Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

12 Angry Men (1957)

Ulasan by Ulasan
27.01.2013
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT
So, I will
not give you another excuses why I left this blog (almost) 4 months
. Ceritanya
sih pada tulisan terakhir saya bertekad untuk rajin menulis lagi, tapi apa yang
mau ditulis kalau frekuensi nonton-film saya belakangan ini sudah sangat jauuuuh
berkurang. Tapi weekend ini saya iseng-iseng menyambangi hard disk saya dan
ngeliat koleksi film saya yang ternyata masih sedikit yang sudah ditonton. And yeah,
after watched 12 Angry Men in the middle of the nite
(dimulai pada pukul 1
malam), saya jadi ngerasa berhutang kalo tidak mereview film yang sangat jenius
ini. And yeah, ga usah banyak bacot, langsung simak aja yaa reviewnya ini..

12 Angry Men (1957)

RELATED POSTS

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

Genre: Drama
RottenTomatoes:
100% (8.9/10)
NikenBicaraFilm : (5/5)

Directed by Sidney
Lumet ; Produced by Henry Fonda, Reginald Rose ; Written by Reginald Rose;
Starring Henry Fonda, Lee J. Cobb, E. G. Marshall, Martin Balsam, Jack Warden, John
Fiedler, Jack Klugman, Edward Binns, Joseph Sweeney, Ed Begley, George Voskovec,
Robert Webber ; Music by Kenyon Hopkins ; Cinematography Boris Kaufman ;
Editing by Carl Lerner ; Distributed by Metro-Goldwyn-Mayer, United Artists ; Release
date(s)
April 13, 1957 (1957-04-13) ; Running time 96 minutes ; Country United
States ; Language English ; Budget $340,000

