Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (645): Mengapa Ada Akademisi Malaysia Lupa Sejarah Sendiri? Sejarah Indonesia Dukung Malaya

Tempo Doelo by Tempo Doelo
11.06.2022
Reading Time: 16 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Artikel
ini tidak tengah menyoroti Simposium Dewan Bahasa dan Pustaka di Malaysia
baru0baru ini. Yang dibicarakan adalah ada akademisi Malaysia yang begitu
terkesan sombong, Yang disombongkan justru mengandung kebodohan bagi orang
Melaysia sendiri. Tentulah itu tidak baik, apalagi kesombongan dan kebodohan
itu terkait dengan Indonesia. Contoh soal klaim warisan budaya di Indonesia
diklaim oleh Malaysia. Misalnya rendang diklaim Melaysia. Memang ada orang
Malasyia asal Minangkabau yang melestarikan rendang di Malaysia. Lalu apakah
itu dapat dikatakan dalam konteks negara masa kini sebagai warisan budaya
Melayasia? Bagaimana dengan peristiwa sejarah? Ada akademisi yang menyingkirkan
sejarah dukungan Indonesia terhadap Malaysia, seolah-olah Indonesia dan
Malaysia baru lahir bersama pada tahun 1990an.

ADVERTISEMENT

Ada akademisi Malaysia yang menganggap seolah-olah
peradaban Nusantara baru dimulai pada era (kerajaan) Malaka. Pandangan semacam
ini terkesan baru muncul pada fase masa kini ketika pendidikan tinggi di
Malaysia mencapai kemajuan. Hal ini berbeda dengan para akademisi di Singapoera
yang terkesan lebih kalem. Sebenarnya apa yang kini tengah terjadi di Malaysia
bahwa ada akademisi yang mengklaim bahwa peradaban situs Gunung Padang dan
situs Borobudur adalah warisan budaya Melayu (darI) Malaysia. Bahkan ada
akademisi Malaysia yang menganggap Bahasa Indonesia tidak ada dan mengakui
bahasa Indonesia (tetap) sebagai bahasa Melayu. Dalam hubungan ini apakah
diantara mereka akademisi dari Malaysia buta terhadap sejarah? Tentu saja
tidak. Sebab para akademisi tidak bisa buta terhadap sejarah. Hal itulah mengapa
mereka berbicara sejarah. Namun mengapa narasinya berbeda dengan fakta dan
data;. Apakah itu hanya sekadar kesombongan para akademisi yang akan membododi
masyaraknya sendiri?

Lantas
bagaimana sejarah mengapa ada akademisi Malaysia membodohi orang Melayu? Seperti
disebut di atas, pada masa ini ada kesan bahwa ada para akademisi di Malaysia
yang sombong. Namun hal itu telah disindir oleh akademisi Malaysia juga bahwa
orang Malaysia jangan bersikap bodoh sombong. Lalu bagaimana sejarah mengapa ada
akademisi Malaysia membodohi orang Melayu? Seperti kata ahli sejarah tempo
doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan
wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Mengapa Ada Akademisi Malaysia
Membodohi Orang Melayu? Sejarah Indonesia Dukung Malaya

Pada
tahun 1954 di Medan diadakan kongres Bahasa Indonesia. Tentu saja saat ini
Federasi Malaya belum merdeka. Kongres bahasa di Medan akan dihadiri oleh para sarjana
dan ahli Bahasa Indonesia. Di Semenanjung Malaya (Federasi Malaya dan Singapoera)
hanya satu orang ahli bahasa Melayu, Che’ Za’ba, dosen di University Malaya di
Singapoera.

Panitia kongres di Medan akan mengirim
undangan kepada para ahli dan peminat bahasa Melayu di Semenanjung. Namun
sebelum undang diterima, Che’ Za’ba menyatakan tidak bisa hadir (tidak
disebutkan alasannya). Namun para golongan muda antusias akan berangkat ke
Medan. Hal ini karena rencananya akan ada sesi membahas hubungan antara bahasa
Indonesia dan bahasa Melayu, dan untuk. mencari cara untuk mencapai kesatuan
ejaan dan tata bahasa dan penggunaan istilah baru (lihat Het nieuwsblad voor
Sumatra, 11-09-1954).

