Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Mengenal Masjid Masjid Tua Jakarta (Bagian 2)

Explore by Explore
17.06.2017
Reading Time: 11 mins read
0
ADVERTISEMENT
Lima Masjid Masjid Tua di Jakarta Bagian 2 ; (6). Masjid Al-Arif Pasar Senen
(1695), (7).
Masjid Al-Ma’mur Tanah Abang (1704 ) Jakarta Pusat, (8). Masjid Jami’ Al-Mansyur Sawah Lio, Jakarta (1717), (9). Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta (1736), (10). Masjid
Kampung Baru Pekojan (1748) Jakarta Barat.
Melanjutkan posting bagian pertama, berikut ini adalah
lima masjid masjid tua di Jakarta berikutnya dimulai dari urutan ke enam hingga
ke sepuluh. Dari enam masjid tua berikut ini, Masjid Al-Arif di Pasar Senen
merupakan masjid tertua dari empat lainnya, dibangun pada abad ke 17 masehi,
disusul kemudian oleh empat masjid lainnya yang dibangun di abad k3 18 masehi.
 
6. Masjid Raya
Al-Arif Jagal Senen

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Masjid Raya Al-Arif Jagal Senen merupakan salah satu
masjid tertua di Jakarta yang berada di kawasan Pasar Senen Jakarta Pusat.
Pekarangan masjid ini menjadi salah satu tempat parkir paforit bagi para
pengguna kendaraan roda dua. Masjid ini diperkirakan dibangun pada abad ke 17
oleh seorang bangsawan kesultanan Gowa (Sulawesi Selatan) Upu Daeng Arifuddin,
dan nama beliau kemudian di abadikan sebagai nama masjid ini.

Pada mulanya masjid ini disebut Masjid Jami Jagal
Senen, Karena memang dibangun ditengah tengah perkampungan para tukang jagal
hewan ternak di pasar Senen, baru kemudian di tahun 1969 namanya diganti dengan
nama Masjid Raya Al-Arif Jagal Senen.  Masjid
ini didirikan oleh seorang pedagang dari Bugis, Upu Daeng H Arifuddin bersama
dengan masyarakat setempat sekitar tahun 1695. Selain untuk syiar Islam, juga
sebagai tempat beribadah para pedagang, masyarakat dan perantau. Dengan dana
seadanya ditambah sumbangan para jamaah, masjid itu akhirnya berdiri dengan
nama Masjid Jami’ Kampung Jagal.

Masjid Al-Arif Pasar Senen

Upu Daeng Arifuddin, dikenal sebagai keturunan Raja
Goa dan juga pejuang yang disegani saat melawan kolonial Belanda. Arifuddin
wafat pada tahun 1745. Makamnya terletak di bagian barat masjid. Ada pula makam
empat sahabat Arifuddin. Masjid ini pernah direnovasi atas sumbangan pengusaha
garmen asal Pondokkopi, Jakarta Timur, sebesar Rp 400 juta. Masjid Al-Arif
sempat terancam dibongkar pada tahun 1969 oleh Gubernur DKI Jakarta Ali
Sadikin, yang berniat melebarkan area Pasar Senen.

7. Masjid Al-Ma’mur Tanah Abang (1704 ) Jakarta Pusat

ADVERTISEMENT
Maulana Hasanuddin bukanlah satu satunya yang pernah
melakukan penyerbuan ke Batavia. Sultan Agung dari Mataram pun pernah dua kali
melakukan penyerbuan ke Batavia pada tahun 1628 dan 1629. Sisa sisa pasukan
Mataram ini tidak semuanya kembali ke wilayah Mataram, sebagian menetap diluar
tembok kota Batavia.

