
Lakorn baru yang sedang aku tonton saat ini. Untuk saat ini, aku baru sampai di episode 3, dan sudah lumayan bisa menikmati, walau tidak dengan kecepatan yang mengerikan. Yah, walau rating untuk lakorn ini termasuk jelek dibandingkan dengan lakorn sebelumnya yang sudah aku lihat, dan aku sempat membaca beberapa review yang menyatakan lakorn ini tidak sebagus lakorn Rak Nakara, tetap saja, demi melihat Mark Prin, aku rela menontonnya. Ohoho. 😆
Mari kita lihat sinopsis resminya yang singkat, dan selanjutnya aku akan membahas kisahnya yang telah aku lihat sejauh ini, dan pembahasan lainnya akan aku bahas lebih singkat saja, biar tidak spoiler ya.
oOo
Ketika kota kuno misterius berumur lebih dari 1000 tahun terkuak, sekelompok arkeolog memulai penelitian, tanpa menduga kalau itu membebaskan hantu dari masa lalu yang menuntut balas dendam.
Sumber: mydramalist
oOo

Buang Athithan menceritakan tentang Yosita (Patricia Tanchanok), anak seorang arkelog yang menemukan reruntuhan kota misterius berumur lebih dari 1000 tahun bernama Jantalabura. Dalam prosesnya, tanpa sengaja ayah Yosita membebaskan hantu dari satu artefak yang berniat membalas dendam dari masa lalu. Artefak itu hilang setelah dibawa oleh ayah Yosita kembali ke kota, dalam upayanya mencari artefak itu, Yosita bertemu dengan Krittathorn (Mark Prin), anak seorang kolektor. Hubungan mereka berdua saling berkelindan dengan hubungan mereka berdua di kehidupan yang lalu, bersama dengan dendam yang dibawa oleh si hantu.
oOo
Konsep reinkarnasi bukan hal yang lumrah buat Indonesia, yang masyarakatnya sebagian bersar tidak percaya dengan reinkarnasi. Namun di Thailand, reinkarnasi adalah hal yang lumrah, mengingat negara mereka memiliki basis agama yang mempercayai konsep itu. Jadi kalau dipandang dari sisi reinkarnasi, karma, merit dll, lakorn ini cukup berbeda. Aku sendiri belum tahu apa yang membuat lakorn ini dipandang ‘failure‘, bahkan menerima rating yang rendah (hanya 6!), tetapi aku akan mencari tahu sendiri setelah menonton nanti.
Sejauh ini, aku berharap drama di masa lalunya lebih banyak daripada yang di masa modern, karena aku tidak bisa bersimpati dengan si hantu kalau hanya ditunjukkan hantunya muncul dan mengganggu di masa modern. Mana bentuk hantunya serem banget lagi. 😅 Yup, aku mengakui kalau aku ingin cerita melo-dramatis yang melibatkan masa lalu mereka, terutama dari pihak si hantu. Sayangnya ini hanya keinginan kosong, sudah jelas si hantu di masa lalu pun sama menyebalkan dan mengganggunya seperti di masa modern. 😅 Dia pantas mendapatkan karma buruk karena perbuatannya.
Oh, aku juga tertarik lebih jauh dengan ‘ancient Siam’ karena lakorn ini, plus dengan adat budayanya. Sepertinya lakorn ini akan membuatku membaca Wikipedia lebih banyak lagi. Dan aku harus berhati-hati dengan spoiler lagi.
Review lengkap (dan spoiler) akan ditambahkan di update blog berikutnya untuk lakorn ini.




Part I | Part II
ADVERTISEMENT
























![Koisuru Keigo 24 Ji (2024) Episode 01-09 Subtitle Indonesia [TAMAT] + [BATCH]](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/02/SaveTwitterNet_GA4HaqraYAAZeE7.jpg?fit=456%2C322&ssl=1)






