Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Serak Gulo, Tradisi Ratusan Tahun Muslim India Padang dan Hanya Ada 3 di Dunia

Explore by Explore
10.03.2017
Reading Time: 10 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT

Suasana jalan Pasa Batipuh
sore itu agak berbeda dari biasanya. Banyak masyarakat yang berkumpul di depan
Masjid Muhammadan. Padahal salat Ashar telah berlalu. Semakian sore, semakin
ramai tempat ini. Saat itu saya tidak sendiri, bersama bang Emen, bang Rian, Dedet
dan Tulus. Terlihat juga  rekan-rekan
wartawan yang sedang bercengkerama sembari menyandang kamera ditangannya. Bahkan
ada Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang dan jajarannya.

Hari itu, saya dan masyarakat lainnya hadir memadati tempat ini. Kami memiliki
tujuan yang sama untuk menyaksikan secara langsung prosesi Upacara Serak Gulo yang
telah menjadi tradisi tahunan oleh masyarakat muslim India di Kota Padang.
Saya sudah lama ingin melihat
tradisi ini, tapi belum juga tercapai. Kesempatan baik itu berhasil saya
manfaatkan. Memang informasi penyelenggaran kegiatan ini tidak begitu banyak
orang yang tahu. Meski tanggal kegiatannya sudah pasti.
Serak Gulo, Cuma Ada 3 Di Dunia, Salah Satunya di Kota Padang

Serak gulo atau dalam bahasa
Tamilnya Sinni Fottu yang berarti pelemparan gula ini merupakan salah satu identitas perpaduan keagamaan dan
budaya dari masyarakat keturunan India yang berada di Kota Padang. Tradisi ini sudah berlangsung ratusan tahun diperkirakan sejak abad ke-17.

Tradisi ini untuk memuliakan hari kelahiran seorang ulama besar India
yang bernama H.Imam Saul Hamid yang dianggap sebagai Wali Allah. Semasa
hidupnya Imam Saul Hamid sangat pemurah dan suka memberi kepada siapa saja
terutama yang membutuhkan sehingga masyarakat setempat memperingati hari
lahirnya dengan acara Upacara Serak Gulo.

Upacara ini merupakan sebuah ungkapan rasa hormat, terima kasih dan
permohonan dan cinta kasih pada seorang Wali Allah yang merupakan orang keramat
di Kota Nagur Syarif. Tradisi ini tidak
hanya berkembang di daerah asalnya tetapi juga menyebar keberbagai daerah
lainnya di India.

Masjid Muhammadan

Pelaksanaannya di lakukan setiap tanggal 30 Jumadil Awal sampai 10
Jumadil Akhir. Di Dunia hanya ada tiga tempat yang menyelenggarakan tradisi serupa, pertama tentu di Darga, India, kedua di Kota Padang yang berlangsung di Masjid
Muhammadan serta terakhir di Singapura.

Bagi masyarakat muslim keturunan India di Kota Padang, pelaksanaan
tradisi ini media edukasi untuk
terus menjaga tradisi nenek moyangnya kepada generasi berikutnya, sebagai
peringatan dan rasa hormat terhadap ulama besar Imam Saul Hamid. Selain itu
untuk melaksanakan nadzar serta
sebagai sarana menjalin tali silaturahmi antar masyarakat. 



Prosesi Upacara Serak Gulo

Masyarakat muslim keturunan India

Proses Serak Gulo dilakukan sesudah salat Ashar dan selesai sebelum masuknya waktu salat Magrib
datang. Upacara serak gulo dalam pelaksanaan dibagi
dalam tiga bagian yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan penutup.

Tahap awal dari rangkaian upacara serak gulo dimulai dari pembungkusan
gulo yang telah dibawa dari rumah masing-masing oleh masyarakat muslim
keturunan India. Kemudian dibungkus menggunakan kain perca yang berwarna warni
dengan ukuran 100 gram hingga 500 gram.

