Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (719): Malaysia Sangat Kecil di Sejarah Indonesia; Bahasa, Budaya, Pendidikan dan Ekonomi Keuangan

Tempo Doelo by Tempo Doelo
18.07.2022
Reading Time: 9 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Malaysia pada dasarnya sangat
kecil diantara Indonesia. Ibarat Hongkong atau Taiwan tidak ada artinya
dibanding Cina. Demikian juga Sri Lanka diantara India. Dalam perspektif
Indonesia, Singapoera dan Malaysia, yang tergolong negara makmur, sesungguhnya
sangat kecil dalam berbagai aspek (populasi dan ekonomi serta aspek lainnya
termasuk budaya). Pada era kolonial, di Strait Settlement, Inggris merasa lebih
kecil dari Hindia Belanda, namun dalam perspektif Malaysia masa kini merasa lebih
besar dan hebat dibandingkan Indonesia. Mengapa berbeda persepsi?


Semenanjung Malaya dan pastinya Asia Tenggara menjadi pusat
perdagangan di kawasan selama berabad-abad. Berbagai komoditas seperti keramik
dan rempah aktif diperdagangkan bahkan sebelum Kesultanan Melaka dan Singapura
mengemuka. Pada abad ke-17, mereka didirikan di beberapa negara bagian.
Kemudian, sejak Britania Raya mulai mengambil alih sebagai administrator Malaya
Britania, pohon karet dan kelapa sawit diperkenalkan untuk tujuan komersial. Di
dalam waktu lama, Malaya menjadi penghasil timah, karet, dan minyak sawit
terbesar di dunia. Tiga komoditas ini, beserta bahan mentah lainnya, mengatur
tempo ekonomi Malaysia lebih baik sampai abad ke-20. Pada 1970-an, Malaysia
mulai meniru ekonomi Empat Macan Asia (Taiwan, Korea Selatan, Hong Kong, dan
Singapura) dan berkomitmen kepada transformasi dari ekonomi yang bergantung
pada pertambangan dan pertanian ke ekonomi berbasis manufaktur. Dengan
investasi Jepang, industri-industri berat mulai dibuka dan beberapa tahun
kemudian, ekspor Malaysia menjadi mesin pertumbuhan primer negara ini. Malaysia
secara konsisten menerima lebih dari 7% pertumbuhan PDB disertai dengan inflasi
yang rendah pada 1980-an dan 1990-an. Pada dasarnya, pertumbuhan Malaysia
bergantung pada ekspor bahan elektronik seperti chip komputer dan sebagainya.
Akibatnya, Malaysia merasakan tekanan hebat semasa krisis ekonomi pada tahun
1998 dan kemerosotan dalam sektor teknologi informasi pada tahun 2001. Pada
September 2005, Howard J. Davies, direktur London School of Economics, di dalam
sebuah pertemuan di Kuala Lumpur, memperingatkan para pejabat Malaysia bahwa
jika mereka ingin pasar modal fleksibel kembali, mereka harus mencabut larangan
penjualan singkat. Pada Maret 2006, Malaysia mencabut larangan penjualan
singkat. Kini, Malaysia dipandang sebagai negara industri baru.
 
(Wikipedia)

Lantas
bagaimana sejarah Malaysia
sangat
kecil
diantara
Indonesia
? Seperti
disebut di atas,
dalam
banyak aspek Malaysia sejak dari dulu hingga ini hari hanyalah negara kecil
jika dibandingkan dengan Indonesia. Namun dalam perspektif Malaysia merasa
besar. Mengapa? L
alu bagaimana sejarah Malaysia sangat kecil diantara Indonesia? Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan
artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel
saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah
pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk
lebih menekankan saja*.

Malaysia Sangat Kecil Diantara
Indonesia; Bahasa, Budaya, Pendidikan dan Ekonomi Keuangan

Apa yang menjadi keutamaan
warga Malaysia hari ini dibandingkan Indonesia adalah kemampuan warganya
berbahasa Inggris. Sebaliknya kelemahan warga Indonesia hanya segelintir yang
bisa berbahasa Belanda. Kedua negara ini pernah di bawah kuasa Inggris dan
Belanda. Meski warga Indonesia jarang yang bisa berbahasa Belanda (saya sendiri
hanya bisa membaca teks Belanda saja) namun secara absolut, jumlah warga
Indonesia yang mampu berbahasa Inggris lebih banyak dari pada warga Malaysia.


Wilayah negara Indonesia terlalu besar jika
dibandingkan dengan wilayah negara Malaysia. Bayangkan wilayah Semenanjung
Malaya hanya sebesar wilayah Sumatra bagian utara (wilayah Serawak dan Sabah
hanya sekitar wilayah provinsi Kalimantan Barat). Jumlah perguruan tinggi di
seluruh Malaysia kurang lebih sama dengan jumlah perguruan tinggi di Jawa
bagian barat. Mungkin banyak yang tidak menyadari jumlah penduduk wilayah
Jabodetabek kurang lebih sama dengan jumlah penduduk seluruh Malaysia (sekitar
30 juta), yang mana besaran produk domestik bruto (PDB) wilayah Jobodetabek
lebih besar dari PDB seluruh Malaysia. Untuk hal tetek bengek jumlah gedung
tinggi (pencakar langit di Jakarta jauh lebih banyak dibandingkan Kualalumpur,
panjang ruas tol jauh lebih tinggi di Jakarta sekitar dibandingkan Kualalumpur
sekitar. Tidak hanya itu jumlah orang kaya (upper middle class) di Jakarta
lebih banyak daripada di Malaysia.

