
Semua orang sekarang ini mungkin sudah sangat akrab dengan Blackberry. Sebuah merek smartphone yang belakangan ini diisukan bangkrut dan tinggal sejarah. Namun apa seperti itu kenyataanya? Meskipun Blackberry telah melepas salah satu platform andalannya yakni Blackberry Messenger (BBM) ke iOS serta Android, ternyata Blackberry masih bertahan sebagai salah satu brand smartphone yang diperhitungkan. Dengan pelepasan platform BBM tersebut ternyata justru membuktikan bahwa fitur chatting tersebut masih mempunyai audiens yang sangat-sangat banyak di seluruh dunia. Anda yang sekarang pengguna smartphone Android maupun iOS bisa dipastikan juga menggunakan aplikasi BBM juga bukan?
Cara Meningkatkan Pelanggan BBM Channel
Ada 2 cara agar orang lain bisa menemukan channel milik Anda. Pertama dengan melakukan search pada panel “search channel” yang ada pada akun BBM. Cara ini adalah dengan melakukan pencarian dengan memasukkan nama channel yang dimaksud pada panel “search channel”, kemudian akan muncul beberapa pilihan channel yang memiliki nama channel yang dimaksud. Cara ini memang salah satu perbedaan BBM Channel dengan fitur BBM sebelumnya, dimana untuk bisa terkoneksi pada BBM Channel bisa mencari dari nama, bukan hanya dari pin.
Kelemahan dari penggunaan nama ini adalah dengan adanya nama channel yang terkadang sama, sehingga sering tertukar dengan channel yang lain. Untuk mengakali kemungkinan kesamaan nama, Anda bisa menggunakan nama serta foto profile yang unik.
Kedua dengan meng-invite pin BBM Channel. Cara ini sama dengan ketika Anda menginvite pin seseorang, namun kali ini dengan meng-invite pin suatu channel, maka seseorang secara otomatis berlangganan channel tersebut. Uniknya adalah bahwa pemilik channel tidak bisa mengetahui pin orang-orang yang berlangganan channel miliknya, sehingga ada sebuah penghargaan terhadap privasi pelanggan sebuah channel.
Bagaimana Anda bisa memperkenalkan channel Anda? Tentunya Anda bisa membagikan pin atau barcode dari channel milik Anda melalui berbagai akun sosial milik Anda lainnya. Jika Anda membuat channel untuk membagikan informasi mengenai blog, maka anda bisa memajang barcode serta pin channel Anda pada blog/website Anda. Bisa juga Anda invite kontak BBM Anda.
Ada banyak cara dalam mempromosikan channel BBM Anda. Penggunaan barcode serta pin merupakan cara terbaik dibandingkan dengan searching nama channel, karena barcode dan pin bisa mengeliminasi kemungkinan “salah channel” akibat kesamaan nama channel.
Mempertahankan Pelanggan Channel
Melihat bagaimana cara kerja serta fitur yag disajikan oleh BBM Channel, mungkin bisa dibilang BBM Channel ini lebih mirip seperti sebuah microblog layaknya twitter, karena posting dibatasi hanya sepanjang 400 karakter, namun dalam pengoperasiannya lebih mirip Facebook Page. Kelebihannya, BBM Channel ini hanya khusus bagi pengguna BBM dan hanya bisa diakses oleh pengguna BBM.
Seperti yang sudah disinggung diatas, BBM Channel ini bisa lebih mengarahkan kemana dan untuk siapa isi konten yang Anda posting, karena pelanggan yang berlangganan sebuah channel merupakan orang-orang dengan ketertarikan yang sama. Lalu bagaimana cara mempertahankan pelanggan channel Anda?
Dari hasil yang kami temukan, ternyata orang-orang berlangganan sebuah blog, menambahkan juga mengikuti sebuah akun adalah untuk bersosial juga mendapatkan informasi. Dalam hal ini, kualitas konten dan juga frekuensi posting sangat berpengaruh. Konten yang berkualitas dan relevan tentunya menarik untuk disimak. Anda harus mampu ntuk memberikan konten yang berkualitas secara periodik pada pelanggan channel Anda. Isi konten yang melulu berisikan penawaran produk bukanlah sebuah konten yang menarik, dan itu artinya channel Anda akan ditinggalkan.
Lalu frekuensi posting juga sangat berpengaruh. Karena BBM Channel ini terintegrasi dengan BBM, tentunya penanda BBM akan berbunyi ketika seuah osting Anda lakukan. Ini sangat bagus bagi efektifitas penyampaian informasi, namun jika terlalu sering hingga beberapa kali dalam sehari tentu akan sangat mengganggu, dan ini artinya channel Anda berpotenti untuk ditinggalkan. Frekuensi posting yang ideal adalah 1-2 posting dalam seminggu. Terlalu sering melakukan posting membuat Anda semakin fokus pada jumlah posting, bukan pada kualitas. Jika Anda melakukan posting setidaknya setiap 2 hari, maka Anda punya waktu dalam mempersiapkan konten yang berkualitas bagi pelanggan channel Anda.
Join BBM Channel “Pelaku UKM“. Search di panel BBM Channel atau invite pin C001A97A3 untuk mendapatkan update mengenai artikel terbaru atau berbagai update lainnya seputar dunia usaha kecil menengah di Indonesia.











