• Latest
  • Trending
Imam Ahmad, Alangkah Jauhnya Akhlak Kita dari Akhlak Beliau.. Rahimahullah

REVIEW : MUNAFIK 2

27 September 2018
Heboh! Video Sarwendah, Cut Salwa, dan “Ibu Tiri-Anak Tiri” Masih Viral hingga Sekarang

Heboh! Video Sarwendah, Cut Salwa, dan “Ibu Tiri-Anak Tiri” Masih Viral hingga Sekarang

12 Juni 2026
Agenda Perdana Shin Tae-yong Usai Resmi Latih Persija Jakarta

Agenda Perdana Shin Tae-yong Usai Resmi Latih Persija Jakarta

9 Juni 2026
Viral! Ibu Disangka Pacar Anak Sendiri

Viral! Ibu Disangka Pacar Anak Sendiri

9 Juni 2026
Video Andini Permata dan Cut Salwa Bikin “Gempa” Netizen Indonesia

Video Andini Permata dan Cut Salwa Bikin “Gempa” Netizen Indonesia?

8 Juni 2026
Video Cut Salwa dan Sarwendah Sedang Viral, Diburu Netizen

Video Cut Salwa dan Sarwendah Sedang Viral, Diburu Netizen

5 Juni 2026
Video ‘Scandals’ aespa Picu Reaksi Beragam Netizen, Jadi Perbincangan Hangat di Media Sosial

Video ‘Scandals’ aespa Picu Reaksi Beragam Netizen, Jadi Perbincangan Hangat di Media Sosial

5 Juni 2026
Video Kakak Imut Pas Lagi Ngambek Malah Tambah Cantik, Netizen “Ekspresinya Bikin Gemas!”

Video Kakak Imut Pas Lagi Ngambek Malah Tambah Cantik, Netizen: “Ekspresinya Bikin Gemas!”

4 Juni 2026
Viral! Perjuangan Ayah dari NTT ke Bandung Demi Hadiri Kelulusan Anak, Kisah Haru Pengorbanan Orang Tua yang Menginspirasi

Viral! Perjuangan Ayah dari NTT ke Bandung Demi Hadiri Kelulusan Anak, Kisah Haru Pengorbanan Orang Tua yang Menginspirasi

3 Juni 2026
Kisah Mahasiswi Cantik Ini Sering Prank Mas Wawan Kang Ojol Yang Sedang Viral

Kisah Mahasiswi Cantik Ini Sering Prank Mas Wawan Kang Ojol Yang Sedang Viral

26 Mei 2026
Viral Mahasiswi Pulen Ini Sering Prank Mas Wawan Kang Ojol!

Viral Mahasiswi Pulen Ini Sering Prank Mas Wawan Kang Ojol!

24 Mei 2026
Viral Perjuangan Suami Rawat Istri Idap TB Tulang hingga Komplikasi, Kisah Gilang dan Chahya Bikin Haru

Viral Perjuangan Suami Rawat Istri Idap TB Tulang hingga Komplikasi, Kisah Gilang dan Chahya Bikin Haru

23 Mei 2026
Calon Pengantin Hilang di Pati Ditemukan Bersama Pacar di Hotel Jepara

Calon Pengantin Hilang di Pati Ditemukan Bersama Pacar di Hotel Jepara

23 Mei 2026
Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
    • Filter
      • Terbaru
      • Viral
      • Hot
      • Galeri
      • Populer
      • Terviral
      • Terbaik
      • Trending
  • Hiburan
    • Cerita
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Heboh! Video Sarwendah, Cut Salwa, dan “Ibu Tiri-Anak Tiri” Masih Viral hingga Sekarang

    Heboh! Video Sarwendah, Cut Salwa, dan “Ibu Tiri-Anak Tiri” Masih Viral hingga Sekarang

    Agenda Perdana Shin Tae-yong Usai Resmi Latih Persija Jakarta

    Agenda Perdana Shin Tae-yong Usai Resmi Latih Persija Jakarta

    Viral! Ibu Disangka Pacar Anak Sendiri

    Viral! Ibu Disangka Pacar Anak Sendiri

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerpen
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Agenda Perdana Shin Tae-yong Usai Resmi Latih Persija Jakarta

    Agenda Perdana Shin Tae-yong Usai Resmi Latih Persija Jakarta

    Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Bungkam Unggulan India dan Bangkitkan Harapan Bulutangkis Indonesia

    Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Bungkam Unggulan India dan Bangkitkan Harapan Bulutangkis Indonesia

