Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Into the Forest of Fushimi Inari

Explore by Explore
15.02.2018
Reading Time: 12 mins read
0
ADVERTISEMENT
Kami menyusun rencana perjalanan yang cukup lebih rapi di hari ketiga di Kyoto (16/11/2017). Alhamdulillah sudah ngga ada lagi drama nyasar seperti hari sebelumnya. Hari itu kami menjelajah Fushimi Inari, menapaki jejak sejarah Shinsengumi, jalan-jalan di sekitar Gion dan mengakhiri hari di tepi sungai Kamo. 

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Tofukuji Bus stop. Cuaca cukup cerah tapi tetep dingin.
Bus No. 5, jalur bus ke Fushimi Inari


Mendaki Gunung Inari (Inariyama)

Kaki saya sudah mulai lecet dan luka di bagian belakang mata kaki karena terlalu banyak jalan dan juga karena cuaca yang ekstrim sehingga kulit saya mudah kering dan terbuka. Kalau kata Nisa, itu terjadi karena saya malas pakai minyak zaitun dan lotion. Setiap habis mandi —di mana cuma sehari sekali setiap mau tidur, saya langsung pules tidur, udah males mau ngapa-ngapain. Beda dengan Nisa yang rajin banget tiap mau tidur melakukan ritual dulu oles sana-sini. Hehe, next trip gue bakal ikutin gaya lo, Sa. Sumpah, kaki lecet lagi jalan-jalan begini itu ngga enaagh!

Sebab itulah saat kami baru sampai di halte bus Inaritaishamae (halte bus terdekat dari Fushimi Inari), saya langsung ke konbini nyari hansaplast, karena persediaan yang saya bawa dari Indonesia sudah habis. Demi menjaga si kaki agar tetap mau jalan dan nggak manja. 



Fumikiri, penyebrangan rel kereta
Jalan terdekat menuju ke Fushimi Inari ini ada 2, jika naik bus kita berhenti di Inaritaishamae bus stop dan jika kita naik JR kita berhenti di stasiun Inari. Jarak dari halte bus memang lebih jauh dari stasiun JR, tapi lewat sini terasa lebih lokal. Kami melewati fumikiri, penyebrangan rel kereta yang banyak ada di Jepang, dan melewati kanal kecil yang kerasa Jepang banget. Saat kami melewati Fumikiri, di kepalaku entah kenapa keputer ending soundtrack nya 5 centimeters per second. Bagi yang pernah nonton film karya Makoto Shinkai ini pasti ngerti. The railroad scene really breaks my heart. 
Apa yang membuat Kyoto lebih padat turis dibanding Tokyo? Jawabannya bisa kita lihat dari dua foto di atas. Pelancong yang ada di Kyoto ternyata juga di dominasi oleh pelajar-pelajar SMP dan SMA di Jepang. Kalau sudah agak siang, padatnya kota Kyoto bisa bikin kepala pusing, nggak kebayang kalau pas musim panas. 
Ritual Misogi, menyucikan diri dengan membasuh tangan dan berkumur dengan air.
O-mikuji
Kami tiba masih pagi, sekitar jam 9. Suasana ramai di depan kuil masih didominasi oleh mereka para pelajar. Ada yang melakukan ritual Misogi, yaitu menyucikan diri dengan mencuci tangan dan berkumur di Temizuya (sumber air yang biasanya berada di dekat kuil) lalu berdoa. Ada juga yang mengikat O-mikuji, selembar kertas yang berisikan ramalan yang biasanya diambil secara random setelah berdoa dan memasukkan uang receh. Jika ramalannya baik, kertas Omikuji ini mereka simpan, jika ramalanya buruk mereka mengikatnya seperti foto diatas. 

Penyewaan kimono di Fushimi Inari
Tadi nya Nisa udah niat banget pake kimono selama di Kyoto. Yakin naik gunung mau pake ini?
Persiapkan diri terutama mental sebelum memasuki Fushimi Inari, karena kita akan menaiki ribuan anak tangga. Jangan tertipu dengan foto-foto yang beredar di dunia maya. Sesungguhnya foto yang beredar itu hanyalah foto bagian gerbang (Torii) nya saja. Kuil utamanya sendiri berada di puncak Inariyama. Dan untuk mencapai kesana, butuh banyak waktu karena selainnya jalannya semakin menanjak, di sepanjang Torii kita pengennya foto-foto melulu 😀 
The famous scene in Memoirs of Geisha
Sebetulnya kalau kami punya banyak waktu, mendaki Inariyama ini bukanlah hal yang sulit. Apalagi kita berangkat pagi-pagi dan cuaca juga enak karena masih musim gugur. Ngga bakal berkeringat deh. Melihat pohon di kanan-kiri yang hijau juga membuat hati terasa lebih tentrem. Pernah denger cerita dari salah seorang teman kalau di sini malam hari juga dibuka. Serem ngga sih? 
Hello, there…
Kami berdua hanya mampu berjalan sampai ke spot ke 7, atau sudah tiga seperempat perjalanan (yang saya baru tahu setelah ngecek peta di Google). Nisa masih kuat untuk meneruskan, tapi kaki ku sudah semakin lecet dan perut keroncongan. Sudah hampir dua jam kami mendaki. Kita belum foto-foto lho, Sa. Belum lagi turunnya. Mau sampai jam berapa kita dibawah? Nisa pun nyengir. Yang penting foto, bukan puncaknya kan. 

