Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Jogja dalam Secangkir Wedang Ronde

Jelajah by Jelajah
22.05.2010
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT

Jogja malam hari penuh warna. Bukan sekadar pekat, bukan cuma remang-remang. Banyak tingkah laku yang dihadirkan penghuninya, terlebih pengunjungnya. Dan pastinya, ada kehangatan lain yang disuguhkan kota romantis ini. Ya..seperti secangkir wedang ronde, begitulah Jogja jelang malam hingga pagi. Beragam isinya, bermacam warnanya, dan tentu saja menghangatkan.

Kelam sudah menyelimuti langit Jogja saat Kereta Taksaka dari Stasiun Gambir Jakarta berhenti di Stasiun Tugu Jogja. Hampir 10 jam kereta eksekutif itu melaju di atas rel menempuh jarak ratusan kilometer.

โ€œBecak Oom, lima ribu saja diantar sampai hotel,โ€ rayu salah seorang tukang becak yang berderet di depan pintu keluar Stasiun Tugu. Beberapa tukang becak lainnya juga senada menawarkan jasa antarnya. Namun tetap santun.

Anehnya ketika ditanya berapa ongkos ke Museum Benteng. Salah seorang tukang becak memasang tarif Rp 20.000. โ€œTadi katanya lima ribu sampai hotel,โ€ kata rekanku aneh. โ€œJauh Om, harus muter dulu. Yo wis 10 ribu aja lah,โ€ balasnya.

Merasa kecele, akhirnya kami menyetopkan andong, kereta berkuda. Setelah sepakat dengan harga Rp 15.000, kami melaju. Tuk-tik-tak-tik-tuk, begitu suara sepatu kuda beradu dengan aspal Malioboro, jalan utama wisata kota ini.

Menyusuri Malioboro malam hari dengan berandong, menemukan warna Jogja tersendiri. Lampu-lampu jalan khas Malioboro bercahaya, tak redup tak pula begitu terang. Pijar lampu neon dan bohlam di sepajang kiri-kanan jalan ini menandakan kehidupan di jalan ini terus menggeliat, meski malam kian merayap.

Tak pernah mati, begitulah suasana jalan yang gaungnya sudah memancanegara ini. Di sebelah kanan, deretan pedagang kaki lima yang menjual aneka macam batik, aksesoris, kaos, tas, dan sandal ramai diserbu pembeli. Kondisi serupa terlihat di beberapa toko batik ternama di jalan itu yang menjual aneka batik yang lebih berkualitas.

Kusir, atau sopir andong terlihat lebih ekstra hati-hati melawati jalan ini. Maklum padat. Di sebelah kiri ada beberapa andong dan deretan becak yang tengah parkir tertata. Di sebelah kanan, ramai oleh lalu-lalang pelancong yang tengah menikmati suasana malam Malioboro. Hampir saja salah seorang perempuan muda dicium kuda andong ini karena jalannya terlalu ke tengah.

Setibanya di depan gerbang masuk Benteng Vredeburg, sejumlah pelancong tengah berfotoria berlatangbelakang gerbang museum kokoh ini. โ€œAmbil yang keren ya, buat foto profil facebook gue,โ€ seru salah seorang di antaranya. Sebelum gerbang di depan parkir terpampang beberapa spanduk kegiatan di museum ini, salah satunya Seminar Hari Museum Indonesia yang diselenggarakan Direktorat Museum, Ditjen Sejarah dan Purbakala, Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan pada 22-23 Mei 2010.

Pendatang dari berbagai kota, rupanya yang โ€˜menghidupkanโ€™ kota ini dibanding penghuninya. Warga Jogja, justru sudah banyak yang terlelap usai didera rutinitas seharian. Hanya segelincir yang masih setia melayani pelancongnya, terutama para pedagang, pemilik becak dan andong serta pengamen.

Begitu pula dengan kaum mudanya. Sebagian besar yang hinggap di trotoar Malioboro hingga Museum Benteng adalah para pelancong yang tengah berlibur. Anak-anak Jogja justru kena wajib belajar jam 7 sampai dengan 9 malam.

Di kantong-kantong hiburan malam Jogja seperti tempat dugem, karoke dan lainnya, wajah kaum muda terutama mahasiswa mendominasi. Dan juga lagi-lagi para pelancong yang gemar ajip-ajip.

Buat berlibur, Jogja memang tempatnya. Begitu pun bagi penikmat wisata kuliner. Beragam kuliner tradisional yang disajikan kota gudeg ini. Bukan cuma gudeg dan bakpia tapi bermacam kudapan lain seperti wedang ronde, nasi goreng, dan mie jawa khas Jogja.

Harganya? jelas terjangkau. Jangan lagi takut dikemplang meski masih ada beberapa pedagang yang โ€˜nakalโ€™, memanfaatkan kesempatan dengan menaikkan harga sedikit tinggi bila tahu yang membelinya pendatang.

