Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Malang (52): Penjara Kota Malang Semasa Pendudukan Jepang dan Mr Amir Sjarifoeddin Harahap; Situasi Kota Malang

Tempo Doelo by Tempo Doelo
19.03.2023
Reading Time: 14 mins read
0
Wisataku di Pasar Bunga Splendid Kota Malang, Berikut Foto-fotonya
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Malang dalam blog ini Klik Disini

Orang Jepang sangat piawai berperang. Satu
kebiasaan militer Jepang membangun benteng alam atau benteng bawah tanah.
Berbeda dengan orang Eropa tempo doeloe membangun benteng di atas permukaan
tanah dengan tembok dan barrier yang dilengkapi dengan bastion. Benteng alam
bagi orang Jepang selain fungsi pertahanan dan gudang senjata juga digunakan
sebagai penjara. Sementara itu sesame pendudukan Jepang, salah satu tokoh
revolusioner Indonesia Mr Amir Sjarifoeddin Harahap ditahan di salah satu penjara
terketat Jepang di Malang.


Sejumlah Gua Peninggalan Jepang Ditemukan di
Malang. Kompas.com 12/10/2017. Sejumlah gua diperkirakan peninggalan Jepang 1942
sampai 1945 ditemukan di kelurahan Songgokerto, Kota Batu. Ada 6 lubang gua. Mulut
keenam gua itu berjejer dalam satu kontur tanah di salah satu perbukitan, mulut
gua sudah tidak tampak, hanya ada bebatuan besar dan semak belukar. Arkeolog
pada Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Nugroho Harjo Lukito
mengatakan, harus ada upaya pembersihan di mulut gua supaya terlihat lubangnya.
Gua itu diperkirakan merupakan tempat tentara Jepang menyembunyikan senjatanya.
Selain itu, gua itu juga menjadi tempat persembunyian dan pelarian tentara
Jepang dari kejaran musuh. Salah seorang warga yang pernah memasuki gua itu
menyebutkan bahwa rongga gua bercabang – cabang. Ada gua yang terhubung satu
sama lain dan ada rongga gua yang tembus ke balik bukit. Gua – gua itu
diperkirakan sengaja di bangun oleh tentara Jepang sebagai benteng pertahanan
dari serangan musuh. Seger Sukijo (78) warga setempat mengaku pada tahun 1951
masih kelihatan nampak betul. Truk saja masuk ke dalam gua. Dari enam gua, dua
lainnya sudah tertutup. Sukijo mengatakan, gua itu merupakan gua peninggalan
Jepang. Menurut dia mulut gua itu tertutup karena terkena longsor.
(https://regional.kompas.com/)

Lantas bagaimana sejarah penjara Kota Malang semasa
pendudukan Jepang dan Mr Amir Sjarifoeddin Harahap? Seperti disebut di atas, salah
satu tokoh revolusioner Mr Amir Sjarifoeddin Harahap ditahan di penjara
terketat di Malang. Namun sejauh ini dimana itu belum terinformasikan. Apakah
tempat tahanan itu di penjara kota atau di penjara bawah tanah? Dalam hubungan
ini menarik memperhatikan situasi kondisi Malang saat itu. Lalu bagaimana sejarah
penjara Kota Malang semasa pendudukan Jepang dan Mr Amir Sjarifoeddin Harahap? Seperti
kata ahli
sejarah
tempo doeloe,
semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Penjara Kota Malang Semasa Pendudukan Jepang dan Mr
Amir Sjarifoeddin Harahap; Situasi Kondisi Malang

Pada era Pemerintah Hindia Belanda, penjara di
Malang berada di Lowokwaroe. Saat itu posis GS penjara berada tepat di perbatasan
kota ke arah Bangil. Penjara ini berada tepat di sisi timur jalan raya dan
jalur rel kereta api. Kawasan ini dapat dikatakan terkait dengan militer dan kepolisian.
Di arah selatan penjara yang sudah masuk area (jalan) Tjelaket terdapat markas
polisi (yang di arah tenggaranya markas terdapat rumah sakit militer dan garnisun
militer). Dapat dikatakan jika wisatawan dari dari Soerabaja, sebelum memaskui
kota Malang disambut oleh pemandangan penjara, markas polisi dan rumah sakit
militer.


