Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

REVIEW : AVENGERS: ENDGAME

Ulasan by Ulasan
26.04.2019
Reading Time: 7 mins read
0
ADVERTISEMENT

“We lost. All of us. We lost friends. We lost family. We lost a part of
ourselves. This is the fight of our lives.”

RELATED POSTS

Beberapa Fakta Menarik film Mortal Engines

My Movie Picks of June 2019

TOY STORY 4 (2019) REVIEW: The Franchise Still Flies To Infinity and Beyond!


Sejujurnya, saya masih agak
kesulitan dalam memformulasikan kata-kata yang tepat untuk menjelaskan seperti
apa pengalaman menonton Avengers: Endgame.
Yang jelas, instalmen pamungkas dari sepuluh tahun terakhir Marvel Cinematic
Universe (MCU) ini merupakan sebuah sajian spektakuler. Saya bisa mencapai
kesimpulan demikian karena saya masih bisa dibuat menangis sesenggukan berulang
kali (!) sementara di waktu yang sama, diri ini dihujani sederet gangguan yang sungguh
mendistraksi fokus berupa:  a) sepasang
kekasih di kursi sebelah asyik berdiskusi dengan volume suara cukup kencang
seolah-olah sedang berada di kafe, b) krucil-krucil berusia tak lebih dari 5
tahun mengoceh tak karuan yang akhirnya baru berhenti setelah orang tuanya saya
tegur, dan c) sinar ponsel yang menyilaukan dari penonton yang tak tahu caranya
menurunkan brightness. Bisa
dibayangkan dong betapa dongkolnya mesti berhadapan dengan manusia-manusia yang
tidak mempunyai kepekaan semacam ini? Anehnya, Avengers: Endgame tetap membawa saya pada pengalaman menonton yang
mungkin saja tidak akan dijumpai dalam waktu dekat. Ada banyak gegap gempita
yang membuat saya girang bukan main bak bocah cilik yang baru saja diberi
mainan baru, ada banyak canda tawa yang membuat saya tertawa terpingkal-pingkal
sampai perut mengencang, ada banyak hamparan visual mencengangkan yang membuat
rahang saya terjatuh ke lantai, dan ada banyak momen-momen emosional yang
membuat saya urung ke toilet lantaran cairan dalam tubuh telah dikeluarkan
melalui mata. Berlebihan? Tunggu hingga kalian mengetahui kalau tubuh saya
bergetar selama bermenit-menit selepas menonton dan tidak tahu lagi harus
mengucap apa.

Dengan impak sedemikian hebat,
sudah barang tentu Avengers: Endgame telah
melampaui segala ekspektasi yang saya tanamkan untuk film ini. Seusai
menyaksikan Avengers: Infinity War
(2018), saya sempat dirundung sikap skeptis. I mean, Infinity War
sudah keburu menetapkan standar sangat tinggi bagi superhero movies. Pertarungannya liar sampai-sampai planet pun bisa
dilempar-lempar seenaknya selaiknya bola basket, Thanos membuktikan bahwa dia
adalah definisi dari supervillain
yang sesungguhnya, dan babak klimaksnya… phew.
Pertempuran di Wakanda beserta momen “I
don’t feel so good”
akan selalu dikenang oleh para penggila budaya populer
sampai kapanpun. Jadi, apa yang bakal dikedepankan oleh Anthony dan Joe Russo
selanjutnya demi menghadirkan “salam perpisahan” yang membekas kuat di ingatan
para penggemar? Kepenasaran inilah yang menggelayuti benak tatkala hendak
menyaksikan Endgame. Terlebih lagi,
pihak Marvel Studios pun tidak banyak memberikan bocoran terkait
kegilaan-kegilaan seperti apa yang bisa diantisipasi disini. Untuk materi
promosi berupa trailer saja, mereka mencomotnya dari 15 menit pertama. Itu
berarti, kita tidak diberi bayangan apapun mengenai 165 menit terakhir
sekalipun ada beragam teori bermunculan di dunia maya. So exciting, rite? Dan ya, perasaan bersemangat yang
membuncah-buncah ini tetap bertahan sampai lampu bioskop dimatikan lalu saya
pun tenggelam ke dalam narasi (sampai kemudian disadarkan oleh
penonton-penonton menyebalkan di atas kalau ini hanyalah film, damn it!). Ada beragam emosi yang
mencuat secara silih berganti sedari menit pembuka sampai menit penutup
sehingga sulit bagi saya untuk tidak berujar, “wow, wow, wow!”