Masjid Al-Ma’mur Tanah Abang pertama kali dibangun
pada tahun 1704 oleh bangsawan Kerajaan Islam Mataram pimpinan KH Muhammad
Asyuro. Masjid Jami’ Al-Makmur Tanah Abang bukanlah satu satunya masjid di kota
Jakarta yang dibangun oleh pasukan Mataram, selain masjid ini ada Masjid Jami
Al-Mansyur di Jembatan Lima dan Masjid Jami’ Matraman yang juga dibangun oleh
pasukan Mataram.


Masjid Al-Ma’mur Tanah Abang
Kini
masjid yang seumur dengan sejarah keberadaan Tanah Abang ini terkepung oleh
hingar bingar pusat perdagangan Tanah Abang, Di kiri kanan masjid jami ini
sudah tidak ditemukan lagi perumahan penduduk karena hampir seluruh daerah
sekitarnya menjadi pusat kegiatan bisnis. Halaman depan masjid ini bahkan sudah
tergerus dalam arti sebenarnya oleh perkembangan pusat bisnis Tanah Abang, pekarangan
depannya habis dipakai untuk pelebaran jalan dan disesaki oleh para pedagang
dan parkir kendaraan.
 
8. Masjid
Jami Al-Mansyur Kampung Sawah Lio (1717), Jakarta Barat

Maulana Hasanuddin bukanlah satu satunya yang pernah
melakukan penyerbuan ke Batavia. Sultan Agung dari Mataram pun pernah dua kali
melakukan penyerbuan ke Batavia pada tahun 1628 dan 1629. Sisa sisa pasukan
Mataram ini tidak semuanya kembali ke wilayah Mataram, sebagian menetap diluar
tembok kota Batavia. Salah satu diantaranya adalah Pangeran Cakrajaya, salah
satu putra beliau bernama Abdul Malik kemudian mendirikan
Masjid Jami’ Al-Mansyur di
kampung Sawah Lio Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat
pada tahun 1130 Hijriah atau tahun 1717 Miladiyah, 69 tahun setelah berdirinya
Masjid Al-Anshor oleh Muslim India di Pekojan.


Masjid Jami Al-Mansyur Sawah Lio
Tiga abad
setelah berdiri, Masjid Al-Mansyur ini menjadi saksi dari kiprah pahlawan nasional
KH. Mohammad Mansyur yang
namanya kemudian di abadikan sebagai nama masjid Jami bersejarah ini.
Di masa awal setelah proklamasi
kemerdekaan, masjid ini digunakan
oleh KH. Muhammad Mansur sebagai
tempat mobilisasi pejuang sekitar Tambora
untuk melawan Belanda, Sebuah pertempuran frontal pernah
terjadi di muka masjid
antara
pejuang RI yang berlindung di masjid dengan tentara NICA yang kala itu masuk
dari Pelabuhan Sunda Kelapa bergeser ke selatan menuju daerah Kota lalu
menyebar ke sekitar Tambora.


Baku tembak
itu dipicu oleh tindakan berani KH. Mohammad Mansur mengibarkan bendera Merah
Putih di atas kubah menara masjid
ini. Sesudah peristiwa tersebut KH. Muhammad Mansur lalu
dipanggil ke Hofd Bureau
(Polsek) untuk diadili dan ditahan atas tindakannya itu. KH. Muhammad Mansur wafat pada
t
anggal 12 Mei 1967.
Pada t
ahun 1980 berdasarkan
SK Mendikbud serta SK Gubernur DKI,
Masjid Jami’ Al-Mansyur di daftarkan sebagai cagar budaya.


Masjid Kramat Luar Batang
9. Mesjid
Luar Batang (1736)

Masjid Keramat Luar Batang atau Masjid Luar Batang
diperkirakan berdiri pada tahun 1736, Sembilan belas tahun setelah Abdul Malik
mendirikan
Masjid Jami’ Al-Mansyur di
Jembatan Lima. Lokasi Masjid Luar Batang ini berada di luar tembok kota
Batavia, meski tidak telalu jauh dari benteng VOC. Tidak ada angka yang benar
benar pasti mengenai tahun berdirinya masjid ini, angka tahun 1736 tersebut
merupakan rangkuman dari berbagai laporan dan berita mengenai masjid ini, baik
dari catatan pelaut Cina maupun dari berita berita kotan Batavia.

