Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Filipina (16): Amerika Serikat di Filipina, Sejak VOC hingga Hindia Belanda; Misi Amerika Serikat Usir Spanyol 1898

Tempo Doelo by Tempo Doelo
22.04.2021
Reading Time: 38 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Filipina
dalam blog ini Klik Disini
 

Kehadiran
orang Amerika Serikat di Filipina sebenarnya sudah dimulai jauh sebelum tahun
1898. Namun tidak dalam wujud utusan atau militer Amerika Serikat, tetapi
kapal-kapal dagang Amerika Serikat. Kapal-kapal dagang Amerika Serikat semakin
intens sejak kemerdekaan Amerika Serikat diproklamirkan pada tahun 1776 yang
mana pemerintah Amerika Serikat mulai memperluas pengembangan wilayah ke pantai
barat (California) yang berada di bawah yurisdiksi Spanyol (yang berpusat di
Meksiko). Oleh karena itu, aneksasi Filipina oleh Amerika Serikat (1898)
terkait dengan perluasan wilayah Amerika Serikat di Pasifik dan hubungan
politik antara Amerika Serikat dan Spanyol di pantai barat Amerika Serikat.

Gambaran umum yang selama ini diketahui
tentang kehadiran Amerika Serikat di (wilayah) Filipina hanya dimulai saat
terjadinya aneksasi (militer) tahun 1898 yang mana kemudian Amerika Serikat
mengangkat presiden Emilio Aguinaldo sejak 23 Januari 1899 tetapi tidak lama
kemudian berakhir pada tanggal 1 April 1901. Hal ini karena dalam
perkembangannya Amerika Serikat membentuk pemerintahan yang bersifat teritorial
(sipil) pada tahun 1901 (dalam bahasa sekarang otonomi khusus) seperti halnya
Inggris dengan Australia. Di Filipina, pemerintah Amerika Serikat menempatkan
seorang gubernur jenderal dengan menyelenggarakan legislatif dua kamar (seperti
halnya sempat diperkenalkan di Australia oleh Inggris). Bercermin dari
keberadaan Amerika Serikat berangkat dari revolusi, perang dan proklamasi
kemerdekaan, Amerika Serikat pada prinsipnya tidak ingin menjajah tetapi lebih
bersifat teritorial (pemerintahan otonomi). Namun penerapan di Filipina ini
berbeda dengan Australia oleh Inggris (sesama orang Eropa) yang lebih setara,
tetapi sebaliknya, sebagaimana diketahui di Hindia Belanda sifatnya kolonial
yang mana orang Eropa setara di Belanda tetapi penduduk asli (pribumi
Indonesia) sebagai orang yang dijajah. Hal itulah mengapa Amerika Serikat pada
tahun 1935 mempersiapkan kemerdekaan penuh Filipina (tetapi bersifat
persemakmuran). Hal ini mirip di Indonesia semasa pendudukan Jepang yang juga
mepersiapkan kemerdekaan Indonesia dengan membentuk BPUPKI dan PPKI tahun 1945.
Uniknya, karena terjadi Perang Dunia-Perang Pasifik, kemerdekaan Filipina
sepenuhnya (oleh Amerika Serikat baru terwujud tahun 1946) sementara Indonesia justru
meraihnya pada tahun 1945 (proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dibacakan leh
Ir. Soekarno pada tanggal 17 Agustus).

Lantas
bagaimana sejarah hubungan Filipina dengan Amerika Serikat
? Seperti disebut di atas yang tergambar hanya terjadi
sejak 1898. Namun faktanya relasi Amerika Serikat dengan Filipina sudah ada
sejak lama, seperti halnya hubungan Amerika Serikat dengan Indonesia sudah
terbentuk sejak era VOC (Belanda) dimana pos perdagangan Amerika Serikar berada
di Batavia dan kapal-kapal dagang Amerika Serikat sangat intens mengunjungi
Batavia (via lautan Hindia dan Lautan Atlantik) seperti dari Boston dan
Baltimore. Oo, begitu!
Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Era Perdagangan Awal: Aneksasi
Amerika Serikat di Filipina

