Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Lainnya

Hati-hati Yang Merasa Jagoan Prediksi Pasar Forex

Top Bisnis by Top Bisnis
12.10.2015
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT
Ketika seorang trader merasa telah cukup berpengalaman di dunia trading forex,
ia akan rentan terserang “penyakit sombong”. Ia mulai percaya bahwa ia
memang benar-benar bisa memprediksi dengan tepat ke mana harga akan
bergerak. Ia merasa jumawa, merasa berada di puncak dunia. “Penyakit”
ini sungguh sangat rentan menyerang siapa pun yang telah berkecimpung di
dunia trading forex selama bertahun-tahun. Apalagi ternyata mayoritas analisa yang ia buat ternyata valid, sehingga ada beberapa institusi seperti broker forex
dan/atau penyedia layanan analisa trading tertarik untuk memanfaatkan
jasa analisa darinya. Jangankan yang “veteran forex” dan sukses, yang
pemula dan remuk redam pun sering terserang “penyakit” ini; bahkan lebih
parah. Ironis memang.

Penyakit “merasa hebat” seperti ini
kerap menggiring seorang trader untuk berpikir bahwa ia telah
benar-benar mengetahui setiap inci dari pergerakan pasar. Asumsi seperti
ini – celakanya – justru berbahaya karena bisa membuat seorang trader
forex merasa seperti “Dewa Trading”. Pengidap “Sindrom Dewa Trading”
memiliki semacam keyakinan bahwa ia bisa benar-benar memprediksi ke mana
harga bergerak tanpa pernah meleset. Dalam pikirannya ia PASTI AKAN
UNTUNG. Dalam keadaan seperti ini, ia telah benar-benar merasa bisa
menihilkan kemungkinan bahwa ia bisa saja melakukan kesalahan.

Tetapi sayangnya pada kenyataannya tidak
seorang trader pun bisa menghilangkan unsur ketidakpastian di pasar
forex. Ketidakpastian telah menjadi karakter setiap bentuk bisnis;
itulah yang disebut dengan resiko. Tidak ada seorang pun yang bisa
memberikan prediksi yang 100% akurat mengenai apa yang akan terjadi di
pasar selanjutnya. Sekali lagi: TIDAK ADA.



Prediksi 100% Akurat? Ah, Jangan Mimpi !
 

RELATED POSTS

Jujutsu Kaisen Season 3: Culling Game Dimulai! Arc Paling Sadis, Paling Gila, dan Paling Menentukan dalam Sejarah JJK

Super Flu: Ancaman Baru Penyakit Pernapasan yang Perlu Diwaspadai

Tasya Sang Juara D’Academy 7, Kisah Keren Tasya dari Jualan Es Krim ke Panggung Megah

Berupaya memprediksi pergerakan pasar
ibarat berusaha memprediksi masa depan. Saya yakin Anda akan sepakat
dengan saya: tidak ada seorang pun yang bisa TAHU PERSIS apa yang akan
terjadi di masa yang akan datang, even in the next five minutes.

Masih segar dalam ingatan saya, ketika
saya berbicara di sebuah forum tentang ketidakmampuan manusia
memprediksi dengan tepat apa yang akan terjadi selanjutnya. Beberapa
menit kemudian “kecelakaan kecil” terjadi: segelas air menumpahi laptop
saya. Jelas, saya sebelumnya tidak tahu hal itu akan terjadi. Seperti
itulah resiko.

Sebagai trader, jika Anda bersikeras
memiliki “bakat supranatural” yang bisa memprediksi arah pasar
selanjutnya dan dengan keras kepala mengesampingkan setiap kemungkinan
yang ada, maka bersiaplah untuk menghadapi keterpurukan.

Tentu saja kita tidak sedang
membicarakan mengenai kemampuan seorang trader berpengalaman dalam
mengenali tingkah laku pasar. Dalam analisa teknikal kita mempercayai
bahwa “history repeats itself”. Sejarah selalu berulang, dalam arti
perilaku pasar telah terbukti secara historis selalu berulang. Itulah
sebabnya kita bisa mempelajari dan memanfaatkan – misalnya – pola-pola candlestick, price action
dan perilaku indikator teknikal. Dari studi dan pengamatan seperti itu
kita kemudian bisa memperkirakan ke mana kemungkinan harga akan
bergerak.



Kemungkinan Bukan Kepastian
 

Nah, ini kata kuncinya: “kemungkinan”. Memperkirakan potensi pergerakan harga BERBEDA dengan merasa jumawa bisa meramal ke mana harga akan bergerak. Pendekatan model “kemungkinan” ini kemudian yang membuat seorang trader forex mengambil langkah hati-hati dan antisipasi dengan memasang stop loss. Ia juga akan mengatur modalnya dengan position sizing. Kalaupun ia mengalami loss, ia akan menerimanya dengan lapang dada dan kemudian akan mengevaluasi strategi trading yang dipergunakannya. Ini yang tidak pernah akan dilakukan oleh seorang trader yang mengidap “Sindrom Dewa Trading”.

