
Sapi potong merupakn salah satu sumber daya penghasil bahan makanan berupa daging yang memiliki nilai jual yang tinggi dan sangat penting arti di dalam kehidupan masyarakat.
Ternak sapi khususnya sapi potong merupakan salah satu usaha yang tidak ada hentinya.Usaha ternak sapi potong kebanyakan masih dikelola secara tradisional dan dengan usaha skala kecil.
Hal ini dikarenakan factor kemampuan peternak di bidang permodalan serta keterbatasan pengetahuan tentang cara beternak sapi potong yang baik nah jangan kawatir saya akan jelaskan sedikit tantang cara beternak sapi potong yang baik adalah
Penggemukan dan Memilih Jenis Sapi
Faktor-faktor tersebut adalah :
- Jumlah populasi
- Jumlah pertambahan populasi setiap tahun
- . Penyebaran
- Produksi karkas dan
- Efisiensi penggunaan pakan
Persyaratan Kandang
Pembuatan kandang untuk sapi potong perlu memperhatikan beberapa persyaratan antara lain Adalah;
Segi teknis, Ekonomis, Kesehatan kandang, Ventilasi kandang, Pembuangan kotoran pengelolahan tempat dan kesehatan lingkungan sekitarnya.
- Pertimbangan yang harus dilakukan dalam memilih lokasi antara lain adalah :
- Ketersediaan sumber air untuk minum
- Memandikan dan membersihkan kandang ternak,dan dekat dengan sumber pakan,
- Kemudahan akses transportasi untuk penyediaan pakan dan pemasaran,
- Tersedia areal untuk perluasan jika dibutuhkan,
- Lokasi lebih tinggi dari sekelilingnya sehingga memudahkan untuk pembuangan limbah dan menghindari Genangan air pada waktu hujan,
- Jarak kandang dengan bangunan umum dan perumahan minimal 10 m,
- Tidak mengganggu kesehatan lingkungan,
- Relatif jauh dari jalan umum dan limbah ternak dapat tersalur dengan baik
Pakan Untuk Sapi Potong
Pakan menjadi factor utama dalam program pengemukan.seperti diberi makan rumput, daun-daunan atau jerami. Pakan untuk sapi potong dapat dikelompokkan menjadi :
A. Hijauan
Apabila hijauan banyak tersedia, pemberian konsentrat hanya dianjurkan untuk keadaan tertentu saja seperti saat sulit hijauan (di musim kemarau) atau untuk penggemukkan.
Contoh Hijauan Unggul :
Rumput setaria,Rumput Gajah,Rumput raja,Rumput benggala,Rumput bede,Lamtorogun,Turi ,Gamal dan Kaliandra
- Jerami Kacang panjang
- Jerami Kedelai
- Jerami Padi
- Jerami Jagung
- Dedak padi
- Onggok (Ampas singkong)
- Ampas tahu
- Dan lain-lain
Pada usaha ternak sapi potong yang sistem produksinya untuk menghasilkan anak-anak sapi yang hampir sama umurnya dalam jumlah yang besar untuk dijual sebagai anak sapi (Feeder Cattle), maka perkawinannya dilakukan secara musiman
Sapi potong mulai dewasa kelamin yaitu apabila mulai timbul oestrus (tanda-tanda birahi, bronst). Pada umur 8-12 bulan, tergantung pada bangsa-bangsa, makanan, dan lingkungannya.
Cara Perkawinan
Cara perkawinan inilah yang cocok dilakukan pada usaha sapi potong dimana perkawinan biasanya dilakukan secara musiman.





























