KOES PLUS memang pandai membaca selera masyarakat. Sepanjang rentang waktu karir mereka yang panjang, mereka sudah merilis album dengan berbagai jenis musik dan lagu. Tidak hanya pop mainstream yang mereka hasilkan, tapi juga aneka jenis pop seperti pop jawa, pop keroncong, pop anak-anak, pop qasidah, pop natal, dan tentu saja pop melayu. Di genre pop melayu, mereka terhitung sukses menghasilkan lagu-lagu hits, meskipun sempat dituding merusak pakem musik melayu, tapi nyatanya jenis musik ini menjadi warna sendiri. Pertama kali merilis album pop melayu di tahun 1974 dan melejitkan banyak hits seperti MENGAPA dan MARI BERJOGET. Warna musik seperti ini masih terus disukai sampai menjelang akhir 70an, terbukti dengan dirilisnya album pop melayu dengan judul CUBIT CUBITAN ini. Lagu yang ringan dengan melodi easy listening dan lirik yang ‘merakyat’ memang menjadi resep yang pas untuk membuat album ini sukses di pasaran. Lagu Cubit Cubitan menjadi hits besar dan kemudian banyak dirilis ulang oleh banyak penyanyi, diantaranya si ratu dangdut ELVIE SUKAESIH, atau bahkan DORIS CALLEBOUT yang coba-coba jadi penyanyi. Sukses besar album ini bahkan membuat produser film membuat sebuah film musikal dangdut berjudul CUBIT CUBITAN yang dibintangi oleh ELVIE SUKAESIH dan AHMAD ALBAR. Bonus tracks di album ini adalah 5 lagu pop melayu yang dinyanyikan oleh DEDDY DORES.
CUBIT CUBITANCubit-cubitan oo cubit-cubitan
Senggol-senggolan
Oo senggol senggolan
Genit-genit gadis sekarang
Kalau dicubit katanya sayang
Genit-genit gadis sekarang
Kalau disenggol katanya cinta
Ini kisah gadis jaman sekarang
Soal cinta bukan rahasia
Apalagi kalau cinta pertama
Pengalaman yang paling indah
Tapi sayang kalau patah hati
Sedang bercinta ditinggal pergi
Akhirnya gadis manis bunuh diri
Cinta pertama dibawa mati