Penjara Lowokwaroe sebenarnya penjara baru yang awalnya di kota lama
(kini kawasan Mergosono) dan kemudian direlokasi ke pinggir kota di utara.
Penjara Lowokwaroe menjadi penjara utama Malang (centrale gevangenis). Penjara
Lowokwaroe ini masih eksis hingga sekarang.

Penjara Lowokwaroe dibangun tahun 1912. Penjara di
Lowokwaroe ini dibangun setelah ibu kota afdeeling Malang direlokasi dari kota
lama ke kota baru (dimana kemudian alun-alun dibangun). Pemindahan ibu kota sendiri
dilakukan setelah jalur kereta api dibuka ke Malang tahun 1882.


Keberadaan penjara di Malang, semasih berada di kota lama, paling tidak
sudah diketahui tahun 1854 (lihat Java-bode: nieuws, handels- en
advertentieblad voor Nederlandsch-Indie, 15-07-1854). Saat itu penjara di
wilayah (residentie) Pasoeroean terdapat di tiga tempat di Pasoeroean, Bangil
dan Malang. Pembangunan penjara umumnya dilakukan seiring dengan pembentukan system
peradilan penduduk pribumi (landraad). Di Malang sendiri Asisten Residen
ditempatkan pertama kali pada tahun 1817. Salah satu fungsi utama pejabat
pemerintah Asisten Residen adalah pembentukan landraad. Yang menjadi kepala
peradilan adalah Asisten Residen termasuk di dalamnya sebagai anggota bupati.
Untuk tugas penangkapan dan penuntutan diangkat adjuct/djaksa dari kalangan
pribumi (yang bertindak sebagai kepala polisi yang membawahi sejumlah mantri
polisi).
 

Pada tahun 1918 penjara Lowokwaroe dibangun baru
yang lokasinya tepat berada di belakang bangunan penjara yang lama (lihat
De Indier, 01-05-1918). Disebutkan bangunan baru
penjara ini akan dijadikan sebagai centrale gevangenis. Ini mengindikasikan
bahwa di sejumlah district ada penjara yang berfungsi sebagai preventif. Untuk
kasus besar atau tahanan yang berbahaya akan dirujuk ke penjara Lowokwaroe.
Penjara baru Lowokwaroe ini cukup besar dapat menampung sebanyak 1.600
narapidana.


Penjara Lowokwaroe dengan bangunan yang baru di dalam tembok yang mana setiap
kompartemen berukuran 3×5 meter diisi untuk lima atau tiga orang; sel satu
orang telah disiapkan untuk yang lebih berbahaya. Di depan sel ada area jalan
kaki l,5 meter.  Di dalam area penjara
dibangun bak air yang menjadi reservoir air, di bagian bawahnya dipasang
pancuran. Mandi kemudian dilakukan dengan posisi duduk. Di bagian belakang area
pejalan kaki di dalam penjara yang bagian atasnya ditutup dengan kisi-kisi,
terdapat galeri depan dan akomodasi tidur di belakangnya. Lantai, dinding,
ranjang dan atap, semuanya terbuat dari beton bertulang. Dengan demikian dengan
struktur baru ini tidak akan mendengar lagi tentang pelarian dari penjara. Ada rumah
sakit yang luas, yang terletak di dalam tembok, di belakang bangunan depan dan
dapur yang bersebelahan yang dibangun dari batu biasa. Seluruh pekerjaan akan
menelan biaya sekitar satu juta gulden, Bangunan bariu penjara ini dikerjakan
oleh Hollandsche Beton-Mij di Soerabaja.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Situasi Kondisi Malang Semasa Pendudukan Jepang:
Interniran Eropa/Belanda Ditahan Dimana?