Sebelum
negara Amerika Serikat (USA) terbentuk pada tahun 1776, salah satu nama kapal Belanda
(VOC) diberi nama America yang teridentifikasi kali pertama pada tahun 1675
(lihat Daghregister,
20 Juli 1675). Disebutkan
kapal Pemerintah VOC ini telah tiba di selat Soenda dengan dua kapal lainnya
kapal Sumatra dan kapal Hendrik Maurits. Kapal-kapal ini merapat di Batavia. Dalam
perkembangannya kapal bernama America ini telah berganti pemilik. Tidak lagi
orang Belanda tetapi oleh orang Inggris (lihat Daghregister, 7 Maret 1698).
Disebutkan kapal Inggris (Engelsschip) America tiba dari Inggris (Engeland) di
Batavia. Kapal ini sempat ke Borneo (kini Kalimantan) sebelum berangkat lagi ke
Inggris (lihat Daghregister 10 Desember 1698). Tidak diketahui sejak kapan nama
kapal America ini beralih kepemilikan dari Belanda kepada Inggris. Namun yang
jelas, wilayah Amerika (serikat) telah lepas dari Inggris.

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

Pada awal tahun 1770-an tiga belas koloni
Inggris di Amerika penduduknya sudah mencapai 2.5 juta jiwa dengan tingkat
pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Tidak seperti koloni Inggris di
Australia. Wilayah Amerika yang mulai beragam penduduk ingin memisahkan diri
dari Inggris dan membentuk negara sendiri (konfederasi). Namun itu tidak mudah.
Lalu terjadilah perang yang dimulai pada bulan April 1775. Revolusi ala Amerika
ini berujung pada proklamasi kemerdekaan Amerika (Serikat) pada tanggal 4 Juli
1776. Dengan dukungan finansial dari Prancis, pemimpin perang Amerika Jenderal
George Washington terus melancarkan perang yang kemudian dilakukan perdamaian pada
tahun 1783. Konstitusi Amerika yang baru kemudian diratifikasi pada tahun 1789 (yang
menjadi landasan pemerintah federal Amerika Serikat). Presiden pertama George Washington
(30 April 1789-3 Maret 1797) dan kemudian digantikan oleh John Adams (4 Maret
1797-3 Maret 1801).
       

Satu
abad kemudian kapal-kapal orang Amerika Serikat mulai terdeteksi di Batavia.
Kapal Amerika Serikat kali pertama merapat di Batavia tahun 1790 (lihat
Daghregister, 19 Maret 1790). Disebutkan kapal Amerika The Three Sisters tiba
di Batavia dari Macao. Besar dugaan kapal Amerika ini langsung ke Macao dan
pulangnya singgah di Batavia sebelum melakukan pelayaran jarak jauh melalui
Afrika Selatan dan lautan Atlantik. Lantas apakah kapal Amerika Serikat telah
singgah di Manila
?

Sejak terdeteksinya kapal Amerika di Batavia,
jumlah kapal Amerika semakin banyak yang yang datang ke Hindia Timur. Pada
bulan Mei kapal Amerika The Blomhofs Lady merapat di Batavia (lihat
Daghregister, 12 Mei 1790); Lalu kemudian kapal Nancy (lihat Daghregister, 22
Juli 1790) yang kemudian berlayar ke China (lihat Daghtegister, 31 Juli 1790).
Pada bulan Agustus kapal The Massachuseth van Boston in Nieuw Holland tiba di
Batavia (lihat Daghregister, 30 Agu 1790). Pada tahun 1791 kapal Governor
Bewdon yang singgah di Batavia melanjutkan pelayaran ke China (lihat
Daghregister 4 April 1791). Pada bulan Desember, kapal Gouverneur Bouwdoun
kembali ke Batavia (lihat Daghregister, 7 Dessember 1791). Disebutkan dua kapal
Amerika The Gouverneur Bouwdoun en The President Washington van Bombay tiba di
Batavia dan akan berangkat lagi ke Canton (China).

ADVERTISEMENT

Sudah
barang tentu banyak kapal yang hilir mudik antara Eropa dan Amerika. Demikian
juga banyak kapal Inggris dan Belanda dari Hindia beralayar ke Amerika tetapi
tidak melalui pelabuhan Batavia. Pada tahun 1792 dua kapal Inggris dari Batavia
The Venus en The Hyloyon berangkat ke Amerika (lihat Daghregister, 7 Februari
1792). Pada bulan Juli kapal Amerika The Hankok tiba di Batavia dari New York
(lihat Daghregister, 30 Juli 1792). Pada bulan Oktober kapal Amerika The Amelia
dari Batavia berangkat ke Amerika (lihat Daghregister, 30 Oktober 1792).

