Tentu ada keinginan untuk bisa menghasilkan keuntungan yang konsisten;
syukur kalau bisa sebesar mungkin. Masalahnya, tidak sedikit mereka yang
memulai trading dengan niat yang benar namun akhirnya salah langkah.
Alih-alih menjadi trader sukses, mereka justru menjadi gambler yang selalu galau. Mengapa galau ? Karena dengan perilaku gambler, keuntungan yang mereka peroleh tidak pernah bertahan lama.

setelah mengetahui perbedaan-perbedaanya, seharusnya Anda bisa
menghindari hal-hal yang bisa membuat Anda “tersesat” hingga menjadi “gambler forex”, bukannya trader forex.
- Langkah pertama adalah berhenti trading selama “masa pemulihan”.
Anda harus mengambil waktu untuk rehat sejenak dari aktivitas trading untuk menenangkan emosi Anda.
- Langkah ke-2 adalah Anda harus segera memiliki dan menguasai sebuah strategi trading.
Perlu diketahui bahwa dalam kebanyakan kasus, para “gambler” itu
pun punya strategi trading yang seringkali justru bagus. Masalahnya
adalah ia tidak bisa menguasai emosinya sehingga tak bisa menjalankan
strategi tersebut dengan disiplin.Pastikan Anda telah memahami strategi tersebut dan mencobanya kembali di demo account.
- Langkah ke-3: Buat trading plan.
Ada baiknya trading plan tersebut tidak
hanya disimpan di kepala, namun juga tulislah di atas secarik kertas
agar Anda bisa melihatnya tiap kali akan trading.
- Langkah ke-4: Sertakan risk management.
Dalam trading plan tersebut, jangan lupa bahwa Anda harus menyertakan risk management dan pastikan Anda mematuhinya. Jangan lupa bahwa setiap transaksi pada dasarnya adalah loss, jadi tetap sertakan manajemen resiko.
- Langkah ke-5: Batasi transaksi yang Anda lakukan.
Batasi berapa lot maksimal tiap kali
Anda membuka posisi. Atau, batasi berapa kali Anda masuk pasar.
Misalnya, maksimal 1 lot tiap kali buka posisi dan maksimal 3 kali buka
posisi dalam sehari. Tentu saja jumlah lot harus disesuaikan dengan
modal dan manajemen resiko.
- Langkah ke-6: Percaya dirilah.
Lakukan transaksi berdasarkan strategi
yang telah Anda miliki dengan penuh percaya diri. Untuk bisa melakukan
ini, tentu saja Anda harus nyaman dulu dengan batasan resiko yang telah
Anda tetapkan. Jangan lupa, strategi ini telah Anda uji sebelumnya di
langkah ke-2.
- Langkah ke-7: Kontrol emosi.
Jaga mindset Anda dengan tetap
fokus pada prosesnya, bukan pada hasilnya. Selalu tegaskan dan yakinkan
diri Anda, “Proses saya harus benar, proses saya harus benar, proses
saya harus benar!” Kalimat itulah yang harus Anda ulang-ulang tiap kali
Anda ingin bertransaksi.
- Langkah ke-8: Evaluasi
Selalu lakukan evaluasi berkala, apa pun hasil trading Anda. Jika loss,
Anda harus bisa menemukan kesalahan apa yang Anda lakukan. Kalaupun
untung, Anda juga harus bisa menemukan alasan keberhasilan tersebut,
lalu ulangi di masa datang.
aktivitas trading Anda (dan Anda harus jujur tentang itu!), lalu
perbaiki dengan melakukan delapan langkah yang telah dijabarkan di atas.





































