besarnya. Contoh mudah saja: perhatikanlah pergerakan harga harian
lewat grafik/chart. Pergerakan sebesar 1000-2000 pips per hari (untuk
quote/harga dengan lima desimal) bukanlah hal yang luar biasa. Dengan
asumsi 1 pip senilai $1, itu artinya harga bergerak sejauh $1000-$2000
per hari. Bayangkan jika Anda memulai transaksi buy di harga terendah
hari tertentu, lalu harga kemudian naik sejauh 1000 pips, itu artinya
Anda akan memperoleh keuntungan sebesar $1000 di hari itu.

transaksi Buy di harga – katakanlah – kisaran 0.91524, lalu transaksi
tersebut Anda tutup di 0.92631, itu berarti Anda memperoleh keuntungan
sebesar sekitar $1107.
Bagaimana seandainya harga turun drastis setelah Anda membuka posisi
Buy? Tentu saja Anda akan rugi.
berbanding lurus dengan resiko yang dihadapi. Untuk itulah tak
bosan-bosannya saya mengingatkan pentingnya manajemen resiko alias risk management.
“Sedia payung sebelum hujan.” Pesannya jelas, jangan tunggu kehujanan
dulu baru sibuk mencari-cari payung. Artinya, jangan tunggu terjadi
“sesuatu” baru Anda sibuk memikirkan jalan keluarnya. Jika dihubungkan
dengan trading, jangan tunggu mengalami loss baru Anda kebingungan mencari jalan keluarnya.
saja saat melakukan transaksi. Itu harus Anda sadari sebelum memulai
transaksi agar bisa mempersiapkan langkah antisipasi yang sesuai. Untuk
itu, siapkan teknik manajemen resiko yang tepat dalam trading plan Anda.
alat manajemen resiko yang paling efektif dan efisien. Meskipun
demikian, bukan berarti Anda tak boleh menggunakan alat lain semisal cost averaging atau bahkan martingale sekalipun. Hanya saja yang harus diingat adalah cost averaging apalagi martingale menyimpan
potensi resiko yang lebih besar. Anda pun harus mempersiapkan
langkah-langkah antisipasi jika pasar tidak “bersetuju” dengan teknik
tersebut.
saya memperoleh istilah “macho man”. Yang jelas, istilah “macho man”
kira-kira berarti “sok jago”. Ini sebenarnya penyakit yang umum
menjangkiti trader. Mungkin bahkan Anda tanpa sadar terjangkiti penyakit
tersebut.
- merasa transaksi yang akan Anda lakukan pasti akan berbuah profit?
- membiarkan posisi floating loss karena yakin harga akan berbalik arah sesuai dengan keinginan Anda?
- membombardir pasar dengan lot raksasa karena yakin akan mendapatkan keuntungan dengan cepat?
- menambah atau melipatgandakan posisi saat mengalami floating loss?
(atau bahkan semua!) pertanyaan di atasmaka saat itu Anda sedang
terjangkit penyakit “macho man”.
menentukan arah pergerakan pasar. Seandainya pasar diibaratkan padang
pasit, Anda hanyalah ibarat setitik debu di padang pasir yang tidak
memiliki kekuatan apa pun, apalagi jika bermimpi ingin mengubah arah
angin yang bertiup. Ups, lebay ya?
kita.
resiko di pasar, tetapi bisa juga karena perilaku trader itu sendiri.
Waspadalah, waspadalah !





