Pada tahun 1792 ini kapal bernama America
kembali muncul di Batavia (lihat Daghregister, 21 Okt. 1792). Disebutkan kapal
Amerika bernama America tiba di Batavia dari Mauritius. Tampaknya nama kapal
Amerika telah beralih kepemilikan dari orang Inggris kepada orang Amerika. Lalu
pada tahun 1794 nama kapal America kembali merapat di Batavia (lihat Daghtregister
13 Februari 1794). Disebutkan dua kapal Noord Americaansche yakni America en
Enterprice tiba di Batavia.

Kapal-kapal
Amerika tentu saja tidak semuanya singgah di Batavia. Ada yang menuju dan
berangkat dari pelabuhan lain, baik di Hindia Timur maupun di China. Pada tahun
1795 kembali kapal Amerika The Diana merapat di Batavia (lihat Daghregister, 10
September 1795). Pada bulan Oktober kembali kapal The Washington berlabuh di
Batavia (lihat Daghregister, 13 Okt. 1795 ) dan beberapa hari kemudian kapal
Eliza (lihat Daghregister, 24 Oktober 1795).

Pada bulan Oktober 1796, tiga kapal merapat di
Batavia(lihat Daghregister, 28 Oktober 1795). Disebutkan twee Americaanse
scheepen tiba di Batavia de Egualité dari Prancis en Maria de Eerste van Philadelphia.
Kapal Greyhound (26 November 1795). Kapal Amerika Minerva en Eliza berangkat
dari Batavia ke Padang dan kemudian ke Koppenhaagen (19 Deseber 1795). Kapal
Recovery (6 Januari 1796). Pada tahun 1796 kapal Amerika tiba di Batavia The Hope
(lihat Dahgregsiter 28 Januari 1796) dan The Patty (lihat Daghregister, 6 April
1796). Dari keterangan ini muncul pertanyaan apakah Amerika Serikat telah
terlibat dalam akuisisi Batavia yang dilakukan Prancis. Alasan ini cukup masuk
akal sebagai dalam pembebasan Amerika Serikat dari Inggris juga ada andil
Prancis. Hal ini semakin jelas ketika pada tanggal bulan Januari 1796
disebutkan de Fransche corvette Le Moineau dan kapal Americaansche Le Egualité berangkat
dari Batavia menuju Mauritius (lihat Daghregister, 26 Januari 1796). Bukankah pangkalan
utama Prancis berada di Mauritius?

Pada
bulan Februari 1796, kapal Amerika Greyhound disewa oleh VOC untuk melakukan
pelayaran ke Belanda (lihat Daghregister, 2 Feb. 1796). Sementara itu kapal
Amerikan yang lain The Washington berangkat dari Batavia ke Amerika (lihat
Daghregister, 3 Februari 1796).  Kapal
Amerika The Recovery berangkat ke Amerika (lihat Daghregister, 4 Februari 1796).
Beberapa hari kemdian kedatangan kapal Aerika Salle (lihat Daghregister, 14 Feb
1796). Kapal Amerikan The Mare tiba dari Belanda di Batavia (lihat Daghregister,
16 Februari 1796).  Kembali tiba kapal Amerika
Martha dari Mauritius (lihat Daghregister, 16 Februari 1796).  Kapal Amerika yang lain Liitle Patty tiba
dari Mauritius di Batavia (lihat Daghregister, 29 Februari 1796). Pada bulan
Maret kapal Amerikan The Hope berangkat ke Amerika (lihat Daghregister, 8 Maret
1796).