Namun semahal-mahal harga yang dipatok, tak semahal harga di kota lain. Sampai ada anggapan, semahal-mahalnya di Jogja tetap terjangkau oleh kalangan mahasiswa. Makan nasi goreng misalnya masih ada yang seharga Rp 5.000 per porsi. Kos dengan fasilitas lengkap ber-AC dan kamar mandi di dalam, harga sewanya ada yang Rp 500.000 per bulan. Coba di kota lain, rasanya sulit mendapatkan harga semenarik itu.

Penginapan murah dan lumayan bersih mulai dari harga puluhan ribu per malam pun mudah ditemukan di dekat Malioboro, Stasiun Tugu dan pusat kota ini. Itu juga yang membuat turis lokal dan mancanegara kelas backpaker betah tinggal berlama-lama.

Harga Terjangkau
Itulah salah satu daya tarik Jogja hingga membuat banyak orang dari berbagai penjuru kota dan daerah lain mengunjungi dan menghuninya. Ada yang kuliah dan tentu saja berwisata bahkan tak sedikit yang bekerja dan menetap di kota ini.

Namun untuk urusan cari uang, banyak yang bilang Jogja bukan tempatnya. Buktinya banyak lulusan kuliahnya yang mencari pekerjaan di luar Jogja, terutama ke Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Batam, Bintan, dan kota lainnya.

โ€œYa benar, Jogja itu enak buat santai dan tinggal. Tapi kurang enak buat cari duit,โ€ kata Memet, lulusan salah satu universitas di Jogja yang baru habis kontrak kerja di Bintan, Kepulauan Riau kepada penulis di Bandara Hang Nadim, Batam saat hendak bertolak ke Jogja.

Beda lagi bagi Iโ€™in. Perempuan berjilbab asal Indramayu, Jawa Barat ini justru menjadikan Jogja sebagai kota tumpuan hidupnya kini. Usai menamatkan kuliah di UII, lalu dia bekerja di salah satu perusahaan swasta dan ngekos di kota pelajar ini. โ€œMeski UMR-nya kecil dibanding kota besar lain, tapi mencukupi untuk hidup karena serba terjangkau,โ€ jelasnya.

Malam kian larut. Di sepanjang Malioboro hingga Museum Benteng masih berdenyut. Denyutannya terlihat dari aktivitas pelancong yang duduk-duduk di teras-teras trotoar sepanjang jalan, terutama di depan Benteng dan Istana Presiden. Ada yang sambil menikmati wedang ronde di depan gerbang Paguyuban Pasar Sore Malioboro (PPSM), dekat dengan Museum Benteng. Harga secangkirnya Rp 5.000 diiringi alunan lagu rekaman dangdut Isi Dahlia dan Ike Nurjanah. Ada juga yang sedang menyantap sate ayam murah meriah Rp 3.000, isi 10 tusuk atau sekadar menyuruput kopi dengan dihibur nyanyian pengamen jalanan.

Saat asyik menikmati secangkir wedang ronde, ada pesan pendek masuk di ponsel. โ€œMas..jalan aja ke ujung Malioboro, di sana ada Sarkem. Tinggal pilih aja perempuan yang mas suka buat malam ini,โ€ begitu isinya.

Rupanya rekanku yang menetap di Jogja itu, ingin menawarkan โ€˜kehangatanโ€™ lain dari kota bersejarah ini. Aku cuma senyum membaca pesan itu lalu membalasnya. โ€œAh, nanti kalau ke sana, aku dipilih jadi lurah Sarkem lagi heheโ€.

Seperti secangkir wedang ronde, begitulah ‘warna’ Jogja kala malam hari. Segala macam tingkah pola penghuni dan pelancongnya ibarat isi wedang tersebut. Ada kolang-kalingnya, kelepon putih berisi gula, kacang tanah, potongan roti kotak-kotak kecil, dan tentu saja air jahe yang menghangatkan tubuh peminumnya.

Bila dulu ada pameo, belum ke Jogja kalau belum ke Tugu. Rasanya kini bisa ditambah, belum sempurna ke Jogja kalau belum menikmati secangkir wedang ronde. Ah Jogja, memang bikin kangen sejogja-jogjanya.

Naskah: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)
Foto: Adji & Wiko

Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Mutiara Hadis 1

Mutiara Hadis 2

Iklan

Recommended Stories

Hizbut Tahrir Wilayah Bangladesh Beraksi Memprotes Pembantaian Atas Muslim Di Selandia Baru

Hizbut Tahrir Wilayah Bangladesh Beraksi Memprotes Pembantaian Atas Muslim Di Selandia Baru

19.03.2019
Alamat lengkap dan Nomor Telepon Kantor Cabang J Trust Bank di Pontianak

Alamat lengkap dan Nomor Telepon Kantor Cabang J Trust Bank di Pontianak

12.03.2021

Sejarah Sukabumi (28): Sejarah Pegadaian di Soekaboemi dan Hari Jadi Pegadaian 1 April 1901; Bank van Leening dan Pandhuis

03.11.2019

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?