ADVERTISEMENT
Katanya lebih genic bagian sisi yang ada tulisan kanji nya.
Untuk bisa dapat foto dengan latar belakang Torii yang sepi kita harus mau naik lagi dan naik lagi, karena semakin ke atas semakin sedikit pengunjung.  
Eh masih ada tangga lagi
Torii yang dalam bahasa Jepang dalam tulisan kanji 鳥居 berarti sarang burung, adalah gerbang yang umumnya ditemukan di setiap bagian pintu masuk sebuah kuil. Torii yang berdiri kokoh di sepanjang jalan menuju kuil ini adalah sumbangan dari orang atau suatu badan sebagai tanda rasa syukur dan harapan untuk keburuntungan di masa depan. 

Tulisan kanji yang ada di belakang Torii ini yang membuat nya memiliki sisi seni yang menawan. Saya sendiri ngga bisa baca nya (cuma bisa baca hiragana itu pun lupa-lupa ingat). Tulisan kanji yang ditulis dengan tinta hitam ini menandakan seni kaligrafi Jepang masa lampau yang artistik. 
Torii ini lah yang membedakan antara kuil (shrine) dan vihara (temple). Fushimi Inari sendiri adalah kuil Shinto yang terletak di Inariyama. Inari dipercaya sebagai dewa kemakmuran dalam ajaran Shinto yang membawa berkah bagi hasil panen. Di semua kuil yang ada di Fushimi Inari ini akan banyak ditemukan rubah (fox) yang merupakan simbol Inari. 
Try find Son Goku from Dragon Ball!
“Zawa zawa” Kaiji when expressed his uneasiness
Yang membuat Fushimi Inari unik berbeda dengan kuil Shinto lainnya adalah O-mikuji nya yang berbentuk rubah dan terbuat dari kayu, karena biasanya O-mikuji terbuat dari lembaran kertas. Di sini saya perhatikan si rubahnya digambar lucu-lucu seperti yang ada di karakter manga dan anime. Kreatif!
Temizuya

Semakin ke atas, view kota Kyoto akan semakin terlihat jelas.
Anyway these two kids make me jealous. This cold breeze makes me wanna hug his pot belly!
Onii-chan…
Di beberapa persimpangan Torii terdapat kuil-kuil kecil yang dijadikan tempat persinggahan. Di beberapa spot juga ada kafe kecil dimana kita bisa menumpang beristirahat dan mengisi perut. Semakin ke atas kita akan disuguhi lanskap kota Kyoto. Di sinilah saya memutuskan untuk berhenti naik lagi, dan Nisa melanjutkan perjalanannya. 

Kami janjian, saya menunggunya di sini. Sambil menunggu Nisa yang udah naik dan ngga keliatan  lagi penampakannnya, saya mencoba mengeksplor sekitar. Saya menyadari di atas sini Momijinya sudah banyak yang memerah, tidak seperti di bawah tadi banyak yang masih hijau. 

The historical gates sync beautifully with the Ginko leaves.
Sepertinya ngga sampe dua puluh menit, Nisa udah balik lagi. “Udah sampe puncak belum?” Tanya saya. Ia jawab, “Belum, Ken. Kayaknya gue nyasar deh.” Tawa kita pecah. Perut kita keroncongan. 
Dango
Taiyaki

Yakitori (crab stick)
Takoyaki !
Kami puas foto-foto sambil menuruni anak tangga. Tujuan kita setelah ini adalah memuaskan isi perut dengan jajan di sepanjang jalan yang ada di gerbang samping Fushimi Inari. Jadi kalau misalnya kamu naik kereta yang menggunakan JR (Nara Line), coba pas mau pulang kamu lewat arah sebelah kanan, mampir saja sebentar buat jajan-jajan lucuk. Kami cuma berani nyobain Takoyaki sama Taiyaki karena udah yakin sama kehalalannya. Selain jajan, sejujurnya saya kepingin beli topeng nya Gin, karakter dalam film Hotarubi no Mori e (karenanya judul tulisan saya ngutip dari film ini, hehe), tapi harganya tak masuk akal dan ngga rela karena masih banyak yang belum kebeli. Jadi ku bawa pulang fluffy coin pouch rubah yang lucu ini sebagai kenangan bahwa aku pernah berada di sana. 
A fleeting moment together remains forever in memories and in the heart.
Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

[Jajan] Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku Seminyak, Kenikmatan yang Mengguncang Jiwa

Sore di Kampung Bugis Teluk Betung

Sore di Kampung Bugis Teluk Betung

Iklan

Recommended Stories

Gerakan kapal-kapal perang Sekutu menuju Balikpapan, 1945

07.11.2023

Tantangan KBB # 14 – White Bread

29.11.2009

Sebuah rumah tradisional Batak di awal abad ke-20

05.02.2016

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?