Sejumlah orang dari Batavia dideportasi ke
Belanda dengan kapal Amerika The Eliza of Boston (lihat Daghregister, 26 Maret
1796). Juga disebutkan kapal Amerika The Hare disewa oleh VOC (lihat
Daghregister, 26 Maret 1796). Kapale Amerika The Eliza of Boston dan The Hare
berangkat ke Belanda (lihat Daghregister, 29 Maret 1796). Kapal Amerika
berangkat ke Amerika (lihat Daghregister, 3 April 1796). Kapal Amerika The
Eliza singgah di Bancahoeloe (lihat Daghregister, 4 April 1796). Kapal Amerika
The Superbe tiba dari Rotterdam (lihat Daghregister, 6 April 1796). Kapal
Amerika The Abigael tiba dari Belanda (lihat Daghregister, 16 April 1796).
Kapal Amerika The Eliza tiba dari Boston (lihat Daghregister, 22 April 1796).

Pada
bulan Juli 1796 seorang Amerika Capitain Robbert Nicolaas Forster menerima
pesan yang sedang dipertimbangkan (lihat Daghregister 8 Juli 1796). Orang
Amerika ini adalah seorang perwira tetapi melihat namanya bernama Prancis.
Pesan apa yang sedang dipertimbangkannya
? Capitain ini diduga seorang atase militer. Apakah
ini terkait dengan konflik antara Amerika Serikat dengan Spanyol mengenai pantai barat Amerika (California)
?

Kapal Amerika Providence dari Mauritius tiba
di Batavia (lihat Daghregister,
4 Februari 1797). 
Soerang militer Amerika Btigadir Eunice dari Batavia berangkat ke
Amerika
(lihat
Daghregister,
6 Februari 1797). Kapal
Amerika Georgetown tiba dari Tranquebar
(lihat Daghregister, 18 Maret 1797). Kapal
Amerika The Elisabeth berangkat dari Batavia
(lihat Daghregister, 16 April 1797). Kapal
Amerika Eliza dari Boston tiba
(lihat Daghregister, 18 April 1797). Kapal Amerika Perseverance tiba
dari Amerika
(lihat
Daghregister,
3 Mei 1797).  Kapal Amerika The Eliza berangkat ke Boston (lihat
Daghregister,
16 Mei 1797). Kapal
Amerika Pollux tiba dari Boston
(lihat Daghregister, 22 Mei 1797). Kapal Amerika Concord tiba dari Philadelphia
(lihat
Daghregister,
12 Juni 1797).  Kapal Amerika The Eliza berangkat ke New York
(lihat
Daghregister,
18 Juni 1797). Kapal
Amerika Olive Brauns tibas dari Baltimore
(lihat Daghregister, 3 Juli 1797).  Kapal Amerika Minerva of Boston tiba dari
Boston
(lihat
Daghregister,
4 Juli 1797).

Dari tahun ke tahun kapal-kapal Amerika semakin
banyak yang datang dan pergi dari Batavia dan kota-kota pelabuhan lainnya
terutama di Jawa. Dalam perkembangannya kapal-kapak Amerika sudah berada di
berbagai tempat di luar Jawa. Perdagangan Amerika tampaknya ketiban pulung
setelah eks kapal-kapal VOC tidak terlalu banyak yang beroperasi. Boston,
Baltimore, Philadelpia, Newport, Provindence (Rhode Island), Salem
(Massachusetts) dan sebagainya di Amerika menjadi pelabuhan kedatangan dan
keberangkatan dari dan ke Hindia (Batavia), Di perairan Hindia kapal-kapal
Amerika dan Inggris tentu saja saling menahan diri. Boleh jadi inilah fase awal
dimana Amerika Serikat mendapat kontribusi besar dalam kemakmuran negaranya
sebagaimana sebelumnya negeri Belanda.

Di Amerika Serikat nun
jauh di sana terjadi proses politik antara Amerika Serikat dengan tetangga,
Presden Amerika Serikat Thomas Jefferson (4 Maret 1801-3 Maret 1809)
mengakuisisi wilayah Louisiana dari Prancis. Proses ini tampaknya mudah karena
hubungan antar dua negara selama ini baik-baik saja. Pada tahun 1812 terjadi
perang antara Inggris dan Amerika Serikat.

Amerika
Serikat terus memperluas wilayah baik dengan jalan membeli maupun dengan cara
aneksisasi, Pada tahun 1845 Republik Texas dianekasi dimana pengaruh Spanyol
masih ada. Pada tahun 1846 wilayah Oregon diakusisi dengan perundingan dengan
Inggris. Akhirnya Amerika Serikat mengakusisi California pada tahun 1846 yang
menjadi konsesi Mexico warisan dari Spanyol. Ini semua karena pertumbuhan dan
perkembangan imigran Eropa yang datang ke Amerika. Sejak masuknya California ke
dalam Serikat maka pembangunan kereta api mulai dibangun yang dapat
menghubungkan antara timur dengan barat.