Pengidap “Sindrom Dewa Trading” sangat
mungkin tidak akan melakukan tindakan antisipasi resiko. Untuk apa, jika
ia merasa akan selalu benar? Kalaupun ternyata ia mengalami kerugian,
ia akan dengan keras kepala menyalahkan pasar (bagian ini yang selalu
paling menggelikan) dan tidak mau melakukan evaluasi pada strategi
trading yang ia miliki.



Fokus Pada Proses
 

Sebagai trader, sebaiknya Anda tidak
berupaya untuk meramal, melainkan “membaca”. Apa yang dibaca? Tentu
adalah perilaku dan situasi pasar terkini, untuk kemudian mengambil
langkah strategis dan antisipasi yang perlu.

Ibarat menyetir mobil, ketika Anda ingin
menyalip mobil di depan, sebaiknya Anda tidak berasumsi “pasti tidak
ada kendaraan dari arah berlawanan”. Sebaliknya, yang harusnya Anda
lakukan adalah mengamati apakah dari arah berlawanan ada kendaraan yang
sedang berjalan? Jika tidak, silakan pacu mobil Anda untuk mendahului.
Jika ternyata ada, amati lagi: apakah kendaraan itu melaju kencang? Jika
ya, sebaiknya tunda dulu niat untuk menyalip. Konyol dan pandir jika
Anda bersikeras “tidak akan terjadi apa-apa” lalu nekat menyalip,
sementara banyak faktor yang sangat memungkinkan untuk “terjadi
apa-apa”.

Dalam trading, pola berpikir seperti di
atas merupakan proses meminimalisir resiko. Apakah sudah ada sinyal
trading yang valid? Apakah posisi yang akan diambil sudah sesuai dengan
trend? Apakah lot yang akan ditransaksikan sesuai dengan kekuatan modal?
Apakah batasan stop loss tidak terlalu besar? Apakah target profit
sudah realistis? Dan sebagainya.

Proses seperti ini, kemungkinan besar
diabaikan oleh pengidap Sindrom Dewa Trading. “Ah, tak perlu, nanti juga
pasti akan untung,” begitu mungkin yang ada dalam pikirannya. Jika Anda
sudah berpikir seperti itu – sorry to say – karir trading forex Anda sepertinya tak akan lama.

Mungkin saat ini di luar sana ada
seorang pengidap “Sindrom Dewa Trading” sedang menertawakan tulisan ini
dan melontarkan segala macam apologi dan justifikasi. Tidak apa-apa.
Tugas saya hanya mengingatkan. Mudah-mudahan diterima.

Baca juga:
Cara Menentukan Stop Loss (SL)
Tipe Trader Forex Seperti Apakah Anda ?
Resiko Dalam Trading Forex
ADVERTISEMENT
Tags: Belajar InvestasiBelajar TradingDagangInvestasiPanduanTrading
ShareTweetSendShare
Top Bisnis

Top Bisnis

Related Posts

Jujutsu Kaisen Season 3: Culling Game Dimulai! Arc Paling Sadis, Paling Gila, dan Paling Menentukan dalam Sejarah JJK
Lainnya

Jujutsu Kaisen Season 3: Culling Game Dimulai! Arc Paling Sadis, Paling Gila, dan Paling Menentukan dalam Sejarah JJK

09.01.2026
Super Flu: Ancaman Baru Penyakit Pernapasan yang Perlu Diwaspadai
Lainnya

Super Flu: Ancaman Baru Penyakit Pernapasan yang Perlu Diwaspadai

30.12.2025
Tasya Sang Juara D’Academy 7, Kisah Keren Tasya dari Jualan Es Krim ke Panggung Megah
Entertainment

Tasya Sang Juara D’Academy 7, Kisah Keren Tasya dari Jualan Es Krim ke Panggung Megah

27.12.2025
BNPB Ungkap 867 Korban Meninggal dan 521 Hilang Akibat Bencana di Sumatera: Upaya Pencarian Terus Ditingkatkan
Berita

BNPB Ungkap 867 Korban Meninggal dan 521 Hilang Akibat Bencana di Sumatera: Upaya Pencarian Terus Ditingkatkan

05.12.2025
Update Bencana Hidrometeorologi Aceh: Korban Jiwa Capai 96 Orang, Ribuan Warga Mengungsi
Berita

Update Bencana Hidrometeorologi Aceh: Korban Jiwa Capai 96 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

05.12.2025
Lainnya

Top Influencer Tools untuk Bisnis Online (Analisis & Kolaborasi)

24.11.2025
Next Post

Century Park Hotel, Strategic Hotel in Jakarta

Blog insidewinme Diblokir Semena-Mena

Menambah Pengetahuan di Museum Angkot Kota Batu Malang

Iklan

Recommended Stories

ORANG BERIMAN TAK BOLEH MEMELIHARA SIFAT HASAD

28.02.2019

Lion Air Group BukaLowongan Pramugari dan Pramugara Berpengalaman

22.06.2023

Vania Santoso, Sang Ecopreneur Pendiri AV Care

02.01.2012

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Pinocchio OST (2014)

Pinocchio OST (2014)

24.01.2026
Yoon Seo Bin – HOW COULD I LIVE WITHOUT YOU (Kissable Lips OST Part.4)

Yoon Seo Bin – HOW COULD I LIVE WITHOUT YOU (Kissable Lips OST Part.4)

24.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?