Seorang lelaki muslim keturuan India sedang meletakan gula yang telah diberikan masyarakat sebelum prosesi Serak Gulo dimulai

Tiap masyarakat yang menjadi peserta dalam upacara ini memberikan gulanya kepada panitia pelaksana secara sukarela. Gula yang digunakan berupa gula pasir. Tidak ada ketentuan untuk jumlahnya, sesuai dengan keinginan dan nadzarnya. Setelah semua gula terbungkus dengan rapi dan disimpan di salah satu rumah warga yang telah ditunjuk.

Ibu-ibu sedang memasukan gula ke dalam kain perca

Saat saya tiba di lokasi sudah tertumpuk bungkusan gula tersebut. Meski demikian, saya juga sempat melihat prosesi pembungkusan gulanya. Bahkan hingga proses puncak Upacara Serak Gulo saja, saya masih melihat
beberapa warga yang membawa gula untuk dibungkus.

Air Asam
Amiang

Memasuki acara puncaknya, gula
yang telah dibungkus tersebut dibacakan doa-doa dan memanjatkan bacaan shalawat nabi oleh
pemuka agama dan adat di sini. Kemudian para peserta yang telah mengikuti doa
ini akan diberikan air asam dan ampiang yang telah tersedia. Selanjutnya
berlangsung pemasangan tali yang melintang di antara dua menara masjid dan dibentangkan bendera yang berwarna hijau
dengan lambang bulan dan bintang.

Pemasangan bendera hijau berlambang bulan dan bintang
Persiapan 

Pelahan namun pasti masyarakat
sekitar mulai ramai memadati depan Masjid Muhammadan. Saat itu pula Walikota Padang tiba. Kemudian bungkusan gula tersebut dimasukan ke dalam karung dan dibawa ke
atas kanopi masjid. Setelah selesai semuanya, dilanjutkan kembali dengan berdoa dan
memanjatkan bacaan
shalawat
nabi oleh pemuka agama dan adat setempat.

Usai berdoa. Dimulai lah acara
puncak Serak Gulo tersebut. Menariknya
tidak hanya masyarakat India saja, tapi ada juga dari etnis lain yang turut
ikut memeriahkan tradisi ini, dari warga Minangkabau dan Tiongkok. Para peserta
tradisi ini sudah mempersiapkan kantong plastik dan karung kecil untuk
menyimpan hasil gula yang telah diperolehnya.

Berdoa sebelum mulai upacara Serak Gulo

“Bismilahirahmanirahim, Mulai..” begitu kiranya aba-aba prosesi puncak Upacara Serak gulo.

Masyarakat yang menjadi peserta tradisi ini sudah bersiap-siap dengan
menangkat kedua tangannya. Pantia mulai melempar satu per satu gula. Ada yang
melemparnya ke arah kiri, ke kanan bahkan ke tengah. Pokoknya ke segala
penjuru.

Saya mengambil posisi di depan masjid bersama Tulus dan Bang Rian. Tapi kami
tidak masuk ke dalam kerumunan orang-orang itu, sengaja mencari tempat yang aman. Kabarnya bila
kena kepala lumayan sakit juga. Dedet mengambil video di lantai dua tempat saya
berada. Sedangkan Bang Emen sepertinya berada dalam kerumuman sebab tidak
terlihat.

Walikota Padang turut ikut dalam tradisi Serak Gulo

“Lempar kemari pak Wali”

“Kasiko Pak”

Teriakan masyarakat yang meminta agar gulanya dilempar ke arahnya
menjadi percakapan yang sering terdengar kala itu. Suara bising dan jatuhan gula yang mengenai kaca rumah dan atap begitu terdengar sekali. Sesekali ada gula yang
menuju tempat saya berdiri dan untungnya saya memperoleh 2 bungkus gula ini. Alhamdulillah.
Serak Gulo ini merupakan acara yang di tunggu-tunggu oleh
pengunjung dan penadzar, sebab ada keyakinan dalam masyarakat keturunan India
kalau gula yang dilemparkan oleh panitia dari atap masjid tersebut mengandung
kekuatan magic yang dahsyat. Hal ini membuat setiap peserta dan penonton
yang  hadir dalam acara ini akan berusaha
sekuat tenaga untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya bungkusan gula.

