Bagi
Anda yang sedang mencari ide-ide startup atau usaha baru yang sedang
tren sekarang ini dan lebih tahan krisis, pertimbangkanlah semua hal
yang berhubungan dengan penghematan energi, pelestarian lingkungan atau
solusi untuk masalah pemanasan global. Ini sangat potensial bagi para
entrepreneur Gen-Y (millenial, mereka yang lahir 1980 dan seterusnya)
yang memiliki passion atau setiap generasi muda yang ingin memulai
bisnis, atau bahkan generasi baby boomer yang masih ingin berkarya dan
berkontribusi di perjalanan karirnya yang sudah lama.
Di
Amerika Serikat yang perekonomiannya masih belum pulih benar, celah
peluang bisnis di sektor energi seperti ini mendapatkan perhatian yang
relatif lebih banyak. Para investor sangat memperhatikan startup-startup
yang mampu memberikan inovasi dalam berbagai masalah energi penduduk
dunia saat ini. Di Indonesia, masalah penghematan energi juga telah
menjadi isu yang krusial. Sehingga Anda sebagai entrepreneur Indonesia
perlu juga mencermati peluang bisnis di sektor energi ini. Melakukan hal
yang benar harus juga mendatangkan untung dan kompetitif jika nantinya
ingin menjadi sebuah usaha yang berkelanjutan, tak hanya melejit
sekarang tetapi meredup dan lenyap setelah tren menghilang.
Berikut
ini merupakan 10 tema besar yang bisa menjadi ide bisnis yang
menguntungkan bagi Anda selain juga menyelamatkan bumi dan masa depan
umat manusia.
1.
Kurangi, gunakan kembali, daur ulang: Pikirkan bagaimana mendaur ulang
agar menguntungkan secara ekonomi berbagai barang yang kita pakai
sehari-hari, seperti gadget yang sudah tidak digunakan lagi, dan
sebagainya. Temukan cara yang bertanggung jawab untuk mengolah sampah
obat-obatan yang sudah lama dan kadaluarsa. Hasilkan energi dari barang
yang Anda daur ulang.
2.
Pertanian yang berkelanjutan: Singkirkan bahan beracun dari pembunuh
serangga, pemusnah rerumputan liar dan produk -produk lainnya yang
digunakan dalam pertanian kita dan kurangi bahan kimia berbahaya dalam
berbagai bahan makanan kita. Kesadaran masyarakat akan bahaya residu
bahan kimia dalam makanan yang mereka konsumsi juga makin meningkat
akhir-akhir ini. Ini menjadi sebuah peluang baru.
3.Konservasi
sumber daya alam dan margasatwa: Tanam kembali lahan yang gundul untuk
meningkatkan kualitas air, dan mengembalikan hutan alami. lindungi hewan
yang terancam oleh manusia untuk mengembalikan seleksi alam alami dan
keseimbangan lingkungan seperti semula.
4.
Energi terbarukan: Hasilkan listrik dari sumber energi terbarukan yang
lebih sedikit mengotori lingkungan untuk menggerakkan setiap kegiatan
kita sebagai manusia modern, jual energu terbarukan tersebut kepada
masyarakat atau perusahaan yang membutuhkannya dan bangun impian hunian
yang ramah lingkungan, minimalkan penggunaan bahan bakar fosil dan
sebagainya.
5.
Transportasi alternatif: Alternatif di sini bisa berupa kendaraan
bertenaga baterai yang dihasilkan angin hingga kendaraan bertenaga
nuklir, bertenaga gelombang, bertenaga air pasang, bertenaga panas bumi ,
bertenaga sinar matahari untuk berbagai kegunaan berbeda di seluruh
dunia.
6. Peralatan yang super efisien: Teknologi dalam rumah bisa juga dirancang untuk lebih hemat energi. Bayangkan sebuah pemanas air dan pompa air, pendingin udara, lampu rumah, dan peralatan rumah
tangga lainnya yang bisa menghemat konsumsi energi hingga separuhnya
atau lebih dari itu. Orang kini lebih menyukai peralatan yang awet dan
hemat energi meski harganya relatif lebih tinggi karena mereka makin
sadar penghematan energi merupakan investasi jangka panjang.
7.
Makanan organik: Ini bsia dilakukan baik dalam bentuk bisnis besar
hingga lahan pertanian yang relatif kecil dan membantu masyarakat utnuk
bisa lebih Mandiri dalam hal pangan dan lebih mencintai produk pangannya sendiri daripada pangan impor.
8.
Makanan cepat saji yang lebih sehat: Restoran cepat saji memiliki
reputasi buruk selama ini karena kandungan gizi makanan mereka yang
kurang seimbang. Ini bisa Anda anggap sebagai celah peluang yang harus
dimanfaatkan. Anda bisa mendirikan sebuah rumah
makan atau restoran waralaba yang menyajikan makanan cepat saji yang
lebih menyehatkan, meski tak sepenuhnya sehat seperti makanan segar.
Satu produsen mie instan misalnya menangkap sinyalemen kecemasan
masyarakat terhadap keamanan mengkonsumsi mie instan dengan mengeluarkan
produk yang berbahan dasar lebih sehat dan cara pengolahan yang lebih
baik. Dan produk tersebut mulai mendapat tempat di hati masyarakat.
9.
Selamatkan lingkungan hidup di bumi: Pemanasan global, polusi air dan
udara, dan pengurangan konsumsi energi hanya beberapa di antaranya.
10.
Bangunan berkonsep hijau: Banyak ide yang berkaitan dengan upaya
menjadikan hunian kita makin hemat energi dan ramah lingkungan, dari
perbaikan kecil seperti pemilihan cat yag dipakai hingga yang besar
seperti bagaimana memilih dan memasang panel surya penghasil listrik.
Terdapat
banyak program di luar sana untuk membantu perusahaan-perusahaan
menanamkan konsep hemat energi dan ramah lingkungan dalam setiap
kegiatannya yang pada dasarnya mampu menggenjot keuntungan jangka
panjang. (*AP) |