Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

[Movie] Life (2017)

Ulasan by Ulasan
28.03.2017
Reading Time: 4 mins read
0
Dari ekspedisi di Sumatera Tengah 1877-1879: Wajah warga Surulangun
ADVERTISEMENT

Life
(2017 – Columbia)


Directed by Daniel Espinosa
Written by Rhett Reese, Paul Wernick
Produced by David Ellis
Cast: Jake Gyllenhaal, Rebecca Ferguson, Ryan Reynolds, Hiroyuki Sanada, Ariyon Bakare, Olga Dihovichnaya

RELATED POSTS

[Wrapped Up] Biao Mei Wan Fu – 表妹万福 (2026) Part III

Shi Ri Zhong Yan – 十日终焉 (2026)

[OST] Love and Crown / Feng Huang Tai Shang – 凤凰台上 (2025) Part III

“Life” adalah sebuah kata yang begitu luas maknanya, mencakup segala hal, sehingga kalau dipakai buat jadi judul sebuah karya cerita malah terdengar sangat malas, kayak nggak ada judul lain. I mean, setiap cerita pasti mengisahkan tentang suatu life, kehidupan, entah itu karakternya atau dunianya, entah itu nyata atau khayalan. Kalau bisa juga semua orang yang bikin cerita pakai aja judul “life” daripada repot memeras otak buat merangkai judul yang menggambarkan isi sekaligus catchy—which is itulah yang terjadi dalam 10 tahun terakhir ketika gw sudah mengenal tiga karya berbeda dengan judul Life, dari serial TV kepolisian berjudul Life (2007), film biografi James Dean dan fotografernya yang juga berjudul Life (2015), dan kali ini ada film horor sci-fi antariksa juga berjudul Life, atau kalau mau nurut tipografinya, L I F E =_=’. Film Life terbaru ini tergolong out of nowhere muncul dalam radar gw, karena kabar beritanya baru gw dengar menjelang rilis. Meski demikian, pemakaian bintang-bintang berkualitas kelas internasional seperti Jake Gyllenhaal, Rebecca Ferguson, Ryan Reynolds, hingga Hiroyuki Sanada mendorong gw untuk setidaknya nyicip filmnya siapa tahu punya daya tarik lebih dari sekadar judul yang payah.
Life berlatar (mungkin) tak jauh di masa depan, stasiun antariksa ISS yang mengorbit bumi sedang punya misi menerima dan meneliti suatu sampel (terduga) makhluk hidup dari planet Mars, sebagai lanjutan pembuktian teori tentang adanya kehidupan di planet jiran itu. Proses ini utamanya dilakukan oleh peneliti Hugh Derry (Ariyon Bakare) disokong oleh lima astronot lainnya yang bertugas di sana: Kapten Ekaterina Golovnika (Olga Dihovichnaya), pilot Rory Adams (Ryan Reynolds), teknisi Sho Murakami (Hiroyuki Sanada), serta dua dokter Miranda North (Rebecca Ferguson) dan David Jordan (Jake Gyllenhaal). Beberapa kali percobaan, Hugh akhirnya berhasil mengondisikan lingkungan laboratoriumnya sehingga temuan mereka dari Mars yang berupa sel kecil itu hidup kembali, bahkan cukup cepat tumbuh besar. Saking cepatnya, para antariksawan ini kewalahan, karena sel yang mereka namai Calvin itu ternyata juga kuat dan mampu memangsa makhluk hidup lain demi bertahan hidup. Terperangkap di dalam bangunan yang melayang-layang di luar angkasa, para astronot ini tak hanya harus mencari cara untuk tidak jadi korban selanjutnya, tetapi juga berupaya agar makhluk itu nggak sampai masuk ke bumi. 
Jadi, “life” yang dimaksud di sini merujuk pada si Calvin yang ternyata hidup, atau “life” dalam arti nyawa tiap-tiap orang yang terancam akan keberadaan Calvin, atau apalah, yang pasti harusnya film ini bisa diberi judul yang lebih dramatis dan spesifik daripada L I F E doang. Memang, meski dengan segala unsur latar belakang serta tema yang agak-agak scientific dan fancy itu, film ini sebenarnya cukup sederhana. Life pada dasarnya adalah creature horror, film horor tentang teror monster yang akan memangsa satu per satu tokoh dalam filmnya, mungkin ini mirip film-film macam Anaconda, Lake Placid, atau film-film zombie, polanya kira-kira sama. Tetapi, bedanya di sini semuanya terjadi di stasiun luar angkasa lengkap dengan gravitasi nol-nya. Menurut gw ini poin penting, selain karena jarang banget film berlatar antariksa yang nyaris semua adegannya memakai gravitasi nol (kecuali, well, Gravity (2013)), keadaan ini juga membuatnya punya sensasi berbeda. Dalam pandangan gw, gravitasi nol membuat manusia a.k.a. calon korban akan lebih cepat dalam bereaksi terhadap serangan monsternya, gerakannya lebih leluasa–tinggal meluncur gitu nggak mungkin pakai acara jatoh =D, plus mereka ini para astronot yang pastinya bukan orang-orang bodoh atau panikan, sehingga membuat horornya lebih dinamis. Dan, keadaan ini juga menuntut si monsternya lebih pandai dan dan aksinya lebih mengerikan, sehingga intensitas thrill-nya bisa ditingkatkan.
