Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (60): Borobudur, Rekonstruksi Candi Masa Ini or Konstruksi Candi Zaman Kuno? Suatu Pulau di Danau?

Tempo Doelo by Tempo Doelo
19.06.2021
Reading Time: 18 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN



























































































































































false
IN


























































































































































RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

Candi Borobudur: Konstruksi vs Rekonstruksi di
Suatu Pulau?

Candi Simangambat berada di pulau Sumatra, candi
Borobudur di pulau Jawa. Di pulau Jawa pada zaman kuno terdapat danau besar yang
mana di tengah danau itu, terdapat pulau tempat dimana candi Borobudur
dibangun. Bagaimana bisa? Bagaimana membuktikannya? Seperti disebut di atas,
salah satu yang masih pertanyaan misteri dalam sejarah zaman kuno adalah
bagaimana candi Borobudur dibangun mengingat teknologi crane baru ditemukan
sekarang, Dalam hal ini dihipotesiskan bahwa pembangunan candi dilakukan secara
berahap dalam jangka panjang yang dimulai dari atas kemudian ke bagian bawah
mengikuti arah menyusutnya danau akibat peristiwa yang hebat yang diduga dampak
yang ditimbulkan erupsi gunung Merapi.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan profil permukaan bumi yang dapat
diperhatikan dari peta satelit bahwa terdapat banyak jalur lahar erupsi gunung
Merapi ke arah barat daya menuju danau Borobudur. Danau ini awalnya adalah
wujud danau pegununungan seperti halnya (danau) Rawa Pening di Ambarawa. Danau
ini terbentuk karena proses vulkanik yang terjadi pengendapan massa berat di
hilir sungai yang sampit di selatan di sekitar kecamatan Ngluwar, kabupaten
Megelang yang sekarang sehingga terbentuk semacam tanggul yang lalu terbentuk
genangan air yang semakin meluas akibat debit air sungai yang terus meningkat
terutama sungai Kali Progo yang berhulu di gunung Sindoro. Oleh karena endapan
yang terjadi berbentuk sedimen maka ketika terjadi erupsi gunung Merapi yang
sangat dahsyat mengakibatkan lahar panas menuju arah tanggul danau jalannya
arus air sunga Kali Progo. Tanggung danau yang berupa endapan semakin lunak
karena air danau yang semakin panas dan akhirnya tanggul jebol dan terbentuk
jalur air sungai Kali Progo ke bentuk yang semula. Genangan air danau kembali
menyusut. Dalam posisi ini candi Borobudur yang dibangun di atas seakan berada
jauh dari dasar (tanah datar). Candi yang sudah terbentuk dari atas diperluas
ke bagian yang lebih bawah sehingga pada akhirnya dasar candi sejajar permukaan
tanah datar.  

Pembangunan candi Borobudur yang dimulai dari bagian atas
pulau di tengah danau ini terjadi pada era Hindoe Boedha. Seperti disebut di
atas, bukti terawal peradaban di ekitar danau Borobudur adalah prasasti Canggal
(tarih 732 M). Prasasti ini ditemukan di desa Kadiluwih kecamatan Salam di
tempat dimana juga ditemukan candi (Gunung Wukir). Desa Kadiluwih ini awalnya
berada di pinggir danau sebelah timur. Pada posisi sejajar permukaan danau di
sebelah barat terdapat desa Kajoran tempat yang disebutkan pada prasasti Ligor
(775 M). Lalu setelah disatukannya kerajaan-kerajaan yang ada di dalam dinasti
Seilendra mulai dibangun candi yang lebih besar di sekitar danau. Lokasi yang
dipilih adalah pulau Borobudur agar semua arah kemunitas penduduk bisa
mengaksesnya.

Tidak secara jelas bagaimana penyatuan
kerajaan-kerajaan di sekitar danau. Namun dinasti Sanjaya tampaknya telah
relokasi ke wilayah lain di tenggara gunung Merapi atas persetujuan dinasti
Seilendra. Prasasti juga mengindikasukan pembangunan candi yang diduga candi
Kalasan. Ini dapat diperhatikan pada prasasti Kalasan (778 M). Dalam prasasti
ini dimana dibangun candi disebut desa Kalasa (nama yang kemudian dikenal
Kalasan). Pembanguna candi di Kalasa ini diduga setelah tempat ibadah yang
disebut dalam prasasti Canggal (732 M) tidak sesuai lagi. Dalam prasasti Ligor
(775 M) sudah disebut keberadaan Kajaran[n]. Sementara itu pada prasasti
Kelurak disebutkan pembangunan tempat suci. Tempat suci ini diduga candi Sewu
(tidak jauh dari candi Prambanan).

Kapan pembangunan candi Borobudur dimulai yakni ketika
tempat para Brahma dibangun di Kalasan. Candi Borobudur diduga kuat dibangun
untuk kebutuhan semua warga. Pada prasasti Tri Tepusan (842 M) disebutkan
pembangunan tempat suci. Apakah prasasti ini sebagai penanda awal dibangunnya
candi Borobudur? Ada yang menafsirkan bahwa pembangunan tempat suci yang
dimaksud dalam prasasti untuk menghormati parra leluhur.

Prasasti Tri Tepusan (842 M) menyebutkan
tentang tanah sima (bebas pajak) di desa Tri Tepusan yang diberikan oleh rī
Kahulunnan (Pramodhawardhani) untuk menjamin pendanaan dan pemeliharaan Kamūlān
yang disebut Bhūmisambhāra. Kamūlān sendiri dari kata mula yang berarti ‘tempat
asal’, sebuah bangunan suci untuk menghormati para leluhur, mungkin para
leluhur para Sailendra. Casparis menyarankan bahwa Bhūmi Sambhāra Bhudhāra yang
dalam bahasa Sansekerta berarti “Gunung kebajikan gabungan dari sepuluh
tahap Boddhisattvahood” adalah nama asli Borobudur. (Wikipedia),

Pada tahun-tahun dimana candi Borobudur juga dibangun
candi Simangambat di dekat Binanga. Seperti disebut di atas pola bangunan candi
Simangambat mirip dengan candi-candi Kalasan. Lalu bagaimana bentuk pola (awal)
candi Borobudur?

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel di
blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetSendShare
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

YouTube Crush: Korean Dish & Snack

Kegiatan tentara Belanda ketika tidak sedang menggempur pejuang Indonesia (19): Periksa, jaga, bengong

Kegiatan tentara Belanda ketika tidak sedang menggempur pejuang Indonesia (19): Periksa, jaga, bengong

Iklan

Recommended Stories

Sejarah Aceh (36): Sejarah Kereta Api di Aceh, Rantau Prapat hingga Kota Radja Berpusat di Medan; Industri Perkebunan

01.01.2021
Peristiwa Penting Di Bulan Shafar

Staycation: Hotel Harris Gubeng Surabaya

15.12.2015

SEMUA TERJADI SESUAI TAKDIR ATAU KETETAPAN ALLAH

23.04.2018

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Penutupan Warong Nasi Padang Tertua di Singapura: Tanda Krisis Bisnis Kuliner dan Dampaknya pada Ekonomi F&B

Penutupan Warong Nasi Padang Tertua di Singapura: Tanda Krisis Bisnis Kuliner dan Dampaknya pada Ekonomi F&B

24.01.2026
Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

24.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?