    Viral! Reaksi Kylian Mbappé di Media Sosial Saat Real Madrid Dibantai FC Barcelona Jadi Sorotan

    Viral! Reaksi Kylian Mbappé di Media Sosial Saat Real Madrid Dibantai FC Barcelona Jadi Sorotan

    John Herdman Janji Timnas Indonesia Tampil dengan Skuad Terbaik saat Hadapi Jepang di Piala Asia 2027

    John Herdman Janji Timnas Indonesia Tampil dengan Skuad Terbaik saat Hadapi Jepang di Piala Asia 2027

    Resmi! Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026, SUGBK Dipastikan Bergemuruh

    Resmi! Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026, SUGBK Dipastikan Bergemuruh

    5 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Tembus Rp200 Miliar!

    5 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Tembus Rp200 Miliar!

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 vs Qatar di Piala Asia U-17 2026, Live RCTI Malam Ini!

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 vs Qatar di Piala Asia U-17 2026, Live RCTI Malam Ini!

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

  • More
    • Tekno
    • Religi
    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
IKLAN GRATIS
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
    • Filter
      • Terbaru
      • Viral
      • Hot
      • Galeri
      • Populer
      • Terviral
      • Terbaik
      • Trending
  • Hiburan
    • Cerita
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Heboh! Video Sarwendah, Cut Salwa, dan “Ibu Tiri-Anak Tiri” Masih Viral hingga Sekarang

    Heboh! Video Sarwendah, Cut Salwa, dan “Ibu Tiri-Anak Tiri” Masih Viral hingga Sekarang

    Agenda Perdana Shin Tae-yong Usai Resmi Latih Persija Jakarta

    Agenda Perdana Shin Tae-yong Usai Resmi Latih Persija Jakarta

    Viral! Ibu Disangka Pacar Anak Sendiri

    Viral! Ibu Disangka Pacar Anak Sendiri

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerpen
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Agenda Perdana Shin Tae-yong Usai Resmi Latih Persija Jakarta

    Agenda Perdana Shin Tae-yong Usai Resmi Latih Persija Jakarta

    Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Bungkam Unggulan India dan Bangkitkan Harapan Bulutangkis Indonesia

    Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Bungkam Unggulan India dan Bangkitkan Harapan Bulutangkis Indonesia

    Viral! Reaksi Kylian Mbappé di Media Sosial Saat Real Madrid Dibantai FC Barcelona Jadi Sorotan

    Viral! Reaksi Kylian Mbappé di Media Sosial Saat Real Madrid Dibantai FC Barcelona Jadi Sorotan

    John Herdman Janji Timnas Indonesia Tampil dengan Skuad Terbaik saat Hadapi Jepang di Piala Asia 2027

    John Herdman Janji Timnas Indonesia Tampil dengan Skuad Terbaik saat Hadapi Jepang di Piala Asia 2027

    Resmi! Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026, SUGBK Dipastikan Bergemuruh

    Resmi! Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026, SUGBK Dipastikan Bergemuruh

    5 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Tembus Rp200 Miliar!

    5 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Tembus Rp200 Miliar!

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 vs Qatar di Piala Asia U-17 2026, Live RCTI Malam Ini!

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 vs Qatar di Piala Asia U-17 2026, Live RCTI Malam Ini!

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

  • More
    • Tekno
    • Religi
    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

REVIEW : MUNAFIK 2

Ulasan by Ulasan
27 September 2018
Reading Time: 11 mins read
Donasi
0
Share on TwitterFacebookWhatsappTelegram

“Kamu hanya menggunakan nama Tuhan untuk kepentingan serakahmu.” 

Menurut saya, Munafik (2016) adalah salah satu film horor Asia terbaik dalam satu dekade terakhir. Syamsul Yusof yang merangkap jabatan sebagai sutradara, penulis skrip, aktor, editor, sekaligus pengisi soundtrack ini mampu memberikan warna berbeda bagi sajian horor dengan mengombinasikannya bersama unsur keagamaan – atau dalam hal ini, Islam. Memang betul Munafik bukanlah film pertama yang menawarkan pendekatan tersebut (setumpuk film horor asal Malaysia dan Indonesia dari era terdahulu telah menerapkannya), tapi agama tak sebatas dipergunakan sebagai hiasan untuk mempercantik film di sini. Ada signifikansinya terhadap narasi yang mengkritisi kaum beragama dengan ketaatan palsu, ada pula signifikansinya pada permainan teror. Adegan si protagonis melakukan ruqyah (eksorsisme dalam Islam) terhadap seorang perempuan berhijab yang kerasukan iblis adalah momen paling dikenang di film ini, disamping adegan di lift dan bola mantul-mantul. Saya meringkuk ketakutan saat menontonnya (hei, si iblis bisa merapal ayat suci!), saya juga menyeka air mata tatkala sebuah kebenaran terungkap di ujung durasi. Lebih dari itu, Munafik menggugah keimanan dalam diri yang masih cethek ini dengan mempertanyakan, “apakah ibadahku selama ini telah sesuai dengan petunjuk Tuhan, dilandasi ketulusan dari lubuk hati terdalam, atau hanya keterpaksaan demi menyesuaikan diri dengan kehendak masyarakat?.” 