Pada tahun 1853 sebagian wilayah Mexico dibeli
yang keudian diasukkan ke Arizona. Pada tahun 1867 Amerika Serikat kembali
membeli Alaska dari Rusia. Lengkap sudah Amerika Serikat memiliki daratan yang
menyatu dari pantai timur hingga pantai barat.

Kota-kota
di pantai barat seperti San Franscisco, San Diego dan Los Angeles cepat
berkembang dan menjadi pelabuhan-pelabuhan utama di pantai barat Amerika
Serikat. Amerika Serikat yang sudah sejak lama terhubung dengan Hindia Timur
sejak era VOC mulai merintis jalan dengan memperebutkan Filipina dari tangan
Spanyol.

Sebelum kehadiran orang Amerika Serikat di Filipina
sudah terdeteksi kehadiran orang Amerika di Papua, namun bukan mikiter tetapi
pelaut-pelaut Amerika Serikat yang singgah dengan tujuan untuk menangkap ikan
paus.

Bersamaan
dengan akusisi Filpina pada tahun 1898 Amerika Serikat juga menganeksasi Republik
Hawaii. Tercapai sudah upaya Amerika Serikat dengan mendekatkan diri ke Hindia
(Belanda). Namun kehadiran Amerika Serikat di Filipina seakan bersifat
insidentil. Tidak ada keterangan sebelumnya bahkan sejak era VOC kapal-kapal
Amerika Serikat sudah mengunjungi Filipina seperti Manila. Kapal-kapal Amerika
Serikat hanya diketahui pernah mengunjungi Makao, dan secara intens mengunjungi
Batavia dan pernah beberapa kota di Hindia Belanda seperti di Manado dan
Ternate, plus pelaut-pelaut yang tengah memburu ikan paus di pantai utara
Papua.

Pada tahun kehadiran angkatan laut Amerika
Serikat di Filipina, angkatan laut Amerika Serikat juga menyasar beberapa pulau
di selatan yang masuk wilayah Hindia Belanda. Pulau-pulau yang disasar itu
adalah pulau Mapia, namun angkatan laut Amerika Serikat segera mundur karena di
pulau Mapia sudah berkibar bendera Hindia Belanda. Hal yang sama juga terjadi
di pulau Miangas, pulau yang begitu dekat dengan pantai selatan Mindanao.
Anehnya, angkatan laut Amerika Serikat ngotot memaksakan bendera Amerika
Serikat dikibarkan penduduk, tetapi tidak lama kemudian bendera itu diturunkan
angkatan laut Hindia Belanda yang tengah berpatroli di sekitar. Alasan Amerika
Serikat bahwa peta yang mereka miliki (bersumber dari Spanyil) dua pulau itu
masuk wilayah Spanyol. Pulau Miangas menjadi sengketa, dalam perkembangan lebih
lanjut diketahui pulau Mapia dihapus dari peta Amerika Serikat.

Lantas
apa yang menyebabkan militer Amerika Serikat di Filipina diduga kuat karena
soal perluasan wilayah dan menganeksasi Filipina (dari pengaruh Spanyol), atau
boleh jadi karena proses politik antara pemerintah Amerika Serikat dengan
pemerintah kerajaan Spanyol tentang masa depan Filipina di Pasifik.

Seperti disebut di atas, sejak kehadiran
angkatan laut Amerikan Serikat di Filipina tahun 1898, Amerika Serikat
mengangkat presiden Emilio Aguinaldo sejak 23 Januari 1899 tetapi tidak lama
kemudian berakhir pada tanggal 1 April 1901. Hal ini karena dalam
perkembangannya Amerika Serikat membentuk pemerintahan yang bersifat teritorial
(sipil) pada tahun 1901. Namun kasus pulau Miangas terus bergulir yang pada
akhirnya pengadilan memutuskan pulau Miangas adalah milik Hindia Timur pada
tahun 1915 (hingga Indonesia sekarang).

