada
tahun 1912 Abdoel Patah lulus ujian transisi di tingkat persiapan naik dari
kelas satu ke kelas dua (lihat Bataviaasch nieuwsblad, 05-08-1912).

Teman satu kelas Abdoel Patah antara lain Badriel
Moenir, T Mansjoer. Di atas mereka satu tahun antara lain Ma’moer Al Rasjid. Di
atasnya lagi antara lain Sjoeib dan Mohomad Djoehana. Pada tahun 1913 Abdoel
Patah dan teman-teman sekelasnya yang disebut di atas lulus ujian transisi naik
ke kela tiga (lihat Bataviaasch nieuwsblad, 28-07-1913). Pada tahun 1914 lulus
ujian dari kelas tiga ke kelas satu tingkat medik (lihat Het nieuws van den dag
voor Nederlandsch-Indie, 13-07-1914). Pada tahun 1919 pada saat ujian transisi dari  kelas lima ke kelas enam Abdoel Patah dan T
Masjoer her masing-masing satu mata pelajaran (lihat De Preanger-bode, 27-05-1919).
Pada tahun 1920 Abdoel Patah lulus ujian transisi naik dari kelas lima ke kelas
enam (lihat De Preanger-bode, 17-05-1920).

Pada
1921 Abdoel Patah lulus di STOVIA dan mendapat gelar dokter (lihat Het nieuws
van den dag voor Nederlandsch-Indie, 12-11-1921). Disebutkan di STOVIA lulus
ujian dokter (arts-examen) diantaranya Abdoel Patah (dari Bandoeng). Sementara
yang lulus ujian semi arts antara lain Mario Thomas (Manado) dan Joesoef
(Loeboek Sikaping).     

Dr Abdoel Patah kemudian diangkat sebagai
dokter pemerintah ditempatkan di rumah sakit CBZ Soerabaja. Pada tahun 1922 Dr
Abdoel Patah dari CBZ Soerabaja dipindahkan ke Bangli (lihat De Preanger-bode, 29-05-1922).
Pada tahun 1925 Dr Abdoel Patah dari Bangli dipindahkan ke Weltevreden di
Laboratorium Kedokteran (lihat Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indie, 31-10-1925).

Dr
Abdoel Patah kemudian ditugas oleh Kerajaan Belanda sebagai dokter di konsulat
Belanda di Djeddah (lihat De Maasbode, 01-01-1926). Dr Abdoel Patah cukup lama
di Djeddah dan masih menangani klinik (lihat Bataviaasch nieuwsblad, 14-02-1931).
Pada tahun 1932 Dr Abdoel Patah selesai bertugas di Djeddah. Dari Djeddah Dr
Abdoel Patah melanjutkan studi kedokteran ke Belanda.

Di kantor konsulat Belanda di Djeddah terdapat
konsuler. Konsul dibantu oleh seorang sekretaris. Untuk tugas fungsi dokter di
klinik konsulat hanya satu dokter yang dalam hal ini Dr Abdoel Patah. Mengapa
dokter berasal dari Indonesia? Tentu saja karena yang melaksanakan perjalan
haji hampir semuanya orang pribumi dari Hindia Belanda. Pada tahun 1931 jumlah
calon haji asal Hindia sekitar 25.000 orang.

Dr Abdoel Patah studi kedokteran di Universiteit te Leiden. Pada tahun 1934 Dr
Abdoel Patah lulus ujian dokter pertama (lihat Haagsche courant, 23-02-1934).
Pada tahun 1935 Dr Abdoel Patat lulus ujian dokter dengan mendapat gelar Arst
(lihat Haagsche courant, 29-03-1935). 
Lalu kemudian Dr Abdoel Patah melanjutkan studi ke tingkat doktoral.