RELATED POSTS

Kattekitara Ippai shite (2023) Episode 05 Subtitle Indonesia

Sabae to Yattara Owaru (2024) Episode 02 Subtitle Indonesia

Ayaka-chan wa Hiroko-senpai ni Koishiteru (2024) Episode 05 Subtitle Indonesia

Menurut saya, Munafik adalah film horor reliji yang efektif. Penggunaan terornya menyokong pesan yang diutarakan dengan sangat baik sehingga efek takut yang diberikan tak hanya berlangsung sementara dan memungkinkan penonton untuk buru-buru bertaubat. What a powerful film! Saking cintanya terhadap film ini, saya tentu bahagia bukan kepalang begitu mendengar jilid keduanya diproduksi. Ada ekspektasi dan antisipasi yang membumbung sama tinggi untuk menyaksikan petualangan Ustaz Adam (Syamsul Yusof) selanjutnya dalam mencari ridha Allah. Terlebih, si pembuat film membutuhkan tempo lebih dari setahun untuk merampungkan Munafik 2 yang memberi kesan bahwa penggarapannya tak main-main dan mempunyai tingkat kesulitan lebih tinggi dari sebelumnya. Dari sektor narasi, Munafik 2 memang mencoba lebih kompleks dalam berceloteh. Sekali ini, Ustaz Adam yang masih dihantui rasa bersalah usai kematian Maria (Nabila Huda) di film pertama dimintai pertolongan oleh kawan baik sang ayah untuk membantu menyembuhkan seorang warga desa yang terkena penyakit misterius. Dalam perjalanannya menuju desa terpencil tersebut, Adam mendapati fakta bahwa penduduk desa telah mengingkari ajaran Islam sesuai panduan Nabi Muhammad dan memilih untuk mengamalkan ajaran Islam menurut interpretasi penuh kepentingan dari seorang pemuka agama bernama Abu Jar (Nasir Bilal Khan). Barang siapa berani menolak ajaran Abu Jar, maka dia akan mendapat siksaan dari kelompok Abu Jar maupun guna-guna berujung kematian seperti dialami oleh pria yang hendak ditolong Adam beserta putrinya, Sakinah (Maya Karin). 

Menurut saya, Munafik 2 sebetulnya mengusung materi pembicaraan yang terbilang menggelitik lantaran relevan dengan situasi sosial politik dewasa ini. Syamsul Yusof mencoba untuk menyentil sejumlah oknum yang memanfaatkan agama sebagai barang dagangan demi merengkuh nikmat duniawi alih-alih memanfaatkan agama untuk menyebarkan kebaikan sekaligus mendekatkan diri kepada Yang Maha Satu. Oknum tersebut adalah mereka yang merasa dirinya paling benar dalam memahami ayat-ayat Tuhan, lalu memberi label ‘kafir’ pada siapapun yang enggan tunduk kepadanya. Tujuan dibalik tindakannya ada beragam meski sebagian besar diantaranya menunjukkan keserupaan, yakni dilandasi oleh haus kekuasaan. Bukankah oknum yang lantas diwakili oleh Abu Jar dalam film ini kian marak dijumpai belakangan ini? Tidak hanya terbatas pada Islam, tidak hanya berlaku di Melayu, tetapi seluruh agama dan seluruh dunia. Tatkala dituangkan ke dalam gagasan maupun tulisan di atas kertas, sosok Abu Jar yang dideskripsikan sebagai Firaun masa kini memang terdengar seperti villain amat berbahaya yang patut dikenang dalam sejarah sinema. Dia menghasut warga desa agar berpaling dari Tuhan lalu bersujud kepadanya menggunakan firman Sang Pencipta yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompoknya beserta hadits palsu. Tapi dalam eksekusi, Abu Jar tak tampak semengancam itu karena penonton sudah mengetahui sedari awal bahwa dia adalah antagonis yang harus diperangi. Berbeda dengan kaum munafik di film pertama yang bersembunyi dibalik perangai alim, Abu Jar dan para pengikutnya telah memancarkan citra bengis melalui tingkah dan ucapan. Saking jelasnya, sebetulnya bukan perkara sulit bagi Sakinah beserta Adam untuk menyeret Abu Jar ke ranah hukum apabila mereka bersungguh-sungguh mengumpulkan bukti. 