Melanjutkan apa yang ditinggalkan
oleh Infinity War, penonton kembali
dipertemukan dengan sejumlah personil Avengers yang masih tersisa seperti Tony
Stark (Robert Downey Jr.), Steve Rogers (Chris Evans), Thor (Chris Hemsworth),
Bruce Banner (Mark Ruffalo), Natasha Romanoff (Scarlett Johansson), Rocket
(Bradley Cooper), James Rhodes (Don Cheadle), serta Clint Barton (Jeremy
Renner). Selama setidaknya 30 menit pertama, Endgame memilih untuk menempatkan fokusnya pada fase berduka yang
merongrong karakter-karakter ini pasca kegagalan mereka dalam menghentikan
Thanos (Josh Brolin) untuk melenyapkan separuh penghuni alam semesta. Kita melihat
Tony yang memilih untuk melanjutkan hidup bersama Pepper Potts (Gwyneth
Paltrow) di pedesaan, Bruce yang akhirnya mampu mendamaikan dirinya dengan
alter egonya memilih untuk menjalani hidup sebagai selebriti kecil-kecilan,
Thor yang mencari pelampiasan guna menutupi rasa bersalahnya lantaran telah
gagal menjadi seorang pelindung, serta Steve yang memutuskan untuk membentuk group therapy bagi mereka yang belum mampu
menerima kenyataan bahwa orang terkasih telah tiada. Ya, menit-menit awal yang
berlangsung dengan nada penceritaan muram dan cenderung depresif ini, si
pembuat film berupaya menunjukkan sisi lain dari para personil Avengers yang
manusiawi. Mereka berbuat kesalahan, mereka gagal, dan mereka juga terpuruk. Yang
kemudian membuat mereka layak menyandang gelar sebagai “pahlawan” adalah
kesediaan untuk bangkit dari keterpurukan lalu sebisa mungkin memperbaiki
kesalahan di masa lampau meski ada konsekuensi besar yang menanti. Inspiratif? Jelas.
Menariknya lagi, Endgame tak hanya mengajak
penonton untuk memperbincangkan perihal penerimaan dan melanjutkan hidup,
tetapi juga soal keluarga, persahabatan, serta pengorbanan yang seketika
menempatkan seri ini sebagai salah satu superhero
movie
dengan narasi paling kompleks.

ADVERTISEMENT

Walau mengetengahkan bahan
pembicaraan yang tergolong sendu dan gelap, Endgame
tak pernah melupakan khitahnya sebagai tontonan superhero yang mengusung sikap optimis sekaligus sajian eskapisme
yang bertujuan untuk memberi penghiburan kepada penonton yang membutuhkan obat
pelepas penat. Itulah mengapa, sekalipun film merentang panjang hingga 3 jam
lamanya, rasa kantuk bukanlah satu hal yang patut dirisaukan. Disela-sela
narasi mengenai pergolakan batin yang ada kalanya depresif, Russo bersaudara
beserta duo penulis naskah Christopher Markus-Stephen McFeely tak lupa untuk
tetap menghadirkan ciri khas dari MCU, yakni humor dan hati. Penonton yang
datang ke bioskop semata-mata ingin memperoleh hiburan dapat menjumpainya
melalui pertempuran-pertempuran heboh di sepanjang durasi yang lantas mencapai
titik kulminasinya pada satu jam terakhir yang membelalakkan mata saking
epiknya, dan melalui asupan-asupan humor yang keseluruhannya mampu dilontarkan
secara efektif. Entah itu dari celetukan-celetukan para karakter (saya ngakak lepas
berderai-derai sewaktu Natasha membahas “email dari rakun”) yang tak sedikit
diantaranya turut menyelipkan referensi ke budaya populer maupun dari tindakan-tindakan
konyol para personil dimana setiap karakter protagonis diberi kesempatan untuk
ngelaba. Paul Rudd sebagai Scott Lang memperoleh jatah terbesar mengingat pembawaan
karakternya sendiri memang easygoing,
lalu disusul oleh Chris Hemsworth yang bertransformasi dalam wujud Thor yang
belum pernah kalian lihat sebelumnya, Mark Ruffalo kembali melipur lara
penonton berkat interpretasinya sebagai Hulk yang sekali ini mampu mengelola
emosi, dan Bradley Cooper juga lucu dalam menyuarakan Rocket yang ceriwisnya
bukan kepalang. Kocak, kocak, kocak.



