Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

REVIEW : A QUIET PLACE

Ulasan by Ulasan
04.04.2018
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT

“Who are we if we can’t protect them? We have to protect them.” 

A Quiet Place, sebuah film horor arahan John Krasinski (The Hollars, Brief Interviews with Hideous Men), mempunyai sebuah premis menggigit yang bisa jadi akan seketika menarik perhatianmu. Dalam film tersebut, suami dari Emily Blunt (yang didapuk menjadi pemeran utamanya) ini mengajukan premis berbunyi, “bagaimana jika di masa depan manusia harus bertahan hidup dari serangan makhluk asing dengan cara tidak mengeluarkan suara sama sekali?”. Coba bayangkan, manusia dewasa ini yang tidak sanggup menahan godaan untuk mempergunjingkan orang lain saban beberapa menit sekali dipaksa untuk tutup mulut sepenuhnya. Tentu saja bukan perkara mudah. Tapi ada konsekuensinya jika kamu keberatan untuk tutup mulut: siap-siap saja dibantai oleh makhluk asing yang entah darimana datangnya. Seramnya lagi, ini tidak sebatas berlaku pada mengistirahatkan pita suara tetapi juga menghilangkan bunyi-bunyian yang diciptakan oleh derap kaki, tepukan tangan, batuk-batuk ringan, kipas angin, mainan berbaterai, kertas yang sobek, pemutar musik, ketikkan di gawai canggih, klakson kendaraan, serta aktivitas (berikut benda) sehari-hari lainnya yang menimbulkan bunyi. Gila, kan? Ya, A Quiet Place memang mempunyai premis gila, tapi ini belum ada apa-apanya tatkala dibandingkan dengan hasil akhirnya. Si pembuat film sanggup mentranslasinya ke dalam sebuah tontonan seram yang akan membuatmu enggan menghembuskan nafas barang sejenak. 

RELATED POSTS

REVIEW : PARTIKELIR

REVIEW : ARINI

My Movie Picks of March 2018

Dalam A Quiet Place, John Krasinski membawa kita ke beberapa tahun di masa depan saat bumi bukan lagi suatu planet yang layak huni bagi manusia. Penonton tidak pernah diberi narasi menyeluruh mengenai kekacauan yang membawa bumi pada kehancuran, melainkan hanya sekilas lalu dari tajuk utama di surat kabar bekas yang berserakan dimana-mana. Dari tajuk utama tersebut kita memperoleh informasi bagaimana suara telah menciptakan kematian misterius di berbagai belahan dunia. Populasi manusia menyurut dan kota-kota besar ditinggalkan sehingga membuat jalanan utama kosong melompong seperti di film-film zombie. Tidak diketahui secara pasti ada berapa umat manusia yang masih berlalu lalang di atas tanah karena fokus utama dari A Quiet Place yang memilih bercerita secara intim hanyalah sebuah keluarga yang terdiri atas Ayah (John Krasinski), Ibu (Emily Blunt), serta tiga orang anak dengan konfigurasi satu perempuan dan dua laki-laki. Mereka bertahan hidup dengan cara mengambil persediaan di supermarket terbengkalai, menangkap ikan di sungai, mendiami sebuah rumah pertanian, dan paling penting, tidak bersuara. Maklum, suara sekecil apapun dapat mendatangkan petaka besar bagi mereka. Demi meminimalisir munculnya suara, kelimanya pun sepakat untuk melepas alas kaki dan berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. Akan tetapi, upaya mereka untuk membisu ini mengalami kegagalan tatkala salah satu dari mereka melakukan kesalahan besar yang tidak saja mendatangkan petaka tetapi juga penyesalan mendalam. 


Tanpa banyak berbasa-basi, Krasinski yang turut menempati posisi sutradara dan peracik skrip seketika membawa penonton pada situasi yang tidak menenangkan dalam A Quiet Place. Kita melihat keluarga kecil ini tengah berkeliling supermarket untuk mencari obat. Si kecil bermain-main, berlari-lari, yang belum apa-apa sudah membuat diri ini was-was. Mungkinkah ada sesuatu yang berbahaya tengah mengintai mereka di sana? Suasananya memang sangat sunyi. Kalaupun ada suara, itu berasal dari deru angin atau burung-burung yang menari-nari di udara seolah mengejek para manusia yang dibuat tak berdaya oleh ancaman makhluk asing. Interaksi antar karakter dilangsungkan menggunakan bahasa isyarat atau sekadar ekspresi wajah. Hanya jika keadaan memungkinkan (berdasar aturan main di film ini, mereka bebas bersuara saat ada suara lebih keras di sekitar mereka), dialog verbal dapat muncul. Bisik-bisik pun sebisa mungkin dihindari karena hey, tidak ada salahnya menghindari tindakan yang beresiko, bukan? Siapa yang tahu suara seperti apa yang masih bisa ditolerir? Dari kesunyian ini, Krasinski lantas membangun teror. Menciptakan situasi yang sangat mengusik kenyamanan sehingga memunculkan rasa tercekam dalam diri penonton. Betapa tidak, kita tidak pernah benar-benar tahu kapan ancaman tersebut akan datang menghampiri. Kelima karakter dalam A Quiet Place dapat berbuat blunder sewaktu-waktu mengingat benda-benda yang menghasilkan bunyi-bunyian masih mudah dijumpai di sekitar mereka. Kayu yang berderit, misalnya. 