Menurut saya, Munafik 2 telah menunjukkan ketidaksanggupannya dalam mengkreasi narasi semengikat jilid sebelumnya melalui kehadiran sosok antagonis yang kurang wajar. Abu Jar tak ubahnya villain klasik dalam film laga, superhero, atau semacamnya, yang memiliki gaya berbusana berlebih-lebihan seperti tingkah polahnya yang cenderung cartoonish dan motif dangkal. Syamsul Yusof tak pernah memerlakukannya sebagai karakter utuh dengan memberinya latar belakang seperti menjelaskan kehidupannya di masa lampau, titik balik yang mendasari perbuatannya, dan hubungannya dengan Sakinah (ada satu pertanyaan tak terjawab mengenai putri Sakinah). Penonton hanya diberi tahu bahwa dia jahat. Udah, titik, the end, wassalam. Mengingat dia adalah perwujudan dari oknum penjual agama, bukankah akan lebih menggigit kalau penonton mengetahui pemicu tindakannya dan dia digambarkan sebagai serigala berbulu domba? Maksud saya, sosok Abu Jar akan terlihat lebih meyakinkan – dan menyeramkan, tentunya – apabila dia bermulut manis ketimbang terus berteriak-teriak sepanjang film yang membuat telinga ini berdengung. Saya pun masih gagal paham, kenapa penduduk desa bisa memercayai bahwa Abu Jar adalah seorang ulama mengingat perangainya cenderung menyerupai penyihir keji? Ini tak pernah diberi penjelasan memuaskan seperti halnya pertanyaan mengenai lokasi desa terpencil ini (kadang terkesan jauh, kadang dekat sekali), para karakter yang tidak memiliki ponsel (mungkin demi menghindari maksiat), sampai kemampuan Sakinah yang mumpuni dalam mengapak manusia. Ya, dia bisa dengan mudah membantai manusia menggunakan kapak saat kepepet (bahkan di depan mata putrinya sendiri!) yang kemudian membuat saya tak habis pikir. Kenapa dia tidak sekalian saja membunuh Abu Jar? Daripada terus diajak kucing-kucingan ke dalam gua, ke dalam hutan, oleh kelompok Abu Jar. Saya yang menonton saja capek lho melihat mereka berulang kali tarik ulur kejar-kejarannya, masa mereka menikmati sih? Dasar manusia-manusia setrong. 

