Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

REVIEW : BOHEMIAN RHAPSODY

Ulasan by Ulasan
04.11.2018
Reading Time: 5 mins read
0
Kumpulan Tweet ‘Ulama Ahlussunnah – Edisi 002
ADVERTISEMENT
 

“I love the way you move on stage. The whole room belongs to you. Don’t you see what you can be?” 

Siapa sih yang tidak mengenal Queen? Kecuali kamu tinggal di dalam gua dan tidak pernah sekalipun bersentuhan dengan musik sepanjang hidup, minimal kamu pasti pernah mendengar tembang-tembang ini dikumandangkan: We Are the Champions, We Will Rock You, I Want to Break Free, sampai Love of My Life. Ya, lagu-lagu tersebut digubah oleh salah satu band terbesar yang pernah ada di muka bumi, Queen. Tidak hanya memiliki koleksi lagu yang tak lekang digerus zaman, band ini pun mempunyai sejarah panjang penuh lika-liku khususnya saat berhubungan dengan vokalisnya yang legendaris, mendiang Freddie Mercury. Ada banyak cerita yang bisa diutarakan, ada banyak pengalaman yang bisa dibagikan, dan ada banyak pula pencapaian yang bisa dirayakan. Membutuhkan lebih dari dua jam (dan lebih dari satu film dengan pendekatan berbeda) untuk bisa merangkum perjalanan karir Queen dari A sampai Z. Itulah mengapa, proses penggarapan film biopik Queen bertajuk Bohemian Rhapsody – meminjam judul dari salah satu lagu terbesar mereka – yang telah dicetuskan sedari tahun 2010 oleh dua punggawanya yang masih tersisa, Brian May dan Roger Taylor, terus menerus terbentur oleh serangkaian perbedaan kreatif. Entah itu dari pergantian pemain dari semula Sacha Baron Cohen (kalian mengenalnya sebagai Borat), perombakan skenario, sampai divisi penyutradaraan yang bermasalah: Bryan Singer (The Usual Suspects, X-Men: Days of Future Past) hengkang di menit-menit terakhir sebelum digantikan oleh Dexter Fletcher. Jika kemudian kalian merasa bahwa Bohemian Rhapsody berakhir sebagai film biopik yang kurang memuaskan, kalian tahu darimana cikal bakalnya. 

RELATED POSTS

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

Rentang waktu yang dipilih untuk menggulirkan narasi Bohemian Rhapsody adalah sedari tahun 1970 hingga 1985. Kita melihat Freddie Mercury (Rami Malek) masih sebagai pemuda biasa berdarah Parsi dengan nama Farrokh Bulsara yang kurang diterima di lingkungannya karena dia adalah seorang imigran. Jalan hidupnya yang kurang baik – dipenuhi pelarian, penolakan, sampai pertikaian – berangsur-angsur mulai berubah saat dia bertemu dengan personil band Smile, Brian May (Gwilym Lee) dan Roger Taylor (Ben Hardy), yang baru saja kehilangan vokalis. Freddie mengajukan diri untuk mengisi kekosongan personil dan ditambah dengan kehadiran basis anyar, John Deacon (Joseph Mazzello), mereka pun membentuk band baru bernama Queen. Telah memiliki basis penggemar yang loyal dari formasi band terdahulu, mudah bagi Queen untuk mendapat panggilan manggung terlebih Freddie dikaruniai vokal beserta atraksi panggung yang mengagumkan. Melimpah ruahnya panggilan dari kampus ke kampus ini nyatanya tak lantas membuat Freddie puas karena dia menginginkan sesuatu yang lebih. Usai menjual van milik band, Freddie nekat mengajak rekan-rekannya untuk merekam sebuah album. Tanpa dinyana-nyana, proses rekaman ini menarik perhatian petinggi di EMI Records yang lantas meminang mereka dengan kontrak rekaman. Dukungan dari label besar memungkinkan bagi Queen untuk berkembang lebih jauh baik dari sisi kreativitas maupun popularitas. Menapaki pertengahan era 70-an, Queen tak lagi jago kandang, melainkan telah dielu-elukan oleh para penikmat musik di berbagai penjuru dunia. Bersamaan dengan ketenaran yang terus melambung, serangkaian masalah pribadi turut mendera yang secara perlahan tapi pasti mengancam keutuhan band.