Story / Cerita / Sinopsis :
Pada sebuah
kasus pembunuhan tingkat pertama dengan terdakwa seorang anak 18-tahun, dua
belas pria yang bertindak sebagai juri harus memutuskan dengan suara bulat
apakah anak tersebut bersalah atau tidak. Pada awalnya, kasus tersebut tampak
gamblang dan seluruh bukti-bukti yang ada memberatkan sang terdakwa. Ketika
dilakukan voting untuk memutuskan apakah sang terdakwa bersalah, sebelas orang
mengangkat tangannya โ€“ yakin bahwa terdakwa sepenuhnya bersalah, namun satu
orang (juri #8 โ€“ diperankan Henry Fonda) tidak mampu mengangkat tangannya
karena masih meragukan apakah anak tersebut benar-benar bersalah atau tidak. Ceritapun
bergulir menjelaskan bahwa bukti-bukti yang tampak gamblang itu rupanya tidak
segamblang yang mereka kira sebelumnya…
Review / Resensi :
Errr… sebuah film hitam putih, dengan 12 orang pria paruh baya sebagai pemerannya,
sebuah ruangan tertutup yang menjadi lokasi cerita dalam durasi 93 menit dari
total 96 menit keseluruhan durasi film, sebuah main plot yang bercerita bagaimana
ke-12 orang mencoba merundingkan nasib seorang terdakwa hukuman mati, dan film
ini hanya akan diisi oleh dialog-dialog berkepanjangan. Kalau saja bukan
seorang jenius yang mengerjakannya, saya jamin kamu sudah tertidur di 20 menit
awal film. Tapi, 12 Angry Men bukan sekedar film biasa. Betapa luar biasanya
bahwa sebuah ide yang simple bisa menjadi film yang begitu menawan untuk
disaksikan.
Adalah berkat
tangan dingin Sydney Lumet, sang sutradara dan sang penulis naskah Reginald
Rose (yang by the way juga menulis 12 Angry Men dalam versi awalnya untuk
produksi televisi) yang membuat 12 Angry Men mampu seolah-olah mendudukkanmu
dalam ruangan yang sama, membuatmu seakan-akan menjadi juri ke-13 dan tengah
terlibat adu argumentasi dengan kedua belas juri lainnya. Alur cerita โ€“ dalam balutan
naskah berisi dialog-dialog โ€“ mampu membuatmu mengikuti alur ceritanya dengan
baik. Intensitas berjalan naik-turun, membuatmu panas di satu momen, tercerahkan
di momen lain, tersenyum di momen lain lagi, dan terharu di bagian akhirnya. Film ini dipenuhi quotes-quotes dan argumen-argumen yang sangat menarik. Saya jamin, kamu tidak akan merasa bosan menontonnya. Oh my, jadi wajar saja
(*seperti yang sudah saya jelaskan di atas*), saya merasa berdosa kalau setelah
menonton ini saya nggak ngereview film ini. ย ย ย 
Betapa hebat
pula bahwa keduabelas juri tanpa nama tersebut โ€“ sepanjang film kamu hanya akan
mengenalnya sebagai juri #1, #2, …dst, kalaupun ada hanya 2 nama yang bakal
disebut di bagian akhirnya โ€“ membuatmu mampu memahami karakter masing-masing
juri. Yeah, karakterisasinya begitu sempurna. Antara satu juri dan juri lainnya,
kamu bisa menganalisa masing-masing karakter, semuanya terbawakan begitu baik
pada dialog sang karakter maupun gesture tubuh dari para aktornya yang membawakan
perannya masing-masing dengan baik. Ada si egois, ada si baik hati, ada si
bijaksana, ada si peragu, ada si tukang seenaknya, ada si pemimpin, dan ada si
lemah. Sebagai sebuah film drama yang hanya bersetting pada satu ruangan
tertutup, kekuatan film ini jelas ada pada script dan karakternya. And that was
so genius. I mean it.
Film ini
juga akan membuatmu memahami bagaimana cara bisa bertahan membela sesuatu yang
kamu anggap benar di tengah intimidasi dari kaum mayoritas yang berbeda
pandangan denganmu. I couldnโ€™t imagine how Juror #8 could be able to handle the
pressure from the other eleven jurors.
Juri #8 (yang merupakan karakter
protagonis dari film ini) harus mencoba memberikan argumentasi yang sebenarnya
tidak sama kuatnya dengan argumentasi dari orang-orang lainnya. Ia sendiri
tidak yakin apakah sang terdakwa benar-benar tidak bersalah, namun ia menyimpan
sedikit keraguan apakah terdakwa bersalah. Ia hanya mengatakan bahwa ada โ€œkemungkinanโ€
bukti-bukti yang diajukan pengadilan salah, dan mencoba membelokkan perspektif
seluruh juri lainnya yang sebelumnya kukuh dengan pendapat masing-masing. Dan
ketika ia mengatakan:ย I’m not trying to change your mind. It’s just that… we’re talking about somebody’s life here. We can’t decide it in five minutes. Supposing we’re wrong?ย 
ย – itu membuatmu menyadari bahwa butuh kepala dingin dan
waktu lebih lama untuk bisa memutuskan bagaimana tindakanmu terhadap orang lain
yang telah kamu penuhi dengan prasangka tertentu. Menentukan apakah seseorang
layak mati atau tidak adalah salah satu keputusan besar yang tanggung jawabnya
harus kamu pertanggungjawabkan seumur hidupmu, dan bukan sebuah keputusan
sepele yang bisa kamu putuskan dengan terburu-buru dan emosional.
Overview:
12 Angry Men boleh dibilang
adalah salah satu courtroom drama terbaik yang pernah dibuat di sejarah
perfilman dunia. Walaupun film ini tidak memenangkan Oscar pada jamannya, dan
membuat Henry Fonda yang selain menjadi aktor juga menjadi produsernya tidak
mendapatkan keuntungan apa-apa (dan membuatnya tidak ingin jadi produser lagi),
tapi 12 Angry Men adalah salah satuย masterpieceย film yang
pernah ada di dunia.ย 12 Angry Men
membuktikan kepadamu bahwa kamu tidak butuh kisah muluk-muluk, teknologi
canggih, chessy sex, cewek-cewek pamer belahan dada, adegan baku hatam dan
ledakan hebat untuk membuat film hebat. Walaupun film ini dirilis pada tahun
1957 dimana seluruh teknologi masih sangat sederhana, namun masih sangat
relevan untuk menontonnya saat ini, dan sampai kapanpun.. ย 
ADVERTISEMENT
Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

20.10.2022
Review

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

20.10.2022
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank MAYAPADA di Padang
Review

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

19.10.2022
Review

Sinopsis Drama China Back For You

19.10.2022
Ikhtishar Ilmu Hadits (1)
Review

Piggy (2022) Sinopsis, Informasi

19.10.2022
Review

Sinopsis Leh Ratree Episode 6 – Part 2

19.10.2022
Next Post

Kumpulan Hadits Arba'in Nawawi dan Kandungannya (2)

Kenalkan Anak Pada Al-Qur'an Sejak Balita

Iklan

Recommended Stories

Kedudukan Ilmu Mawaris Islam dan Hukum Mempelajarinya

27.11.2012
My Recent Playlist

Sejarah Bahasa (242):Bahasa Sebyar Sungai Kamundan Tempo Dulu; Sungai Weriagar dan Sungai Sebyar Kabupaten Teluk Bintuni

17.01.2024

Arief – Obati Rinduku Chord

24.01.2026

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Maโ€˜rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

25.01.2026
Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

25.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?