Kelihaian Krasinski dalam membuat penonton megap-megap karena sulit untuk bernafas (ya gimana bisa bernafas kalau setiap menitnya adalah ancaman!) mendapat sokongan bagus dari tim tata suara yang mampu menghasilkan ‘kesunyian mencekam’. Saya justru merasa tenang saat ada suara, dentuman atau apalah-apalah itu, tapi begitu mode suara beralih ke senyap, hmmm… baiklah. Bersiap-siap buat merapal doa dalam hati seraya meremas-remas kursi bioskop nih. Oia, kesunyian ini bukan berarti tanpa suara sama sekali seperti halnya film bisu lho karena skoring musik mengejutkan khas film seram masih setia mengiringi utamanya tatkala si peneror telah tiba di sekitar personil keluarga. Hanya saja, A Quiet Place memang terasa lebih mencekam justru saat musik-musik ini tiada. Pada suasana yang sunyi ini pula, kita memperoleh kesempatan untuk menengok keluarga fiktifnya John Krasinksi-Emily Blunt. Dari sini, kita sebagai ‘pengamat’ menyaksikan munculnya figur orang tua yang rela melakukan apa saja demi menyelamatkan anak-anaknya, mendapati upaya mereka untuk berdamai dengan duka usai suatu kehilangan besar, serta melihat merenggangnya suatu hubungan yang dipicu oleh komunikasi yang kurang intens serta cenderung terhambat. Meski Krasinski ditemani duo penulis skrip, Bryan Woods dan Scott Beck, tidak menggali konflik internal ini lebih dalam lagi, tapi apa yang mereka paparkan telah cukup untuk menghasilkan momen emosional yang menonjok sekaligus membekali penonton sehingga mereka dapat membentuk afeksi dengan para karakter inti.

Beruntungnya, A Quiet Place memiliki jajaran pemain yang bisa diandalkan seperti John Krasinski, Emily Blunt, serta duo bocah Millicent Simmonds (sekadar informasi, dia memang tuna rungu di kehidupan nyata seperti karakter yang dimainkannya) dan Noah Jupe yang memerankan putra-putri dari Krasinski-Blunt. Mereka membentuk chemistry meyakinkan sampai-sampai kita bisa meyakini bahwa mereka adalah keluarga betulan. Kala berlakon sendiri-sendiri pun, keempat pemain ini memberikan performa yang impresif. Simmonds menyembunyikan kerapuhan dan kekecewaan dibalik topeng tangguhnya, sementara Jupe adalah bocah polos yang dipaksa tumbuh lebih cepat karena keadaan. Lalu Krasinski tampak seperti seorang ayah dan pejuang yang begitu menyayangi keluarganya tapi mengalami kesulitan dalam mengungkapkan rasa cintanya, sementara Blunt memancarkan aura keibuan yang sangat kuat. Blunt berkesempatan pula untuk unjuk gigi dalam A Quiet Place – membuktikan bahwa dia adalah aktris yang patut diperhitungkan – melalui adegan paling membekas dari film ini yaitu ‘tertimpa kesialan di hari H’. Tengok saja ekspresinya, air mukanya, yang menyiratkan rasa sakit bercampur ketakutan. Membuat diri ini ikut berada dalam fase berdebar-debar tidak karuan. Ikut merasa tertekan! Kemahiran para pelakon dalam berolah peran ini memang menjadi salah satu kunci keberhasilan A Quiet Place karena berkat mereka, penonton dapat menginvestasikan emosi. Dapat memberikan dukungan moril sehingga film pada akhirnya tak saja mampu menciptakan teror dan momen emosional yang mengesankan, tetapi juga kenangan (entah baik entah buruk).


Outstanding (4/5)
ADVERTISEMENT
Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

REVIEW : PARTIKELIR

09.04.2018
Review

REVIEW : ARINI

06.04.2018
Review

My Movie Picks of March 2018

04.04.2018
Review

[Review] A Quiet Place: Bertahan Hidup Dengan Tak Bersuara

03.04.2018
Review

The Shape of Water – Review

03.04.2018
Makin Kalap, Tim Ahok Dusta Lagi dan Catut Nama Ulama
Review

The Shape of Water (2017) (4,5/5)

03.04.2018
Next Post

My Movie Picks of March 2018

RESEP KREATIF KUE KERING LIDAH KUCING RENYAH ENAK

Iklan

Recommended Stories

CARA MEMBUAT BEDDA LOTONG KHAS BUGIS (BEDAK HITAM)

21.10.2021

Alamat Kantor Imigrasi Di Kalteng

28.06.2016

Bercinta di Kolam Renang Bahaya dibalik Romantisme

26.05.2010

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?