Buat gw, film ini mewujudkan semua potensi dramatik dan thrill tadi dengan cukup pantas. Ketegangan dan teror yang dibangun benar-benar sanggup ditonjolkan sehingga nggak jarang bikin senewen. Karena film ini dibangun sebagai horor, kalau syarat utama film horor sudah dipenuhi, ya film ini sudah termasuk berhasil. Kemudian dipercantik lagi dengan nilai tambah berupa kelengkapan produksi yang mantap, bahwa semua tokoh, benda, bahkan kamera yang menyorotnya juga seakan-akan melayang-layang karena ceritanya ini dalam kondisi gravitasi nol, yang tanpa atas dan bawah, dan ditampilkan dengan tata visual yang mulus, sehingga jadi cukup believable—kecuali penerangannya sih ya yang kayaknya terlalu gelap deh. Kalau dibilang ini versi skop kecilnya dari Gravity ya nggak juga, karena film ini menampilkan lebih banyak orang—sehingga teknik melayang-layang juga jadi lebih ribet, tetapi memang di film ini ruangannya terbatas di situ-situ saja. 
That being said, selain itu semua, film ini pada akhirnya nggak memberi apa-apa lagi. Ceritanya dan penuturannya sangat straightforward tanpa memberikan bahasan yang lebih, ya cuma horor di gravitasi nol, siapa yang mati duluan siapa yang tersisa, udah, bye. Selain gravitasi nol tadi—ya kasih juga deh poin buat diversity karakternya, film ini jadi terasa nggak memberikan sesuatu yang baru lagi. Horor antariksa udah dipopulerkan oleh seri Alien—dan film ini terang-terangan mengikuti pola film Alien, serta mungkin puluhan judul lain yang nggak seterkenal itu yang mengangkat topik dan jalan cerita serupa. Satu titik yang mungkin akan dibahas cukup panjang, yaitu soal klimaks hingga tutupannya, juga menurut gw merupakan batas tipis antara bold dan cheaply manipulative. Gw pribadi lebih condong ke yang terakhir, menganggapnya sebagai trik terakhir agar ngangkat filmnya biar nggak dibilang horor “biasa”, padahal jadinya ya biasa juga, udah pernah kok dilakukan sebelumnya di film-film yang nggak kalah high profile, hih. Meski begitu, itu nggak sampai membuat gw menurunkan nilai Life sebagai film yang memberikan sajian hiburan yang gripping selama 100-an menit. Paling nggak filmnya nggak selempeng dan semalas judulnya.
My score: 7/10
ADVERTISEMENT
Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Makassar
Review

[Wrapped Up] Biao Mei Wan Fu – 表妹万福 (2026) Part III

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Ambon
Review

Shi Ri Zhong Yan – 十日终焉 (2026)

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Ternate
Review

[OST] Love and Crown / Feng Huang Tai Shang – 凤凰台上 (2025) Part III

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Sorong
Review

[Wrapped Up] When I Meet the Moon / Zhe Yue Liang – 折月亮 (2026) Part IV

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Jayapura
Review

[Release Date] Love and Crown / Feng Huang Tai Shang – 凤凰台上 (2025) Part II

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Jakarta Pusat
Review

[First Impression] Love in the Clouds / Ru Qing Yun – 入青云 (2025) Part X

01.01.2026
Next Post

Day 4 - Shirakawa-go - Jepang, 9 Hari, 9 Kota, 8 Juta Rupiah

Nimbrung Orang Bulan Madu ke Pantai Lampon

Iklan

Recommended Stories

Selesaikan Krisis, Menhan Qatar Kunjungi Turki

Selesaikan Krisis, Menhan Qatar Kunjungi Turki

30.06.2017

Inilah Kain Tradisional Nusantara Yang Mendunia

29.10.2020

Sahrul Gunawan – Sentuhan Baru

06.05.2022

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?