Menonton Bohemian Rhapsody di layar lebar (jika bioskop di kotamu menayangkannya di layar terbesar, kejar!) memberikan perasaan yang campur aduk selepasnya. Terpuaskan di satu sisi, kurang menemukan greget di sisi lain. Pemicu utamanya adalah keinginan si pembuat film untuk menceritakan semua-muanya mengenai kebesaran Queen dalam durasi yang sempit. Mengingat rentang waktu yang dicuplik oleh narasi sepanjang 15 tahun, kamu tentu bisa membayangkan sendiri ada berapa banyak konflik yang hilir mudik menghampiri tubuh band ini kan? Betul, ada banyak sekali yang ingin diceritakan oleh Bohemian Rhapsody seperti: 
– pertentangan dengan petinggi EMI Records demi mempertahankan visi misi sebagai band 
– orientasi seksual Freddie yang meretakkan hubungannya dengan Mary Austin (Lucy Boynton) 
– toxic relationship antara Freddie dengan manajer pribadinya yang memperkeruh kehidupan personal si musisi 
– hubungan Freddie yang kurang harmonis dengan sang ayah 
– Freddie yang merasa kesepian ditengah hiruk pikuk pesta yang dihelatnya hampir tiap malam 
– Freddie divonis mengidap AIDS 
– retaknya Queen selepas sang vokalis memperoleh tawaran untuk berkarir secara solo. 

Saking banyaknya pembahasan membuat film tak pernah benar-benar menonjok di sektor narasi. Kita hanya mengenal sedikit mengenai Farrokh tanpa pernah tahu apa yang membentuknya menjadi Freddie si dewa panggung, kita pun hanya sedikit diberi informasi soal Brian, Roger, dan John tanpa pernah diajak melongok sisi personal mereka. Apabila kamu adalah penggemar berat Queen atau seorang awam yang sedang mencari tahu mengenai sejarah mereka, maka apa yang dipaparkan oleh Bohemian Rhapsody tidak banyak memberikan jawaban lantaran hanya dipaparkan di level permukaan. Belum lagi, beberapa diantaranya tergolong fiktif (hayo tebak yang mana!) atau disesuaikan demi mengejar kepentingan dramatik. 

Tapi jika kamu datang ke bioskop tanpa membawa misi besar kecuali memperoleh penghiburan dan bernostalgia, Bohemian Rhapsody tidak akan membiarkanmu keluar dari bioskop dengan muka bertekuk-tekuk. Rami Malek bersinar sebagai Freddie dengan permainan gesturnya sampai-sampai kamu bisa meyakini bahwa dia adalah jelmaan Freddie (well, dengan catatan kamu bisa memafhumi ketidakmiripan wajah). Dia menunjukkan kerapuhan seorang Freddie, dia menangkap sisi flamboyannya, dan dia pun merangkul atraksi panggungnya yang enerjik seperti halnya nada penceritaan yang diaplikasikan oleh Bohemian Rhapsody. Meski tragis bersinonim erat dengan kehidupan si vokalis, kamu akan lebih banyak mendapati humor lucu dari silang pendapat antar personil dan gegap gempita mengikuti barisan lagu Queen yang sebagian besar diantaranya bercita rasa megah nan antemik dalam film ini. Ya, film menampakkan sisi terbaiknya ketika menyoroti proses rekaman dari beberapa hits serta saat mengajak kita naik ke atas panggung – atau dengan kata lain, tatkala tembang-tembang Queen menggema di dalam bioskop. Untuk sesaat, kamu akan melupakan segala beban hidup di luar sana, kamu akan memaafkan jalinan pengisahan dari film yang kurang dalam, lalu kamu pun tergoda untuk ikut menghentak-hentakkan kaki seraya bersenandung “we will, we will rock you…” seolah-olah sedang berada di salah satu konser Queen. Elemen musikalnya memang tergarap sangat efektif, lebih-lebih pada momen pamungkasnya yang merekonstruksi Live Aid 1985 di Stadion Wembley, London, menggunakan campuran performa para aktor, footage asli dengan rekayasa digital. Asli, saya merinding disko dibuatnya!


Exceeds Expectations (3,5/5)
ADVERTISEMENT
Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

20.10.2022
Review

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

20.10.2022
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank MAYAPADA di Padang
Review

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

19.10.2022
Review

Sinopsis Drama China Back For You

19.10.2022
Ikhtishar Ilmu Hadits (1)
Review

Piggy (2022) Sinopsis, Informasi

19.10.2022
Review

Sinopsis Leh Ratree Episode 6 – Part 2

19.10.2022
Next Post
Kumpulan Fatwa Ringkas Ulama Salaf 003

Kumpulan Fatwa Ringkas Ulama Salaf 003

Kumpulan Hadits Shahih Pilihan 003

Kumpulan Hadits Shahih Pilihan 003

Iklan

Recommended Stories

CARA MEMBUAT CAPCAY KUAH SEDERHANA SAYUR LENGKAP

25.10.2021

Mus Mujiono – Group Band Seleksi Golden Record

12.02.2022
Alamat Lengkap Dan Nomor Telepon WOM Finance Bengkulu

Alamat Lengkap Dan Nomor Telepon WOM Finance Bengkulu

11.08.2018

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?