Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Banjir Sungai Kedungbener 2014

Explore by Explore
19.03.2015
Reading Time: 6 mins read
0
Kemenag Buka Seleksi Anggota Badan Pelaksana dan Dewan Pengawas BPKH
ADVERTISEMENT
Banjir Alian 2014
Hallo, jumpa lagi ya
kita. Kali ini mau bahas sedikit tentang Sungai Kedungbener. Sungai ini
belakangan santer didengar pascabanjir bandang di kecamatan Alian beberapa
waktu lalu.ย 
Saya sebagai warga kecamatan Alian terutama desa Kalirancang sudah
tak asing dengan sungai yang satu ini.ย 
Dahulu, sungai ini setia menjadi tempat
saya dan juga teman teman saya bermain. Kami biasa bermain pasir ditepian sungai maupun berenang kesana kemanari.ย 


Ya saat masih duduk di bangku SD, setiap
pulang sekolah, saya dan teman teman sering mandi di sungai Kedungbener ini. Tak seperti
sekarang, dahulu sungai ini penuh dengan kedung (palung). Palung palung tersebut memilki
kedalaman bervariasi sekitar 1 – 5 meter. Airnya
ย sangat jernih. Saking jernihnya setiap kali menyelam akan terlihat lubang
lubang kepiting di tebing palung. Dasar Sungai Kedungbener di desa saya berupa pasir bukan batu seperti dihulu (Desa Krakal keatas).


Soal bencana, saya
kira sudah biasa Sungai Kedungbener ”marah-marah”. Setiap kali hujan turun sungai
ini akan meluap membanjiri bantarannya. Volume air sungai normal dengan saat banjir datang bisa berlipat lipat naiknya. Soal kejadian banjir, Sungai Kedungbener selalu atau mungkin tiap tahun pasti banjir, maksudnya banjir sampai meluber ke bantaran sungai. Setiap musim hujan bisa 3-4 kali sungai ini menggenangi hingga merendam rumah penduduk dan jalan raya.


Banjir Sungai Kedungbener


Nah, untuk kejadian banjir
besar yang sampai merendam banyak rumah warga serta banyak memutus akses jalan kecamatan/ dibantarannya saya perhatikan pernah terjadi tahun
2006, 2008, 2010, 2012 dan kemarin (2014). Memang dari dampaknya banjirย  tahun ini yang
paling parah dari kejadian sebelumnya.



Banjir 2014 merendam ratusan rumah, 10 sekolah serta merusak tanggul-tanggul dibantarannya. Hampir semua desa yang dilintasinya mengalami banjir dengan dampak atau ketinggian bervariasi. Semuanya ada di tiga kecamatan berikut:


  • Kecamatan Karangsambung
  1. Desa Wadasmalang
  2. Desa Plumbon
  • Kecamatan Alian
  1. Desa Krakal
  2. Desa Kalirancang
  3. Desa Sawangan
  4. Desa Wonokromo
  5. Desa Seliling
  6. Desa Surotrunan
  7. Desa Bojongsari
  • Kecamatan Kebumen
  1. Desa Bandung
  2. Desa Candimulyo
  3. Desa Tanahsari
  4. Desa Sumberadi
  5. Desa Rawareja
  6. Desa Wonosari
  7. Desa Jatisari
  8. Desa Mengkowo
Saya mempunyai acuan sendiri
jika air banjir sudah masuk ke Mushola (Dusun Kalisetra, Desa Kalirancang, Kecamatan Alian, Kebumen) pasti kejadian banjir tersebut adalah banjir besar. Dan tentunya wilayah atau tempat lain sudah mengalami banjir tinggi. Tahun 2006, 2010,
dan kali ini saja banjir bisa masuk ke mushola setinggi 30 cm. Diberitahukan bahwa letak
mushola tersebut sudah lebih tinggi dari jalan raya dengan ketinggian 1 meter. Jadi saat banjir kemarin ketinggian ketinggian
banjir di jalan raya mencapai 1 meter dan bantaran sungai mencapai 2 meter.ย 



Peta langganan genangan banjir di Dusun Kalisetra

Di Dusun Kalisetra banjir merendam di tengah dusun (bisa lihat peta). Ditengah dusun itu terdapat sebuah kalen/ sungai kecil yang menjadikan kawasan sekitarnya nampak ”cekungan”. Jika Sungai Kedungbener sedang banjir maka air dari kalen tersebut kerap tertahan dan akhirnya menggenang. Akibatnya banjir semakin menjadi-jadi hingga naik ke jalan raya. Di daerah tersebut rumah warga memiliki pondasi rumah setnggi 1-4 meter dari dasar kalen untuk menghindari air masuk kedalam rumah.ย 