Masjid Luar Batang
tidak bisa dilepaskan dari Alhabib Husein bin Abubakar bin Abdillah Al ‘Aydrus,
ulama besar tanah Betawi yang berasal dari Hadramaut (Yaman). Nama masjid ini
diberikan sesuai dengan julukan Habib Husein, yaitu Habib Luar Batang. Semasa
hidupnya beliau sangat disegani oleh pemerintah Kolonial Belanda. Beliau wafat
dimasa penjajahan Belanda pada tanggal tanggal 24 Juni 1756 dan sejak masa itu
kawasan Masjid dan makam Habib Husein di Luar Batang ini dikenal dengan sebutan
Keramat. Sebutan yang sama pun digunakan oleh Belanda untuk menyebut makam
tokoh tokoh Pergerakan Islam Indonesia di berbagai Negara Jajahannya termasuk
di Afrika Selatan.


Masjid Kampung Baru Pekojan
10. Masjid
Kampung Baru Pekojan (1748) Jakarta Barat

Se-abad setelah pembangunan Masjid Al-Anshor di jalan
Pengukiran, kelurahan Pekojan dan 12 tahun setelah Habib Husein membangun
Masjid Luar Batang,
Muslim India di Batavia membangun masjid kedua mereka di jalan jalan Bandengan,
masih di wilayah kelurahan Pekojan. Masjid kedua tersebut dikenal dengan nama
Masjid Jami Kampung Baru. Dibangun oleh Syeik Abubakar yang
merupakan salah satu saudagar muslim India yang tinggal di kawasan tersebut
pada
tahun 1748.
Pembangunan Masjid ini dikarenakan tidak memadai nya lagi masjid Al-Anshor di
Jalan Pengukiran untuk menampung Jemaah yang semakin meningkat.
 

Komunitas Muslim India di Batavia mendapatkan peluang
bisnis yang lebih leluasa paska peristiwa berdarah pembunuhan massal orang
orang Tionghoa di Batavia pada tahun 1740. Peningkatan bisnis tersebut diiringi
dengan bertambahnya jumlah komunitas muslim pedagang yang datang dari India ke
Batavia.
Dalam sebuah
karangan Belanda pada tahun 1829 masjid kamp
ung Baru ini disebut sebagai Moorsche
Tempel (Kuilnya orang orang Moor).
Tentang penyebutan ini telah
dibahas sebelumnya pada Sub judul Masjid Al-Anshor.*** bersambung ke bagian 3.

————————————-

Baca
Detil Artikel masing masing masjid nya berikut

Masjid Al-Arif Pasar Senen

Masjid Al-Ma’mur Tanah Abang

Masjid Jami’ Al-Mansyur Sawah Lio

Masjid Luar Batang, Penjaringan
Masjid Kampung Baru Pekojan
Silahkan untuk di copy paste dengan mencantumkan link ke bujangmasjid.blogspot.co.id
Tags: Alamat MasjidInfo MasjidMasjidMusolahTempat IbadahTempat Sholat
ShareTweetPin
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Sejarah Bogor (15): Gemeente Buitenzorg Dibentuk 1905; Wali Kota Pertama A. Bagchus Diangkat Tahun 1920

Inilah Daftar Tempat Wisata Terbaru Paling Hits dan Kekinian di Malang

Iklan

Recommended Stories

Mari Berjalan di Jembatan Akar

Mari Berjalan di Jembatan Akar

24.04.2012

JANGAN BERANI MENGATAKAN SESEORANG MASUK SURGA

24.10.2016
Ayo Jelajahi dan Tengok Eloknya Desa Wisata Sumatra Barat (Part 2)

Ayo Jelajahi dan Tengok Eloknya Desa Wisata Sumatra Barat (Part 2)

08.11.2020

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?