Perbandingan yang kurang
dipahami banyak orang, bahwa populasi penduduk seleuruh Malaysia sekitar 30
juta tidak ada artinya dibandingkan dengan negara Indonesia yang akan mencapai
300 juta jiwa. Bayangkan pula luas wilayah Indonesia jika naik pesawat dari
Sabang hingga Merauke berapa jam jika dibandingkan dari Kualalumpur ke Sabah
yang hanya sekita dua jam. Kita kuga dapat bandingkan nilai PDB Indonesia tidak
head to head dengan negara Malaysia, tetap besar PDB Indonesia sama dengan
gabungan PDB dari tiga negara Thailandm Vietnam dam Filipina (sementara nilai
PDB Malaysia berada di bawah empat negara ASEAN ini).


Perbandingan relatif menjadi sangat penting untuk
memahami situasi dan kondisi yang sebenarnya. Kamampuan berpikir relatif ini
mengindikasikan cara berpikir seseorang berbeda satu dengan yang lainnya.
Berpikir relatif umumnya memerlukan tambahan pengetahuan jika dibandingkan
berpikir absolut yang hanya mengenal skala yes or no (1-0 atau 0-1). Orang yang
memiliki kemampuan relatif yang tinggi memiliki skala yang lebih kecil. Lebih rinci
tidak hanya skala 1 (1-0 atau 0-1) tetapi juga memiliki pemahaman skala 7,
skala 11 dan seneterusnya. Bagi orang yang berpikir skala absolut skala 1 hanya
akan cenderung mengatakan satu ekor kambing dapat dipertukarkan dengan satu
ekor sapi, tetapi yang memiliki kemampuan berpikir relatif tinggi akan gampang
mengukur bahwa seekor sapi hanya dapat dipertukarkan dengan tujuh ekor kambing.
Contoh lainnya, umumnya orang menganggap sebuah kemeja dapat dipertukarkan
dengan sebuah celana. Akan tetapi ada yang tidak sepakat karena menganggap satu
kemeja harus dipertukarkan dengan nilai 0.78 celana. Hal itu juka yang berlaku
dalam sejarah ada orang seenaknya berbicara pertukaran abad dengan tahun,
padahal satu abad adalah 100 tahun, yang mana dalam 100 tahun banyak kejadian
yang terjadi yang harus diperbandingkan year to year.

Dalam suatu negara, dan dalam
perbandingan antar negara, populasi adalah basis (domain) dari segala
pengukuran relatif. Dalam hal politik, keutamaan domoin populasi didefinisikan
dan ditentukan oleh one man one vote. Perhitungan ini masih terbagi dua, apakah
one ma one vote ke atas dihitung satu atau seperberapa. Di Negara negara
federal seperti Amerika Serikat setiap negara bagian nilai one man one vote ini
berbeda-beda.


Di Indonesia one man one vote dihitung secara
murni dengan nilai satu (100 persen). Dalam bahasa politik, one man one vote di
Indonesia gambaran demokrasi murni (sejati), tidak ada nilai bayangan/palsu.
Oleh karena itu jumlah populasi sebagai domain negara menjadi begitu penting
untuk mengukur segala aspek dalam bernegara yang bersifat perhitungan relatif.
Ini berimplikasi meski sama-sama pemimpin negara, nilai pemimpin negara di
Indonesia (Presiden) tidak sama dengan nilai Perdana Manteri di Malaysia,
apalagi di Singapoera. Di luar aspek luar negeri dan pertahanan, nilai seorang
Gubernur DKI Jakarta dapat dikatakan lebih tinggi dai nilai Perdana Menteri di
Singapoera maupun Malaysia.

Negara besar dengan populasi
banyak dengan pemimpin negara yang kuat tidak lagi bisa secara relatif
dibandingkan dengan negara kecil dengan populasi sedikit dengan pemimpin yang
lemah. Disebut pemimpin yang kuat karena harus memimpin orang yang memberi
suara kepadanya dan seluruh rakyat di dalam negara, seperti di Indonesia
memimpin 300 jiwa penduduk. Pemimpin Indonesia dalam hal ini memimpin pendudk
yang sangat beragam, mulai dari yang sangat kaya hingga yang sangat miskin,
mulai dari yang sangat terpelajar hingga yang belum sama sekali pernah
bersekolah. Jika presiden Indonesia memimpin seluruh Indonesia dimana
didalamnya termasuk Jabodetabek, maka secara ekonomi, Presiden Indonesia
memimpin penduduk lebih banyak jika dibandingkan seorang perdana menteri di
Malaysia.


Negara besar dengan populasi banyak, akan terdiri
banyak fraksi-fraksi yang dihubungan dengan berbagai aspek dalam bernegara.
Negara Singapoera sebagai sebuah pulau tidak ada artinya dengan Indonesia yang
terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil. Ratusan etnik dan bahasa serta
budaya, puluhan wilayah dengan tingkat perkembangan yang berbeda-beda. Singkat
kata negara besar dengan populasi besar mengindikaasikan sejarah yang beragam
diantara penduduknya, dan sejarah pengalaman hidup yang berbeda-beda.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Indonesia Negara Besar: Malaysia dan Singapoera

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Sejarah Menjadi Indonesia (720): Mengapa Ada Akademisi di Malaysia Kritik Negara Sendiri; Perbandingan Indonesia Malaysia

Kisah Tentara Gajah yang Hendak Menghancurkan Ka’bah

Kisah Tentara Gajah yang Hendak Menghancurkan Ka'bah

Iklan

Recommended Stories

AGAR SELAMAT DARI PUJIAN

16.08.2014
Eropa Dinobatkan Sebagai Benua Terbaik bagi Digital Nomad

Eropa Dinobatkan Sebagai Benua Terbaik bagi Digital Nomad

16.12.2023

Kota Dompu

08.06.2014

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?