Mr Amir Sjarifoeddin Harahap adalah tokoh utama Indonesia sebelum
pendudukan Jepang, mungkin satu-satunya, setelah Ir Soekarno diasingkan tahun
1934 dan Drs Mohamad Hatta diasingkan tahun 1936. CV jauh melebihi Soekarno dan
Mohamad Hatta. Karir politik Amir Sjarifoeddin Harahap dimulai sebagai
bendahara Kongres Pemuda 1928; wakil ketua Partai Indonesia dan ketua afdeeling
Batavia (1931-1936) dan tokoh dibelakang terbentuknya partai Gerakan Rakjat Indonesia
(Gerindo). Kemampuannya menulis dan berpidato di rapat-rapat umum setara dengan
Ir Soekarno. Hingga tahun 1939, sejauh yang diketahui, Mr Amir Sjarifoeddin
Harahap belum pernah ke Malang. Namun ketika Amir Sjarifoeddin Harahap datang
ke Malang tahun 1939, langsung menemukan pendukung yang fanatik. Itu bermula ketika
diadakan rapat umum pertama Gerakan Rakjat Indonesia (Gerindo) afdeeling
Malang. Mr Amir Sjarifoeddin Harahap menjadi pembicara utama.


De Indische courant, 21-11-1939: ‘Rapat Umum Gerindo. Rapat Umum afdeeling
Malang Gerindo (Gerakan Rakjat “Indonesia”), diselenggarakan pada
Minggu pagi di Oentrum Theater, dihadiri oleh 800 orang, termasuk sekitar 100
orang yang disebut intelektual termasuk, antara lain, perwakilan dari asosiasi politik,
para guru Taman Siswo, anggota dewan (gemeenteraad) Poeger, dll. Selain itu,
perwakilan dan anggota Muhamadiyah dan kelompok agama Islam yang lebih ortodoks
Nahdlatoel Ulama, juga hadir diwakili, sedangkan orang Indo-Eropa yang hadir
dalam pertemuan itu hanya Reinaert, ketua dept. Malang van Insulinde. Sambutan
pertama disampaikan oleh Mr Amir Sjarifoeddin, ketua pengurus Gerindo dari
Batavia. Ini menetapkan prinsip-prinsip organisasi. Sehubungan dengan situasi
internasional terakhir. Mr, Amir Sjarifoeddin memberikan ceramah tentang isu
Indo. mengungkapkan bagaimana, setelah keputusan yang diambil pada kongres ke-2
di Palembang, orang Indo/peranakan bisa menjadi anggota Gerindo. Orang peranakan
menuruy Amir tidak hanya berarti orang Indo-Eropa, tentu saja, juga orang
Indo-Cina, Indo-Arab, dll., singkatnya, yang lahir disini di Indonesia. Soekat,
pengurus seksi Soerabaia dan sekitarnya, berbicara tentang pembentukan front
pemuda, sedangkan pengurus seksi Malang, Njonoprawoto membandingkan dua
organisasi Gerindo dan GAPI. Urusan wajib militer dilakukan Atmadji, ketua
seksi Soerabaia, hal ini diperlukan untuk kemudian hari’. Partai politik
Gerindo didirikan bulan Mei 1937 (lihat De koerier, 24-05-1937). Disebutkan kemarin,
Minggu, sebuah partai politik baru di Tanah Air didirikan di Gedong Pertemoean
di Kramat, Batavia, bernama ‘Gerakan Rajat Indonesia’, singkatnya: Garindo.
Partai menganut prinsip swadaya dan kerja sama. Susunan pengurus utama adalah
sebagai berikut: A. Gani ketua, Mansoer, wakil ketua, Ipih A. Hamdi,
sekretaris-bendahara. Para tokoh-tokoh eks Partindo (Partai Indonesia) yang
terkenal telah bergabung dengan partai baru itu, yaitu Mr Sartono, Mr Amir
Sjarifoeddin, Mangoensarkoro, Mr Moh. Yamin, Sanoesi Pane, Njonoprawoto dan
lainnya. Tak lama lagi partai baru itu akan menggelar rapat umum.

