Apa sih sebenarnya yang mau dibahas di artikel ini? Aquascape yang minim perawatan dan murah.
Pasti pertanyaan itu yang langsung muncul di benak teman-teman semuanya. Jawabannya adalah: “ADA”. Nama aliran aquascape itu sendiri adalah El Natural dan metodenya ada banyak. salah satunya adalah metode yang dipopulerkan oleh “Diana Walstad”.
Berikut ini adalah cara pengaplikasian pada tank aquascape aquarium tercinta teman-teman:
Riccia Fluitans
Egeria Densa
Kiambang
5. Sediakan pencahayaan yang cukup. Saya bukan aliran orang yang mengikuti aturan watt per liter aquarium. Saya lebih prefer kepada pemakaian jenis lampu yang memiliki karakteristik tertentu yang berguna untuk tanaman aquarium seperti lampu jenis T5, T8, dan PL. Namun untuk sekedar pegangan, teman-teman bisa menggunakan lampu dengan ukuran 1/2 watt perliter. Saya menyarankan gunakan lampu dengan range 6500-10.000 kelvin seperti misalnya (saya bukan promosi) Osram, Philips, Leuch-tech jenis daylight selama 8-10 jam sehari. 6. Jika ingin mengurangi penggunaan watt lampu, teman-teman bisa membantu dengan penyinaran sinar matahari secara tidak langsung. Berhati-hati saat menggunakan cahaya matahari pada aquascape aquarium anda. Beberapa orang sering gagal dalam memanfaatkan matahari untuk aquascape aquarium mereka. 7. Jagalah suhu air tidak terlalu panas (23-300C). 8. Pastikan air di dalam aquascape aquarium terus bergerak dengan menambahkan power head (pompa) di dalam aqascape aquarium teman-teman. Sirkulasi pada permukaan aquascape aquarium akan memecah lapisan film yang terbentuk akibat fotosintesis tanaman. 9. Jikaalgae tumbuh, kurangi intensitas cahaya atau tambahkan tanaman mengambang pada aquascape aquarium teman-teman seperti contohnya tanaman Kiambang. 10. Lakukanpergantian air sesering mungkin pada dua bulan pertama. Hal ini untuk membuang kandungan merugikan pada lapisan tanah. Setelah Aquascape aquarium stabil, teman-teman sangat jarang membutuhkan pergantian air. (Bersusah-susah dahulu ya teman-teman J) 11. Teman-temanbisa menambahkan fauna pada awal setup. Tapi perhatikan juga kesehatan ikan tersebut. Saya tidak menyarankannya pada satu minggu pertama setup.
Jika ingin mengurangi penggunaan watt lampu, teman-teman bisa membantu dengan penyinaran sinar matahari secara tidak langsung. Berhati-hati saat menggunakan cahaya matahari pada aquascape aquarium anda. Beberapa orang sering gagal dalam memanfaatkan matahari untuk aquascape aquarium mereka.
12. Jagalah suhu air tidak terlalu panas (23-300C).
13. Pastikan air di dalam aquascape aquarium terus bergerak dengan menambahkan power head (pompa) di dalam aqascape aquarium teman-teman. Sirkulasi pada permukaan aquascape aquarium akan memecah lapisan film yang terbentuk akibat fotosintesis tanaman.
14. Jika algae tumbuh, kurangi intensitas cahaya atau tambahkan tanaman mengambang pada aquascape aquarium teman-teman seperti contohnya tanaman Kiambang.
15. Lakukan pergantian air sesering mungkin pada dua bulan pertama. Hal ini untuk membuang kandungan merugikan pada lapisan tanah. Setelah Aquascape aquarium stabil, teman-teman sangat jarang membutuhkan pergantian air. (Bersusah-susah dahulu ya teman-teman J)
16. Teman-teman bisa menambahkan fauna pada awal setup. Tapi perhatikan juga kesehatan ikan tersebut. Saya tidak menyarankannya pada satu minggu pertama setup.
Tanah secara alami mengandung bakteri nitrifikasi yang akan memproses dan detoksifikasi amonia dan nitrit. Hal ini juga mengandung bakteri denitrifikasi yang akan memproses dan menghilangkan nitrat.
Tanaman akan mengkonsumsi amonia dan nitrit, yang mereka memilih untuk nitrat.
Tanah akan merilis Karbonat (CO2) ke dalam air yang akan sangat merangsang pertumbuhan tanaman dan menstabilkan KH. Tidak Syndrome Old Tank.
Ikan limbah (Mulm) dan makanan ikan yang dimakan akan cepat diubah oleh bakteri tanah menjadi bagian-bagian kimia komponen sehingga tanaman dapat menggunakannya untuk kebutuhan gizi mereka.
Substrat dengan tanah di bawah-lapisan harus berlangsung bertahun-tahun (~ 10 tahun), karena ikan dan limbah pabrik akan terus mengisi nutrisi yang tanaman ekstrak dari tanah. Tidak perlu menambahkan pupuk selama bertahun-tahun.
Substrat melepaskan elemen bahwa ikan membutuhkan untuk kesehatan sehingga mengurangi kebutuhan untuk perubahan air untuk alasan ini.
Hasil Akhir:
1. Tanah akan secara alami menghasilkan bakteri yang dapat melakukan proses nitrifikasi yang menghilangkan amonia dan nitrit. Mereka juga akan memproses dan menghilangkan nitrat
2. Tanaman akan mengkonsumsi nitrat hasil nitrifikasi bakteri–dan juga memakan amonia dan nitrit (hal ini tidak terjadi pada aquascape aquarium biasa)
3. Tanah akan menghasilkan Co2 yang dibutuhkan oleh tanaman aquascape aquarium.
4. Sisa makanan ikan akan berubah menjadi nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman.
5. Tanah akan bertahan sangat lama (>10 tahun) karena nutrisi yang terkandung di dalamnya akan diisi ulang kembali oleh ikan dan tanaman.
6. Tanah mengeluarkan Trace Element yang dibutuhkan oleh ikan untuk menjaga kesehatannya.
So, kesimpulan yang bisa diambil di sini adalah kita berusaha menciptakan keadaan aquascape aquarium menyerupai keadaan alaminya di alam. Sehingga tercipta siklus yang saling menguntungkan antara flora, fauna, dan lingkungan hidup mereka di dalam aquascape aquarium.
Metode ini sangat cocok untuk teman-teman yang memiliki kesibukan segudang sehingga tidak sempat memberik pupuk, mengurus, memberi makan ikan, maupun menguras aquascape aquariumnya. selamat mencoba 🙂
Sumber
Sumber