Memang
tidak ada kapal-kapal Amerika Serikat yang dilaporkan mengunjungi Filipina. Namun
itu bukan tidak ada. Pada tahun1862 diketahui harga cerutu di Manila sangat
tinggi karena adanya blokade di Amerika Utara (lihat Java-bode : nieuws,
handels- en advertentieblad voor Nederlandsch-Indie, 18-01-1862). Dalam hal ini
karena terjadi perang antara Prancis dan Inggris di Amerika Utara, yang mana
pada saat itu Amerika Serikat memiliki kerjasama dengan Prancis. Besar dugaan bahwa
angkatan laut Inggris telah memblokade kawasan sehingga kapal-kapal Amerika
Serikat yang berlayar ke Hindia Belanda atau Filipina tidak sampai. Cerutu
Amerika Serikat tentu saja didatangkan dari Cuba.

Sampai sejauh ini tidak ada tanda-tanda
kehadiran Amerika Serikat di Filipina, apakah dalam hubungan perdagangan mapun
hubungan politik antara Amerika Serikat dengan Spanyol. Mungkin ada pembaca
yang bisa menambahkan atau menunjukkan sumber-sumber yang bisa dikutip untuk
memperkaya artikel ini.

Pada
bulan April 1898 diketahui dari berita bahwa terjadi ketegangan antara Amerika
Serikat dan Spanyol (lihat De Peel- en Kempenbode, 20-04-1898). Disebutkan
bahwa dalam ketegangan antara dua negara disebutkan bahwa Cuba sedangkan
mempersiapkan perthanan jika terjadi pecah perang antara kedua negara tersebut.
Latar belakang ketegangan ini muncul karena ada perselisihan antara Spanyol dan
Cuba yang mana para pemimpin Cuba melakukan perlawanan kepada Spanyol, yang
dalam hal ini para pemimpin Cuba didukung Amerika Serikat yang mengakui
terbentuknya Republik Cuba.

Pada berita lain disebutkan ada kekhawatiran
di Filipina bahwa kapal-kapal Amerika Serikat mengebom dan beberapa pemimpin
telah melarikan diri dari pulau-pulau di Filipina. Kapal-kapal dagang Spanyol
turut membawa mereka ke Singapoera. Sementara itu di Filipina pemberontakan
semakin meluas terhadap kehadiran Amerika Serikat dari Pasifik di kawasan
Filipina.

Apa
yang menyebabkan terjadinya perselisihan antara Amerika Serikat dan Spanyol
muncul karena faktor internal di wilayah koloni-koloni Spanyol seperti di Cuba
dan Filipina. Para pemberontak terhadap Spanyol di Cuba coba membentuk republik
dan juga pemberontakan di Filipina melawan Spanyol yang juga tampaknya disokong
oleh Amerika Serikat.

Militer Spanyol akhirnya melancarkan operasi
militer di Cuba (lihat De grondwet, 31-05-1898). Dalam berita ini juga
disebutkan bahwa armada Amerika Serikat di kawasan Pasifik dekat Filipina
tengah menunggu bantuan untuk melakukan pendudukan di Manila. Militer Amerikan
Serikat turut memberi bantua kepada para pemberontak Cuba.

Pada
masa ini sesungguhnya kerajaan Spanyol sedang melemah, sementara Amerika
Serikat semakin menguat. Jelas dalam hal ini persoalan Spanyol dengan
koloni-koloninya seperti Cuba dan Filipina memiliki banyak salah, yang di sisi
lain Amerika Serikat, boleh jadi atas nama HAM dan demokrasi memanfaatkan
situasi dan kondisi untuk menanamkan pengaruhnya ke wilayah yang lebih luas di
selatan Amerika lautan Atlantik maupun ke barat Amerika di Pasifik. Akhirnya
perundingan antara Amerika Serikat dan Spanyol diadakan di Gedung Putih di
Washington (lihat De Peel- en Kempenbode, 17-08-1898).

