
“The Gigs that changed Music industry in Manchester”






Gigs menjadi hal yang sangat umum di Manchester, hampir setiap sudut kota ini di penuhi oleh poster –poster gigs musik rock ala tahun 70 – 80an.


![]() |
| Foto di depan Salford Lads Club yang pernha muncul di cover album The Smiths |
Experience the Roller Disco
Rupanya Roller Disco sudah cukup popular di Manchester. Tepat di sebrang Radisson Blu Hotel ada sebuah bar bernama La Rolla Disco, dengan konsep berjoget menggunakan roller blade. Terdapat area kecil dimana pengunjung bisa berjoget dengan alunan musik disko. Kebanyakan yang datang kesini berkostum warna-warni ala disko, jadi biar gak salah kostum, kalian juga bisa ikutan berpakaian heboh 😀

Records Shop and Vinyl Paradise
Keberadaan Picadilly record sebagai The world’s best independent record shops menjadikan Manchester sebagai Music Enthusiast paradise. Bukan hanya Picadilly records, di sepanjang Oldham Street, Manchester juga banyak terdapat record shop yang menjual mulai dari piringan hitam hingga CD.



Masih dekat dengan area Picadilly records, terdapat sebuah toko 3 lantai yang menjual semua merchandise tentang British Music dari mulai kaos band, pin, patch hingga poster. Harga satu kaos band berkisar GDP 20-40.




Kalau menginap di Radisson Blu akan dapat view kamar langsung ke town hall Manchester yang sekilas mirip dengan Big Ben. Town Hall ini adalah salah satu ikon Manchester. Dahulu gedung ini di anggap terlalu megah untuk sebuah gedung pusat pemerintahan, tapi semakin bergesernya waktu, bangunan ini menjadi simbol dari kota Manchester.

![]() |
| View langsung ke Town Hall dari jendela kamar Hotel Radisson Blu |
![]() |
| Midland Hotel, tempat pertama kali David Beckham dan Victoria berkencan. |
Cheers,
Kadek Arini








