Berkelindan bersama segala kemeriahan
medan pertempuran dan adu ngebanyol adalah sederet elemen dramatik yang membuat
hati mencelos. Salah satu yang menjadi favorit saya secara pribadi (well,
ini mungkin akan bersifat spoiler
karena adegannya sendiri tak pernah dipromosikan)
adalah ketika para
personil Avengers memiliki kesempatan untuk menjelajah waktu ke tahun-tahun
lampau demi mencuri “batu akik ajaib” agar tak jatuh ke tangan raksasa ungu
berdagu getuk lindri tersebut. Diniatkan sebagai momen untuk bernostalgia dan
penghormatan terhadap fase-fase MCU terdahulu, sebagian adegan yang muncul
dalam misi penjelajahan waktu ini memiliki tonjokan hebat ke emosi. Adegan-adegan
yang saya maksud antara lain saat Thor mendapat kesempatan untuk mengucap salam
perpisahan kepada ibunda di menit-menit terakhir sebelum beliau berpulang, ketika
Tony memperoleh quality conversation
bersama ayahanda yang tak pernah dibayangkannya, serta tatkala Steve bisa
melihat langsung belahan jiwanya. Disamping performa hebat dari jajaran pemain khususnya
Robert Downey Jr. (serius, dia layak diganjar nominasi Oscar!), Chris Hemsworth,
Chris Evans, Scarlett Johansson, dan Paul Rudd, kesanggupan penonton untuk
menginvestasikan emosi pada banyak adegan merupakan hasil kerja keras para tim
dalam membangun MCU selama sepuluh tahun terakhir secara terstruktur. 

Kita melewatkan
banyak waktu bersama para personil Avengers, kita menyaksikan mereka bertumbuh
sebagai karakter, kita mendengar kisah hidup mereka, dan kita pun menjadi saksi
kunci atas perjuangan-perjuangan mereka yang tak pernah sekalipun mudah. Tanpa pernah
disadari, mereka telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Maka begitu Endgame menghamparkan pertarungan
terakbar dalam sejarah hidup setiap personil, sulit untuk membendung air mata. Ada
kebahagiaan karena film memunculkan karakter-karakter favorit dalam satu titik,
ada kebanggaan bisa melihat mereka sanggup mencapai posisi ini, dan ada
kesedihan karena kemungkinan untuk tak lagi berjumpa terbuka begitu lebar. Saat
film akhirnya mencapai ujung durasi, saya hanya bisa berkata lirih, “thank you, Stan Lee! Thank you, MCU! I love you 3000”. Endgame jelas merupakan persembahan yang
sangat istimewa untuk para penggemar MCU yang telah setia menemani selama satu
dekade terakhir. Jika saja saya menonton film ini bersama orang-orang terkasih, saya mungkin langsung memeluk mereka erat-erat setelah lampu bioskop dinyalakan. 


Note : Tidak ada adegan tambahan, tapi ada tribute kepada “The Original
6”
di end credit yang
mengharukan.


Outstanding (5/5)


Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Beberapa Fakta Menarik film Mortal Engines

14.07.2019
Review

My Movie Picks of June 2019

13.07.2019
Review

TOY STORY 4 (2019) REVIEW: The Franchise Still Flies To Infinity and Beyond!

13.07.2019
Review

Beberapa Fakta Cerita film Monster House

13.07.2019
Review

Monster House (2006) Sinopsis, Informasi

12.07.2019
Review

Kumpulan Fakta Diantara Film dan Novel Pet Sematary

11.07.2019
Next Post
Hukum Bermuamalah dengan Penganut Syiah

SPOT SURFING TERBAIK DI KEPULAUAN MENTAWAI YANG WAJIB DICOBA

Pembantaian Muslim Rohingnya Merajalela, Menlu RI Akan Temui Aung San Suu Kyi

Chef Otje Sharing Ilmu Kiat Bikin Cake Rasa Enak, Tekstur Lembut dan Cantik Tampilannya

Iklan

Recommended Stories

Sinopsis Novel Tanah Para Bandit

Sejarah Madura (18):Sungai-Sungai di Pulau Madura; Gunung-Gunung Rendah di Pulau Madura dan Geomorfologi Wilayah Madura

05.12.2022
Bromo Kembali Dibuka, Ini 11 Ragam Daya Pikatnya

Kuliner Bogor – Es Bubur Buah, Rahat Cafe

01.06.2011
100 Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Feri di Sungai Tigris Irak

100 Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Feri di Sungai Tigris Irak

21.03.2019

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?