Banjir selalu akan menggenangi jalan raya di wilayah ini sepanjang 100 meter. 100 meter juga jarak jalan yang menghubungakn Desa Krakal dengan Kota tersebut dengan Sungai Kedungbener di sisi timurnya. Ditambah penyempitan kalen di dusun Kalisetra sangat parah. Kanan kiri kalen kini berupa pondasi rumah warga yang lebih tinggi dari permukaan tanah di bantaran kalen sehingga air tidak leluasa mengalir. Jika banjir besar di kalen ini maka air banjir kerap tertahan di wilayah yang belum terkena pondasi rumah warga. Ibarat orang, air ini harus menunggu, mengantre. Bahkan sebelum air Banjir Kedungbener naik ke jalan kalen ini sudah menggenang terlebih dahulu. Belum lagi kebiasaan buruk warga membuang sampah dikalen.


RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Denah sederhana jika kalen banjir tapi Sungai Kedungbener tidak

Titik lain di Desa Kalirancang yang ”biasa” terendam adalah di cekungan menjelang pertigaan jalan alternatif menuju Dusun Kalikudu/ Cagar Benda Budaya makam Sabda Guna. Di titik yang masuk Dusun Jerotengah tersebut lagi-lagi juga karena ada kalen. Sama, di titik tersebut banjir juga menggenang hanya 100 meter saja.


Di sepanjang Dusun Jerotengah banjir juga menggenangi rumah warga. Sementara di Dusun Kedungsemut Kulon banjir tidak pernah sampai ke jalan raya namun hanya merendam rumah warga di bantaran Sungai Kedungbener. Hal yang sama terjadi di Dusun Kedungsemut Wetan dan Gupit. Hanya wilayah yang berada tepat di bantaran sungai yang akan terendam air banjir. Pasalnya dua dusun ini berada di kaki Bukit Pagerijo yang dataran rendahnya lebih sempit daripada dusun lainnya yang berada di sisi barat sungai.ย 
Tahun
2010, banjir
juga demikian parah tapi tidak sampai masuk mushola. Hanya saja akibat
derasnya banjir
tersebut sebuah jembatan yang menghubungakn Dusun Jerotengah dengan Dusun
Kedungsemut Wetan dan Gupit rusak. Pondasinya geser dan menyebabkan pengaman kanan kiri jembatan patah. Beruntung jembatan tak hanyut terbawa air bah. Selain itu beberapa rumah warga
rusak. Banjir tahun itu juga mengakibatkan seorang warga luka-luka.


Peta langganan genangan banjir di Desa Kalirancang

Sekarang sungai ini bisa dikatakan sangat memprihatikan. Sedimentari tinggi menjadi masalah yang komplek. Saya mengenal
sungai ini dengan sifatnya meliuk liuk. Akibatnya alur sungai sering berpindah
dan mengakibatkan erosi. Dahulu alirannya jauh berada di sisi timur mendekati kaki Bukit Pagerijo. Kini (2015) alirannya berada di sisi barat dan makin dekat dengan rumah penduduk. Sedikit demi sedikit tanah di tepiannya tererosi dan ”hilang”.


Sungai Kedungbener berhulu di Pegunungan Sirangkok di perbatasan Kecamatan Karangsambung – Sadang. Aliran sungai ini berakhir di Sungai Luk Ulo yang berada di Lecamatan
Buluspesantren, atau sekitar 2 Km dari pantai. Meski berstatus anak sungai, Sungai Kedungbener
memiliki DAS sendiri atau biasa disebut Sub-DAS. Sungai Kedungbenr juga memiliki dua anak sungai yang cukup besar. Diantaranya Kali Jaya, Kali Tekung (Kali Kaliputih),
Kali Bakung, dan Kali Soka. Semoga saja banjir besar di Sungai Kedungbener tak
kembali terjadi. Sungai Kedungbener tetap menjadi sahabat bagi warga di
sekitarnya.

ADVERTISEMENT
Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post
MUI dan Kemenlu Gelar Pertemuan Bahas Nasib Muslim Rohingnya

Mengenal Bukit Pagerijo

Turki Sebut Pembatasan Azan oleh Israel Adalah Penghinaan

Nama Bukit di Kecamatan Alian

Iklan

Recommended Stories

Hamas Desak Israel Segera Terapkan Resolusi DK PBB Agar Hentikan Pemukiman Ilegal

27.12.2016

Behind of The Final Project on The Making

05.06.2017
Alamat BCA Jember

Alamat BCA Jember

20.07.2013

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?