tahun 2016 dulu, ah. Sebelum melanjutkan cerita-cerita terbaru hehehe.
Kali ini, review resto namanya Pause dan sepiring nasi goreng
rawon.

rasa resto ini dinamakan pause bukan karena seperti itu artinya.
Melainkan karena lokasinya di Jl. Paus, Rawamangun, Jakarta Timur.
Resto ini juga belum jeda/istirahat. Masih ada sampai sekarang.
Kadang-kadang terlihat cukup ramai kalau dilihat dari
parkirannya.
Suasana Homey di Pause

Kalau dari luar, restonya kelihatan biasa aja. Hanya seperti bangunan
ruko pada umumnya. Hanya agak mencolok dengan warna merah dan
hijaunya. Tetapi, begitu masuk ke dalam, saya merasakan suasana homey.
Gak berasa deh kebisingan dan teriknya Rawamangun di siang hari.

Gak besar juga restonya, Tetapi, bikin saya ingin memotret di setiap
sudutnya. Beberapa dinding dihiasi piring keramik. Ada juga
tulisan-tulisan yang lucu di papan kayu. Kursi-kursi yang mengingatkan
ke rumah zaman dulu. Memang bikin betah suasananya.

Pause memiliki 2 pilihan ruangan, indoor dan outdoor. Area outdoor
ada di depan dan belakang resto. Buat yang merokok, silakan pilih area
outdoor.
[Silakan baca:
Kedai Locale dengan Banyak Pilihan Menu Lokal]
Nasi Goreng Rawon
Kebanyakan menu yang ditawarkan di Pause ada hidangan tradisional
Indonesia. Hidangan barat juga ada, tetapi gak banyak. Uniknya di sini
ada menu percampuran antara barat dan tradisional yaitu Spaghetti
Rawon, Tenderloin Steak Sambal Matah, dan Sandwich Oncom.
![]() | ||
| Sop Iga Bakar, IDR89K |
Kami gak memilih menu-menu unik itu. Pilih menu tradisional aja. Suami
pilih Nasi Goreng Rawon, sedangkan saya memilih Soup Iga Bakar. Keke dan
Nai pilih apa? Mereka gak pada ikut. Lagi jalan-jalan sama kakek dan
neneknya. Jadi kami dikasih kesempatan buat pacaran 😄.
[Silakan baca:
Shabu Tako – Warung Shabu-Shabu Murmer di Rawamangun]
![]() |
| Nasi Goreng Rawon, IDR59K |
Nasi Goreng Rawon buat kami juga udah termasuk unik. Biasanya kan
kalau makan rawon itu pakai nasi putih. Nah ini nasi digoreng dengan
bumbu rawon. Jadi tanpa kuah. Kalau lauknya sih sama lah kayak rawon.
Ada suwiran daging dan telur asin.
Menurut Wikipedia, Rawon adalah masakan Indonesia berupa sup
daging berkuah hitam sebagai campuran bumbu khas yang menggunakan
kluwek. Rawon, meskipun dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur,
dikenal pula oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (daerah
Surakarta).
![]() |
| Lumpia Sayuran, IDR27K |
Camilannya kami pesan Lumpia Sayuran. Isiannya gak hanya sayur. Ada
potongan ayam juga di dalamnya. Cukup pesan 1 porsi camilan aja lah
kalau untuk makan berdua. Biar gak kekenyangan.
[Silakan baca:
Hiroya Japanese Restaurant – Ada Karena Rindu Masakan Ibu]
![]() | ||
|
Minuman di Pause juga ada banyak pilihan. Sahabat KeNai penggemar
minuman tradisional seperti Wedang Jahe dan Wedang Uwuh, di sini ada.
Tetapi, saya lupa nama minuman pesanan kami, kecuali secangkir
Americano.

Pause juga termasuk coffee shop. Ada berbagai pilihan minuman kopi di
sini. Kalau Sahabat KeNai sekadar ingin ngopi sambil cemal-cemil, di
sini juga bisa jadi pilihan.
Di Rawamangun, banyak kuliner kaki lima hingga resto yang enak. Pause
ini salah satunya. Semua makanan yang kami pesan rasanya enak. Gak ada
yang mengecewakan. Suasananya nyaman dan pelayanannya juga ok. Puas
lah kesimpulannya makan di sini. Harus mengulang lagi. Saya juga lagi
kangen sama Nasi Goreng Rawon di Pause. Mengadakan acara halal bi
halal, kumpul keluarga, arisan, dan lain sebagainya juga asik di
sini.
[Silakan baca:
5 Kuliner Nusantara di Rawamangun]
Pause
Jakarta Timur
Telpon: 0881-8191-890
Open Hours: 09.00 s/d 23.00 wib
pause.id
*Permanently closed

