Meriahnya upacara Serak Gulo
Serak Gulo selalu dipadadi masyarakat



Sebuah kiriman dibagikan oleh Kota Tua Padang (@padangheritage) pada Peb 27, 2017 pada 4:23 PST





Penutup Upacara Arak Cendana

Acara penutupannya akan berlangsung upacara Arak Cendana yang merupakan prosesi terakhir dari perayaan
upacara Serak Gulo yang berlangsung pada 10 Jumadil Akhir untuk memperingati
kematian ulama Islam asal India, H.Imam Saul Hamid. 
Kegiatan ini dengan membacakan
shalawat sambil membawa serbuk dari kayu cendana yang kemudian dioleskan ke
wajahnya. Sekaligus kegiatan Morre
atau mendoa untuk para leluhur sesuai yang diminta penadzar yang ditujukan
kepada kaum kerabat yang telah meninggal dunia. Kegiatan ini masih dipusatkan di
Masjid Muhammadan.

Baca: Jelajah Kota Tua Padang Bersama Padang Heritage
Menuju Festival Serak Gulo


Senja di Masjid Muhammadan

Bagi saya tradisi Serak Gulo ini sangat menarik dan mengesankan. Tidak pernah juga saya merasakan berada di antara orang-orang yang memiliki paras India dan saat
prosesi Upacara Serak Gulo ini saya dapat menjumpainya. Serasa di film India, sebab
nuansa budaya India-nya begitu kental sekali.

Meski upacara Serak Gulo ini sebuah kegiatan tahunan, tapi dapat menjadi
media pembelajaran bagi generasi muda dalam menjaga tradisi leluhurnya
dan menjaga tali silaturahmi sebagai bentuk kerukunan antar umat. Meski perkembangan
zaman yang begitu cepat dan menuntut segalanya untuk beradaptasi, hal ini termasuk juga tradisi Upacara Serak Gulo ini.

Tidak terasa sekitar 30 menit prosesi Upacara Serak Gulo ini berlangsung.
Begitu cepatnya, padahal prosesi awalnya cukup panjang sekali. Perlahan langit
yang semula biru menjadi lebih gelap. Lembayung senja telah tiba. Artinya azan  Magrib akan berkumandang. 
Selfie dengan Walikota Padang

Masjid ini sudah
mulai sepi yang tersisa hanya para awak media tengah wawancara tetua adat dan pimpinan pemerintah kota yang hadir. Sebelum
pulang, kami pun menyempatkan berselfi ria dengan Walikota Padang dan Kepala
Dinas Pariwisata Kota Padang.


Ternyata Upacara Serak Gulo ini memberikan kesan
tersendiri bagi saya. Sensasinya luar biasa dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Semoga tahun depan,
semakin meriah dan menjadi agenda pariwisata di
kawasan Kota Tua Padang.
 Menjadikan Festival Serak Gulo.


Selfie dengan Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang
*** Tulisan ini lanjutan dari cerita Masjid Muhammadan dan Kampung Keling, Kehidupan Masyarakat Muslim Keturunan India di Kota Padang.
Referensi:
(1) Refni Yulia. Serak Gulo; Antara Identitas dan Kebudayaan dalam Masyarakat Keturunan India di Padang. Artikel Internet. Diakses Februari 2017.
(2) Foto-foto koleksi pribadi.
————————————————————————————————————————————————————
©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan dan foto ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.
Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetSendShare
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post
Waspada Ghurur (Sifat yang Menipu Empunya)

REVIEW : KONG: SKULL ISLAND

Jobdesk Financial Advisor di Perusahaan Asuransi, Tugas dan Tanggung Jawab

Iklan

Recommended Stories

Langkah Mudah Bikin Blog Iklan Baris wordpress Sederhana?

18.05.2010
Surat Terbuka untuk Menteri Agama, Tere Liye : “Mundur,Bro”

Surat Terbuka untuk Menteri Agama, Tere Liye : “Mundur,Bro”

24.03.2019
Pemikiran Dan Dakwah Ideologis

Pemikiran Dan Dakwah Ideologis

02.07.2016

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?