Menurut saya, Munafik 2 menunjukkan permasalahan sesungguhnya pada sektor narasi. Disamping karakterisasi yang tergolong flat character (bahkan, Maria lebih kompleks dibanding Sakinah maupun Abu Jar), kengototan si pembuat film supaya pesan moral terdengar oleh penonton dan rangkaian terornya bisa lebih menakuti penonton ketimbang film terdahulu justru membuat Munafik 2 tak lagi nikmat buat disantap. Dampak dari kengototan Syamsul Yusof terhadap dua hal tersebut menyebabkan film terdengar amat berisik. Di satu sisi kita mendengar beberapa karakternya bersuara lantang dalam berdakwah, di sisi lain kita mendengar iringan musik yang terus bergemuruh mengikuti serentetan penampakan yang tak sedikit diantaranya dimunculkan tanpa arti. Harus diakui, kepala saya nyut-nyutan tak karuan sampai butuh Panadol karena film tak pernah sekalipun memberi waktu bagi penonton untuk menghela nafas. Ini tentu akan mengasyikkan apabila penceritaan dan jump scares yang ditebar terus efektif. Dalam kasus Munafik 2, daya tariknya terus mengempes seiring berjalannya durasi. Saya capek dijejali pesan moral yang disampaikan dengan gaya seorang khatib yang berteriak-teriak di atas mimbar kala khutbah Jumat, dan saya pun lelah menyaksikan parade penampakan dari hantu-hantu genit (sekadar informasi, ada hantu Indonesia lho!) yang sebagian besar diantaranya meleset dari sasaran. Bisa jadi ini preferensi, tapi saya pribadi lebih menikmati dakwah yang disampaikan secara halus dan mempersilahkan para jemaat untuk berkontemplasi ketimbang dijelaskan sejelas-jelasnya dengan teriakan. 
Menurut saya, dakwah lebih bijak diutarakan dengan tutur kata halus yang menenangkan hati demikian daripada mengandalkan volume keras yang berkelanjutan. Di film pertama, saya mendapati dakwah yang meneduhkan hati dan bersifat universal. Tapi di film kedua ini justru sebaliknya dan kemungkinan besar hanya akan bisa dicerna oleh penonton Muslim. Mengapa jadi seperti ini? Saya paham materi Munafik 2 menuntut adanya karakter yang ngotot dengan pendirian kelirunya sehingga dia memilih untuk menutupi kekurangannya seraya menekan lawan bicaranya menggunakan nada tinggi. Hanya saja, apakah harus sepanjang waktu? Bahkan karakter di sektor protagonis pun tak kalah semangatnya dalam menyuarakan dialog. Terus berteriak sampai saya khawatir urat di leher mereka terputus trus muncrat darah. Yay! Saat saya menyatakan keberatan ini, beberapa penggemar berat Munafik 2 di dunia maya berujar, “itu karena kamu tak peduli dengan Islam,” “kamu tidak paham dengan pesannya,” dan “kamu sudah jauh dari Tuhan.” Saya jelas terperanjat. Bukan karena tersinggung, hanya semata-mata kaget ada orang asing melontarkan tuduhan tersebut. Kok bisa sih mereka berkesimpulan demikian hanya karena saya tak menyukai film ini? Apakah ada yang salah dengan mengharapkan penyampaian dakwah yang lebih tenang? Ini jelas terasa ironis karena jika mereka benar-benar menyukai film ini yang artinya memahami pesan yang disampaikan, tentu mereka tak akan sampai hati mengeluarkan tuduhan tak berdasar tersebut. Bukankah film favorit mereka sudah mengingatkan untuk tak melakukannya? Jadi sebenarnya siapa yang tidak paham dengan pesan dari film ini? 

Padahal menurut saya, Munafik 2 bukanlah film yang sepenuhnya buruk. Permainan lakon dari jajaran pemainnya masih layak diberi kredit terlebih naskah memang tak memungkinkan mereka untuk berbuat banyak dan beberapa terornya cukup bisa memberi rasa ngeri utamanya pada adegan pengusiran setan pertama beserta beberapa momen yang bermain-main dengan ekspektasi seperti saat Ibu Adam mengendap-endap di kegelapan. Hanya saja, dibandingkan jilid pertamanya yang saya akui lebih efektif dalam menyampaikan pesannya tanpa harus ditekankan terus menerus dengan intonasi meninggi, dan menggeber teror tanpa harus mencuat beberapa menit sekali, Munafik 2 tak seberapa menggigit. Yang dilakukannya di sini pun sebatas mendaur ulang apa yang berhasil di film pertama tanpa pernah memberinya sentuhan baru. Tak ada lagi kejutan dalam teror, tak ada lagi kejutan dalam penceritaan. Suntikan twist di ujung durasi yang diniatkan sebagai sentakan malah terasa menggelikan selaiknya babak klimaksnya itu sendiri. Tampaknya Syamsul Yusof mengadopsi kisah-kisah nabi yang konon menjadi sumber inspirasinya secara harfiah tanpa pernah menyesuaikannya dengan konteks waktu, tempat, dan karakter. Meski film terdahulu pun menghadirkan solusi yang sama menggampangkannya, tapi paling tidak kita diberi sebuah pengungkapan yang menyentuh. Itulah yang tak bisa dijumpai di Munafik 2, momen menyentuh. Hati dan kehangatan sukar ditemui dalam narasi. Syamsul Yusof berusaha terlalu keras untuk menciptakan kesan sekuel yang lebih besar dari pendahulunya sampai-sampai abai pada hal terpenting yang semestinya ada, yakni narasi yang kokoh. Tapi lagi-lagi, ini hanya menurut saya yang tak bisa bikin film dan tak lebih hebat dari remah-remah rengginang. Saya meyakini jutaan penonton yang sudah menyaksikan Munafik 2 di bioskop pasti memiliki pendapat yang bertolak belakang. Sepertinya saya belum mendapatkan hidayah sehingga saya pun tak bisa menikmati film semulia ini. Sedih.


