Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Dewan di Indonesia (29): Dewan Masa Pendudukan Militer Jepang; BPUPKI, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia

Tempo Doelo by Tempo Doelo
29.06.2023
Reading Time: 8 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Dewan di Indonesia di blog ini Klik Disini

Ada suatu dewan dibentuk pada masa pendudukan
militer Jepang, disebut Chuo Sangi-In di pusat dan Chuo Sangi Kai di daerah.
Badan-badan ini semasa Pemerintah Hindia Belanda analog dengan Volksraad dan dewan
local seperti gemeenteraad. Dewan pada masa pendudukan Jepang ini seluruhnya
orang Indonesia. Seperti pada masa Pemerintah Hindia Belanda, dewan yang
dibentuk masa Jepang ini tidak sepenuhnya menentukan.


Chuo
Sangi-In. Pada 5 September 1943, Saikou Shikikan (panglima tertinggi) Kumaikici
Harada mengeluarkan osamu seirei nomor 36 dan 37 tentang pembentukan Chuo
Sangi-In (Dewan Pertimbangan Pusat) dan Chuo Sangi Kai (Dewan Pertimbangan
Keresidenan). Pembentukan ini melibatkan tokoh-tokoh Indonesia sebagai
penasihat dan pelaksana. Badan ini berada di bawah pengawasan Saiko Shikikan. Pimpinan
pertama Chuo Sangi In Ir. Soekarno didampingi RM Kusumo Utoyo dan dr. Buntaran
Martoatmojo yang diangkat melalui sidang Chuo Sangi In pertama pada tanggal 17
Oktober 1943. Secara umum, badan ini mirip dengan volksraad pada masa
pendudukan Belanda sebelumnya, tapi tidak berwenang menentukan pemerintahan
Indonesia secara utuh. Pada waktu itu penentuan dan kendali utama pemerintahan
Indonesia harus atas persetujuan pemerintah pusat di Tokyo. Kantor Chuo Sangi
In ada di Jakarta Pusat (sekarang jadi gedung Pancasila atau gedung kementerian
luar negeri Republik Indonesia). Dalam berbagai sidangnya, Chuo Sangi In hanya
boleh membahas pengembangan militer, kesehatan, mempertinggi derajat rakyat, industri
dan ekonomi, pendidikan dan penerangan, kemakmuran dan pemberian bantuan
sosial. Anggota Chuo Sangi In terdiri dari 23 orang yang diangkat Saiko
Shikikan, 2 orang dipilih Chuo Sangi Kai dan Tokubetsu Shi Sangi Kai (Dewan
Pertimbangan Kotapraja), dan 2 orang disulkan oleh kooti dan koci (Solo dan
Yogyakarta)

(Wikipedia).
 

Lantas bagaimana sejarah dewan masa pendudukan
militer Jepang? Seperti disebut di atas, ada dewan yang dibentuk dan mirip
dengan dewan rakyat Volksraad semasa Pemerintah Hindia Belanda. Bagaimana
dengan BPUPKI dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia? Lalu bagaimana sejarah
dewan masa pendudukan militer Jepang? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe,
semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan
sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Dewan Masa Pendudukan Militer Jepang; BPUPKI dan
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia

Selama pendudukan militer Jepang di Indonesia sulit menemukan
data tentang bagaimana dinamika yang terjadi di dalam negeri. Salah satu sumber
data yang dapat dikatakan memiliki akurasi tinggi adalah buku berjudul
Orang-orang Terkemoeka di Djawa yang diterbitkan tahun 1943. Di dalam buku ini
tersedia data tentang individu-individu yang melekat dengan jabatannya termasuk
sebagai jabatan di dalam dewan. Namun perlu dicatat tidak semua nama yang
penting terdata dalam buku ini.