Kongres
Bahasa Indonesia di Medan berlalu. Delegasi dari Semenanjung yang berasal dari
golongan muda hanya sebagai pengamat. Oleh karena itu orang Semenanjung tidak
wajib mengikuti hasil keputusan kongres. Lagi pula Federasi Malaya masih
mengupayakan untuk mendapatkan kemerdekan. Perdana Menteri Federasi Malaya yang
baru terpilih Tengku Abdoel Rachma melakukan kunjungan ke Indonesia. Abdoel
Rachman di Indonesia manandatangani kerjasama di bidang ekonomi, pertanian,
pendidikan dan kebudayaan (lihat De nieuwsgier, 15-11-1955). Sebelumnya
disebutkan telah dibicarakan kerjasama Federasi Malaysia dengan Pemerintah
Republik Indonesia untuk bekerja sama dalam pengembangan Bahasa Indonesia dan
Bahasa Melayu (lihat Algemeen Handelsblad, 14-11-1955).

Sebagai tindak lanjut perjanjian yang
ditandatangani PM Federasi Malaya T Abdoel Rachman, tidak lama kemudian Persekutuan
Bahasa Malaya University Malaya telah membentuk sebuah komite untuk menyamakan
bahasa Melayu dan bahasa Indonesia. Ketua “Jawatan Kuasa Menyamakan Bahasa
Melayu dan Bahasa Indonesia” ini adalah Abdul Aziz. Subbagian panitia ini
sibuk mencari cara untuk “menyamakan atau mendekatkan Melayu Semenanjung
dan Indonesia” (Malaya (lihat Java-bode: nieuws, handels- en
advertentieblad voor Nederlandsch-Indie, 30-01-1956). Besar dugaan Che’ Za’ba
dari University Malaya terlibat di dalam komite tersebut.

Tindak
lanjut berikutnya adalah Abdul Aziz dan Zainal Abidin telah berada di
Jogjakarta untuk mencari guru dan dosen Bahasa Indonesia untuk ditempatkan di
Malaya dan Universitas Malaya (lihat De nieuwsgier, 28-06-1956). Kehadiran
mereka di Jogjakarta saat sedang dan turut menghadiri seminar sains dan budaya
di Universitas Gadjah Mada di Jogjakarta. Zainal Abidin adalah nama kecil dari
Che’ Za’ba.

Indische courant voor Nederland, 23-05-1957: ‘
Mahasiswa Malaysia ke Indonesia. Rombongan 35 mahasiswa asal Malaya akan
berkunjung ke Indonesia pada pertengahan Juni mendatang. Para mahasiswa yang
tergabung dalam “Persatuan Bahasa Malayu University Malaya” ini akan
mempelajari bahasa, budaya dan seni Indonesia di negeri ini. Selain itu, mereka
juga akan mengenal sistem pendidikan dasar, menengah dan tinggi, administrasi
negara, kondisi ekonomi dan sosial umum dan struktur desa. Para mahasiswa yang
akan berkunjung ke Djakarta, Bogor, Bandoeug, Jogjakarta, Soerabaya, Bali dan
Medan selama tiga minggu ini telah diundang oleh Kemendikbud dan akan
didampingi dalam perjalanannya oleh anggota Senat Universitas Indonesia’.

Sejauh
ini pemerintah Federasi Malaysia dan ahli-ahli bahasa di Semenanjung telah
memahami perbedaan bahasa Melayu dengan Bahasa Indonesia. Orang Melayu dari
Semenanjung Malaya datang ke Indonesia untuk mempelajari Bahasa Indonesia dan
juga mencari guru-guru dan dosen-dosen Bahasa Indonesia yang ditempatkan di
Semenanjung Malaya. Semua yang berkaitan dengan bahasa (Melayu) dan Bahasa
Indonesia tersebut dipimpin oleh Che Za’ba, satu-satunya ahli bahasa Melayu
yang juga menjadi dosen bahasa Melayu di University Malaya di Singapoera sejak
1954.

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Sejarah Indonesia Dukung
Malaya: Mengapa Tidak Dijadikan Faktor Hubungan Baik?

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Sejarah Menjadi Indonesia (646): Gagasan MAPILINDO (Malaysia Filipina Indonesia); Super Power Layu Sebelum Berkembang

Pesta Kesenian Bali 2022 Bakal Semarak dan Mendunia, Ini Sebabnya

Pesta Kesenian Bali 2022 Bakal Semarak dan Mendunia, Ini Sebabnya

Iklan

Recommended Stories

Resep Udang Rebus Mentega Praktis Enak

27.12.2016

Dari sebuah seri foto tentang tujuan wisata di Jawa-Bali pada awal abad ke-20 (3)

17.05.2023
Ada Yang Menanti, Ada Yang Telah Menunaikan Janji

Serangan pejuang kemerdekaan atas jalur kereta api: Purwakarta, 21 Agustus 1948 (1)

16.02.2018

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?