Mr Amir Sjarifoeddin Harahap dari Gerindo menjadi salah satu tokoh utama
terbentuknya GAPI. Dalam hal ini GAPI adalah Gabungan Politik Indonesia sebuah
organisasi yang terdiri dari gabungan partai politik Indonesia dibentuk pada
tanggal 19 Maret 1939 atas inisiatif dari Mohamad Hoesni Thamrin. Organisasi
ini terdiri dari beberapa partai politik yaitu; Gerindo, Perindra, Partai
Pasundan, Persatuan Minahasa, PSII dan Persatuan Partai Katolik. GAPI dipimpin
oleh beberapa tokoh besar partai politik seperti Mohamad Hoesni Thamrin, Amir Sjarifoeddin
dan Abikusno Tjokrosuyoso.


De koerier, 27-12-1939: ‘Berikut adalah keputusan
Kongres yang diselenggarakan:
(A).Terhitung
sejak tanggal 24 Desember 1939, organisasi “Kongres Rakjat Indonesia” bersifat
tetap.
(B). Tujuannya adalah: kebahagiaan dan kemakmuran
masyarakat Pribumi.
(C). Cara utama untuk mencapai ini adalah
pembentukan parlemen di negara ini.
(D). Pelaksana keputusan ‘Kongres
Rakjat Indonesia’ adalah ‘G
API‘. (E) Asosiasi dan partai diterima
sebagai anggota.
(F). Hak memilih akan diatur menurut sistem
demokrasi, yaitu menurut prinsip suara terbanyak.
(G).
Penetapan draf program diserahkan kepada panitia yang terdiri dari perwakilan G
API (Amir Sjarifoeddin), Perdi,
Isteri Indonesia, PVPN.
(H). Terbentuk dana dan menerima
sumbangan untuk membiayai aksi ‘Kongres Rakjat Indonesia’
. (I). Aksi untuk mendapatkan
parlemen di negeri ini dilanjutkan. Aksi dipimpin oleh ‘G
API‘. ‘GAPI‘ akan mengeluarkan arahan untuk kelanjutan aksi
publik
. Bendera. Sebagai bendera persatuan
ditentukan: bendera merah putih
.
Pengumuman keputusan ini dilakukan dengan
bahasa Melayu. Lagu hebangsaan Kongres Rakjat Indonesia Indonesa Raja karya Soepratman.
P
enggunaan
bahasa Melayu di dewan Kongres Rakjat Indonesia khususnya mendesak
asosiasi-asosiasi yang memiliki perwakilan di berbagai dewan agar tetap
menggunakan bahasa
Melayu. Kantor Pers dan Pers ‘Kongres Rakjat Indonesia’
mendesak untuk mendukung pers Pribumi dan Kantor Pers nasional
’.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Situasi Kondisi Malang Semasa Pendudukan Jepang:
Interniran Eropa/Belanda Ditahan Dimana?

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Beginilah Interaksi Generasi Salaf dengan al-Qur’an

Kepalang Tanggung di Minggu Beringas Palembang

Beberapa foto bersama para serdadu Jepang yang ditugaskan di Hindia-Belanda (1)

Iklan

Recommended Stories

Misteri Manusia Purba – Benarkah Nabi Adam Tingginya Mencapai 27 Meter?

Sensasi Perjalanan dan Keindahan Alam di Jalur Cangar kota Batu

08.04.2015
Menanti Kedatangan Umar dan Shalahuddin

Milkiyo, Kenikmatan Susu Sapi Segar di Pontianak

14.12.2018
Alamat PT Pegadaian Di Gianyar

Alamat PT Pegadaian Di Gianyar

18.04.2017

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?