Hasil perundingan ini disebutkan pada poin-1
bahwa Spanyol harus menyerahkan Cuba. Sementara pada poin-3 bahwa Amerika
Serikat akan menduduki kota, teluk dan pelabuhan Manila selama pembahasan
perjanjian damai yang akan menentukan masalah otoritas dan administrasi atas
Filipina. Dalam protokol yang akan diterapkan selanjutnya disebutkan bahwa Panglima
Tertinggi Spanyol di Manila untuk pelaksanaan ketentuan Protokol yang berkaitan
dengan pendudukan Manila. Dalam perjanjian ini Amerika Serikat tersirat Presiden
Mac Kinley tidak mengklaim Filipina untuk Amerika, dan juga juga tidak
menyatakan untuk meninggalkannya dan pada kenyataannya, melalui pendudukan ibu
kota, Amerika Serikat mendapatkan kekuatan untuk memutuskan nasib pulau-pulau
itu, atau setidaknya Amerika akan melakukannya. memiliki keuntungan yang
signifikan atas kekuatan lain, jika Amerika Serikat masih menganggap perlu
untuk menguasai semua atau sebagian dari pulau-pulau itu. Perjanjian damai akan
dilakukan di Paris pada bulan September.

Singkat
cerita seperti yang bisa dibaca pada masa kini bahwa penandatangan perjanjian damai
antara Amerika Serikat dan Spanyol diadakan di Paris pada tanggal 10 Desember
1898 yang lebih mengukuhkan Spanyol menyerahkan Filipina kepada Amerika Serikat.
Tentu saja itu tidak mudah bagi Amerika Serikat, sebab ada pihak yang sudah
engakar sejak lama dengan Spanyol yang anti Amerika Serikat. Pendudukan militer
ini akhirnya sejak tahun 1901, pemerintahan militer digantikan oleh pemeritahan
sipil yakni pemerintahan sipil dengan William Howard Taft menjabat sebagai Gubernur
Jenderal yang pertama.

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Amerika Serikat Mempersiapkan
Kemerdekaan Filipina: Jepang Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia

Di
lautan Pasifik, Amerika Serikat tidak hanya mengakuisisi Filipina dan Hawaii
tetapi juga mengusai pulau-pulau yang lainnya seperti Guam dan Palau. Amerika
Serikat menjadi penguasa berkuasa di lautan Pasifik.

Sementara itu Jepang juga mengalami
pertumbuhan dan perkembangan yang cepat. Amerika Serikat mulai mendapat
saingan. Hubungan antara Jepang dan Belanda sejak era VOC menyebabkan Jepang
secara terbuka diterima oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai kawan.
Kapal-kapal Jepang lebih leluasa masuk Hindia Belanda jika dibandingkan dengan
Amerika Serikat. Kapal-kapal Jepang berbasis di Soerabaja yang meiliki jalur
penghubung di Manado. Sementara itu Inggris begitu kuat di India, Semenanjung
Malaka dan Australia.

Pada
tahun 1935 Amerika Serikat memberikan kemerdekaan kepada Filipina. Untuk tetap
memperkuat kedudukannya di lautan Pasifik, Amerika Serikat membangun kekuatan
militer di Hawaii yang ke dalam dapat dianggap sebagai pertahanan untuk Amerika
Serikat di daratan dan ke luar dapat dianggap sebagai ancaman bagi
negara-negaras di Asia.

Perang dingin antara Amerika Serikat dan
Jepang di lautan Pasifik memicu Jepang untuk melakukan invasi ke daratan Asia
dan Asia Tenggara termasuk Filipina yang berada di bawah pengawasan Amerika
Serikat.

Tidak
lama setelah Amerika Serikat memberikan kemerdekaan kepada Filipina, Jepang mulai
menganeksasi beberapa negara di daratan Asia seperti Korea dan China.

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

*Akhir
Matua Harahap
, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok
sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan
Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi
berkebun di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau.
Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu
senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah),
tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis
Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang
dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Hidayat Nurwahid Harap Ahok Dipenjara di Lapas

Sejarah Filipina (17): Miangas Tempo Dulu, Sengketa Antara Amerika Serikat vs Hindia Belanda; Miangas-Rote, Mindanao-Spratly

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Kleynenberg & Co terbitan 1912-1914 (28)

Iklan

Recommended Stories

Martabak Har, Martabak Har Telur Ayam

19.03.2013

10 Resep Praktis Masakan Indonesia Sehari-hari

13.11.2015

Jalan-Jalan di Kota Solo

05.01.2010

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?