Pada saat permulaan pemerintahan (pendudukan militer) Jepang segera diangkat
dua wali kota yakni di Djakarta dan di Soerabaja. Hanya di dua kota itu jabatan
wali kota dibentuk (boleh jadi karena dua kota terbesar di Indonesia). Wali kota
yang diangkat di Djakarta adalah Dahlan Abdoellah dan wali kota di Soerabaja
diangkat Radjamin Nasoetion. Keduanya pernah menjadi anggota dewan kota
(gemeenteraad) semasa Pemerintah Hindia Belanda. Radjamin Nasoetion terpilih
menjadi anggota gemeenteraad Soerabaja pada tahun 1931 dan tetap terpilih
hingga berakhir Pemerintajh Hindia Belanda. Pada tahun 1938 Radjamin Nasoetion
diangkat sebagai anggota dewan pusat (Volksraad). Hingga tahun 1942 posisi Radjamin
Nasoetion di gemeenteraad Soerabaja tetap sebagai wethouder/alderman (wakil
wali kota). Pada bulan April 1942 sudah diangkat sebagai wali kota Soerabaja
(lihat Soerabaijasch handelsblad, 28-04-1942).

Seperti disebut di atas, Chuo Sangi-In (dewan pertimbangan pusat) dibentuk pada 5 September 1943. Badan ini mirip dengan volksraad
pada masa pendudukan Belanda sebelumnya
. Lalu kemudian disusul pembentukan Chuo Sangi Kai
(Dewan Pertimbangan Keresidenan) di daerah. Chuo sangi-in beranggotakan 23
orang yang diangkat oleh Saiko Shikikan. Jumlah anggota Chuo sangi-in kemudian
ditambah. Pada 7 November 1944 jumlah anggota Chuo Sangi-in dari 47 wakil
menjadi 60 orang.


Penambahan peran ini guna menguatkan dukungan rakyat kepada Jepang. Untuk
melancarkan kerja Chuo sangi-in, para anggotanya dibagi dalam empat bunkakai
atau panitia kecil. Berikut pembagiannya: Bunkakai pertama diketuai oleh Otto
Iskandardinata. Tugasnya membahas, memperkuat, dan melindungi tentara Pembela
Tanah Air (PETA). Bunkakai kedua diketuai oleh RP Pandji Saroso. Tugasnya
mengerahkan tenaga kerja untuk kepentingan perang dan rakyat. Bunkakai ketiga
diketuai oleh Mr. Sartono. Tugasnya meneguhkan susunan penghidupan rakyat.
Bunkakai keempat diketuai oleh RMAA Koesoemo Oetojo. Tugasnya memperbanyak
produksi. Mendesak kemerdekaan Dalam sidang, para tokoh nasionalis yang
bergabung di Chuo sangi-in selalu berusaha mengajukan usulan yang mengarah pada
perbaikan sosial rakyat yang saat itu semakin buruk. Sayangnya, selama rapat
pertama sampai rapat keempat, pemerintah Jepang hanya membahas usaha-usaha
pengerahan rakyat bagi kepentingan Asia Timur Raya. Pada tanggal 18-21 Juni
1945, Soekarno memanfaatkan sidang Chuo Sangi-in kedelapan di Jakarta untuk
mengagendakan sidang Panitia Kecil. Panitia Kecil ini akan mengumpulkan usulan
anggota sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan
Indonesia). (Kompas.com)

Tunggu deskripsi lengkapnya

BPUPKI dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia: Antara
Volksraad dan KNIP

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 



















*Akhir Matua
Harahap
, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak
1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta
Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun
di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis
artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang,
utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi
ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis
Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang
dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Transportasi Dari Bandara Lombok Ke Gili Trawangan 2023

96 Karya Budaya Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional 2014, Pempek Salah Satunya

Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Perjalanan para prajurit Hindia-Barat menuju Kamp Columbia

Iklan

Recommended Stories

Soekarno dan Haji Agus Salim, 1949

PANTAI BINGIN, SURGA TERSEMBUNYI DI PULAU BALI

23.11.2016

Visi dan Misi Kota Jayapura

09.06.2014
Ketua Majelis Syuro PKS Silaturahim dengan Tokoh Muslim Se-Bali

Ketua Majelis Syuro PKS Silaturahim dengan Tokoh Muslim Se-Bali

21.10.2018

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?