Hingga tahun 1933 jumlah orang Indonesia yang
meraih gelar doktor (Ph.D) di luar negeri (Belanda) baru sebanyak 25 orang dan
hanya satu orang perempuan yakni Ida Loemongga Nasution di Utrecht. Daftar
lengkapanya adalah sebagai berikut: (1) Husein Djajadiningrat (Indologi, 1913);
(2) Dr. Sarwono (medis, 1919); (3) Mr. Gondokoesoemo (hukum 1922); (4) RM
Koesoema Atmadja (hukum 1922); (5) Dr. Sardjito (medis, 1923); (6) Dr. Mohamad
Sjaaf (medis, 1923); (7) JA Latumeten (medis, 1924); (8) Alinoedin Siregar
gelar Radja Enda Boemi
(hukum, 1925); (9) R. Soesilo (medis, 1925); (10)
HJD Apituley (medis, 1925); (11) Soebroto (hukum, 1925); (12) Samsi
Sastrawidagda (ekonomi, 1925); (13) Poerbatjaraka (sastra, 1926); (14) Achmad
Mochtar
(medis, 1927); (15) Soepomo (hukum, 1927); (16) AB Andu (medis,
1928); (17) T Mansoer (medis, 1928); (18) RM Saleh Mangoendihardjo (medis,
1928); (19) MH Soeleiman (medis, 1929); (20) M. Antariksa (medis, 1930); (21) Sjoeib
Proehoeman
(medis, 1930); (22) Aminoedin Pohan (medis, 1931); (23)
Seno Sastroamidjojo (medis, 1930); (24) Ida Loemongga Nasution (medis,
1931); (25) Todoeng Harahap gelar Soetan Goenoeng Moelia (sastra dan
filsafat, 1933). Jumlah doktor terbanyak berasal dari (pulau) Djawa, yang kedua
dari Residentie Tapanoeli. Cetak tebal adalah doktor-doktor asal Afdeeling
(kabupaten) Padang Sidempoean, Tapanoeli Selatan.

Akhirnya
Dr Abdoel Patth berhasil menyelesaikan program doktoralnya. Pada bulan Juli
1935 di Leiden Dr Abdoel Patah lulus ujian dan mendapat gelar doktor dengan
desertasi berjudul De medische zijde van dé bedevaart naar Mekka (lihat
Haagsche courant, 12-07-1935). Pada tahun ini juga Dr Abdoel Patah kembali ke
tanah air.

Pada tahun 1935 ini Emir Saud dari Arabia
berkunjung ke Belanda. Beberapa tempat dikinjungi oleh Emir. Pada beberapa
kunjungan sang emir dipandu oleh Prof. C. Snouck Hurgronje dan Prof. AJ
Wensinck. Mereka tidak perlu penerjemah karena para profesior ini bisa
berbahasa Arab. C. Snouck Hurgronje pernah menjadi konsuler di Djeddah pada
tahun 1880an.Untuk kunjungan ke Warmond dipimpin oleh Abdel Patah, (yang pernah
menjadi) dokter di konsulat Belanda di Djeddah. Kemungkinan besar juga tanpa
penerjemah.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Dr Abdoel Patah: Haji dan Dja
Endar Moeda

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Sejarah Menjadi Indonesia (399): Pahlawan Indonesia - Sekolah Kedokteran dari Masa ke Masa; Docter Djawa School hingga GHS

Profit Pahala

Profit Pahala

Iklan

Recommended Stories

Sejarah Menjadi Indonesia (670): Bahasa Indonesia Dibina Baik dan Benar; Mengapa Bahasa Melayu Belum Terurus di Malaysia?

23.06.2022
al-Jami’ Fi al-Khatam (الجامع في الخاتم)

al-Jami’ Fi al-Khatam (الجامع في الخاتم)

04.10.2018
Indahnya Hidup Bersyariat

Sejarah Pers di Indonesia (29): Internasional Pers Indonesia dan Mochtar Lubis; Bahasa Asing dan Lembaga Pers Internasional

20.02.2023

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?