Disaat perekonomian semakin memburuk dan tingkat pengangguran terdidik semakin meningkat jumlahnya , kenyataannya kursi masuk PTN masih diperebutkan lewat jalur ujian masuk PTN , tidak hanya PTN saja yang diburu oleh pemburu kursi mahasiswa , PTS bonafit juga tak kalah saing meskipun biaya perkuliahan semakin menjulang tinggi baik PTN atau PTS . Nasibnya adalah sekarang ini untuk masuk PTN yang notabene biaya perkuliahannya relatif murah justru dimasukki oleh siswa-siswa dari SMA bergengsi karena metode yang diterapkan pemerintah bukanlah saringan tes tertulis melainkan administrasi saja (nilai raport) atau yang biasa disebut PMDK .
Kaum pinggiran yang ingin menimba ilmu di PTN ternama harus gigit jari karena tidak mempunyai peluang besar untuk masuk . Akhirnya kesenjangan pun terjadi di PTN . Para siswa yang terlanjur sakit hati ini lantas mencoba peruntungan masuk PTS namun PTS kelas C , atau lebih memilih bekerja di Pabrik lantaran mau kuliah dimanapun tetap tidak bisa membayar . Lantas , kalau sudah begini siapa yang bersalah ? tidak ada yang salah . Yang salah adalah diri sang anak , mereka harus tau tujuan kemana dan apa yang harus dilakukan untuk menggapai cita-cita yang dia inginkan .
Tugas orang tua adalah membimbing sang anak untuk terus maju pantang menyerah , orang tua harus menasehati bahwa masuk perkuliahan bukanlah jaminan kesuksessan masa depan . Yang menentukan kesuksesan itu diri sendiri . Bagi orang tua yang masih mempunyai anak semuran sekolah dasar hingga menengah atas , ada baiknya untuk mengajari sang buah hati akan kewirausahaan . Kewirausahaan atau berbisnis merupakan solusi tepat di masa sekarang yang serba sulit ini tanpa harus mengenyam pendidikan tinggi , syukur jika masih umur belia sudah punya bisnis entah skala kecil atau skala besar , berikut ini manfaat mengajarkan kewirausahaan pada anak :
1. Anak – anak jadi mengerti sulitnya cari uang
![]() |
| sulit cari uang |
Jika anda tidak pandai bertutur kata , cobalah ajak sang anak ke pasar tradisional . Lihatlah suasana pasar yang begitu ramai lalu lalang orang mencari barang , tapi cobalah tengok ke salah satu pedagang yang sepi pembeli . Dan ajarilah sang anak bahwa mencari uang itu sulit , tapi para pedagang di pasar itu setiap hari terus melakoninya tanpa pantang menyerah .
2. Anak-anak tidak boleh mengemis
![]() |
| pengemis |
Dari keliling pasar melihat keramaian pedagang dan pembeli yang bertemu saling membutuhkan hingga melihat pedagang yang sepi pembeli atau pedagang makanan matang yang belum tentu untung tiap harinya , dari situ bisa diambil pelajaran bahwa sesusah apapun mereka , mereka pedagang tidak pernah mengemis meskipun setiap harinya mereka tidak tahu rezeki yang ia peroleh .
3. Anak – anak tidak boleh putus asa lantaran tidak bisa kuliah
![]() |
| putus asa |
Cobalah bacakan biodata Bill Gates , Steve Jobs atau Bob Sadino , mereka adalah orang-orang sukses namun mereka tidak punya gelar sarjana . Kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh berapa gelar yang disandangnya melainkan aksi nyata yang akan merubah nasib seseorang . Kesuksesan besar berawal dari kesuksesan kecil , kesuksesan kecil berawal dari rutinitas yang kita kerjakan . Sah-sah saja anak berkuliah , namun jika orang tua tidak mempunyai dana yang cukup jangan dipaksakan untuk masuk perkuliahan .
baca juga :Usaha Rumahan untuk Mahasiswa
4. Anak – anak tidak boleh jadi pemalas seperti PNS
5. Anak-anak tidak boleh manja seperti Buruh Pabrik
Itulah 5 Manfaat mengajarkan kewirausahaan pada anak , intinya adalah kita mengajarkan kepada anak untuk bersyukur atas apa yang ia miliki sekarang , pekerjaan masa kini yang dimana pelaku pekerjaan tersebut mempunyai rasa bersyukur tinggi kepada Tuhan ya hanya wirausaha atau bisnis , lain itu manjanya minta ampun .