Poor (2/5)

Terkait

Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
TweetShareSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Kattekitara Ippai shite (2023) Episode 05 Subtitle Indonesia
Review

Kattekitara Ippai shite (2023) Episode 05 Subtitle Indonesia

1 Februari 2026
Sabae to Yattara Owaru (2024) Episode 02 Subtitle Indonesia
Review

Sabae to Yattara Owaru (2024) Episode 02 Subtitle Indonesia

1 Februari 2026
Ayaka-chan wa Hiroko-senpai ni Koishiteru (2024) Episode 05 Subtitle Indonesia
Review

Ayaka-chan wa Hiroko-senpai ni Koishiteru (2024) Episode 05 Subtitle Indonesia

1 Februari 2026
Review

Cinderella Complex (2024) Episode 01-07 Subtitle Indonesia [TAMAT] + [BATCH]

1 Februari 2026
Koisuru Keigo 24 Ji (2024) Episode 01-09 Subtitle Indonesia [TAMAT] + [BATCH]
Review

Koisuru Keigo 24 Ji (2024) Episode 01-09 Subtitle Indonesia [TAMAT] + [BATCH]

1 Februari 2026
Song of Phoenix / Si Mei Ren –  思美人 (2017)
Review

Song of Phoenix / Si Mei Ren – 思美人 (2017)

1 Februari 2026
Next Post
Penjelajah Muslim Lebih Dulu Menemukan Amerika Daripada Colombus

Penjelajah Muslim Lebih Dulu Menemukan Amerika Daripada Colombus

Metode Belajar Klasikal di Era Milenial

Metode Belajar Klasikal di Era Milenial

Iklan

Recommended Stories

Begini Cara Peringati Hari Batik Nasional Jadi Lebih Spesial

29 September 2020

Chungha – At The End (그 끝에 그대) Hotel Del Luna OST Part 6

22 Oktober 2020

Orkes Kroncong La Paloma Show di Sawahlunto

23 April 2013

Popular Stories

  • Heboh! Video Ibu Tiri dan Anaknya Viral Main di Dapur Pondok Kebun Sawit

    Heboh! Video Ibu Tiri dan Anaknya Viral Main di Dapur Pondok Kebun Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Video Ibu Guru Bahasa Inggris dan Muridnya Bikin Heboh Jagat Maya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Tante Prank Ojol di Kolam Renang Ini Berujung Tak Terduga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Video Tak Senonoh Sejoli di Batang Jateng, Kini Diburu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru! Video Cewek Jilbab Cantik Asal Jawa di Kamar Hotel Hebohkan Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia. Lanjut baca »



Topoin.com - Iklans.com - Pugur.com - Tradingan.com - Piool.com - Terviral.id - Keimanan.com - Dului.com - Jokbangka.com - Biodataviral.com - Topbisnisonline.com

Tools & Data

Heatmap Saham | Heatmap Forex | Heatmap ETF | Heatmap Koin Kripto | Bunga Bank Sentral | Harga IHSG | Saham Aktif | Saham Untung | Saham Rugi | Harga Emas | Harga Minyak | Swift Kode Bank | Semua Data | Heatmap | Kurs Silang Forex | Grafik Real-Time | Kalender Ekonomi | Forex Quotes | Rasio Forex | Waktu Forex | Top Berita Utama | Ikhtisar Pasar | Pasar Kripto | Konversi Mata Uang | Kalkulator Fibonacci | Kalkulator Pivot | Kalkulator Profit | Kalkulator Pip Forex | Kalkulator Margin Forex | Kalkulator Kurs | Kalkulator MM | Bunga Majemuk | Simulasi KPR | Donasi | Beli Crypto | Tukar Crypto | Mining Crypto | Top Broker | Market | Bonus | Penawaran

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Cerita
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Foto
  • Gosip
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Musik
  • Nasional
  • Otomotif
  • Perang Dunia
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu
  • Video

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Iklan Gratis
  • Join Komunitas
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscribe
  • Kategori
    • Berita
    • Explore
      • Food & Travel
      • Kuliner
      • Sejarah
      • Review
    • Bisnis
    • Edukasi
    • Hiburan
      • Cerita
      • Foto
      • Gosip
      • Musik
      • Video
    • Otomotif
    • Religi
    • Sports
    • Teknologi & Sains
  • Terbaru
  • Join Komunitas
  • Pasang Iklan Gratis
  • Trading & Investasi
  • Seputar Bisnis
  • Biodata Viral
  • Networks
    • Berita Viral
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Seputar Bangka
    • Seputar Kripto
    • Tempo Doeloe
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?