Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Surakarta (63):Legiun di Soerakarta Mangkunegara, Akademi Militer Bandoeng; Akhir Pasukan Pribumi di Hindia Belanda

Tempo Doelo by Tempo Doelo
28.01.2023
Reading Time: 6 mins read
0
‘Aqidah al-‘Awam (عقيدة العوام)
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Surakarta/Solo dalam blog ini Klik Disini 

Sejak kehadiran pelaut-pelaut Belanda yang
dimpin oleh Cornelis de Houtman sudah terjadi kekerasan dengan menggunakan
senjata. Ketika pelaut Belanda semakin menguat, relokasi dari Amboina ke
Batavia tahun 1619 sebagai pusat VOC. Pada tahun 1628 Mataram menyerang
Batavia. Permusuhan terus berlanjut hingga terbentuk aliansi di Soerakarta
antara pemerintah VOC dengan kerajaan (kemudian perjanjian Gijanti 1755).
Faktor kedekatan inilah yang kemudian terbentuknya legion pasukan pribumi di
Soerakarta yang terus bertahan hingga detik-detik berakhirnya Belanda di
Indonesia.    


Legiun
Mangkunegaran adalah korps bersenjata Kadipaten Mangkunegaran dibentuk masa Mangkunegara
II (era VOC). Daendels melakukan upaya dalam mempertahankan Jawa, serta
membangun jalan trans-Java. Daendels juga melakukan upaya pengumpulan pasukan
bantuan dari kerajaan-kerajaan kecil di Jawa, salah satunya adalah
Mangkunegaran. Kepada Praja Mangkunegaran, Daendels kemudian menetapkan
pembentukan satuan militer setingkat legiun, disebut Legiun Mangkunegaran, 29
Juli 1808 dan menetapkan Mangkunegara II sebagai pimpinan satuanr tersebut.
Tahun 1808 Legiun Mangkunegaran memiliki; 1.150 prajurit terdiri 800 infanteri
(Fusilier), 100 penyerbu (Jagers), 200 kavaleri (berkuda), dan 50 rijdende
artileri; Tahun 1816 jumlah personilnya 739 kemudian 800 orang; Tahun 1825–1830
jumlah personil 1500; Tahun 1831 jumlah berkurang menjadi 1000; Tahun 1935
Legiun Mangkunegaran dibagi dalam staf yang memiliki; ajudan atau intendan,
dokter militer, dan korps musik, dan batalyon dibagi dengan 6 kompi serta unit
mitraliur. Kiprah Legiun Mangkunegaran dimulai sejak invasi Inggris. Legiun
Mangkunegaran ikut dalam sebuah operasi militer untuk mempertahankan Semarang
dan Klaten. Pada masa pendudukan Inggris di bawah kepemimpinan Raffles, Legiun
Mangkunegaran dipercaya untuk menjaga ketertiban di Jawa yang pada masa itu.
Legiun Mangkunegaran terlibat penyerbuan Keraton Yogyakarta 19-20 Juni 1812. Mangkunegaran
mendapat hadiah berupa tanah seluas 1.000 cacah dari Raffles. Selanjutnya selama
berada di bawah pemerintahan kolonial Hindia Belanda, Legiun Mangkunegaran dilibatkan
dalam berbagai operasi militer, seperti penumpasan bajak laut di Bangka (1819-1820),
Perang Jawa (1825-1830), dan Perang Aceh II (1873)
(Wikipedia).

Lantas bagaimana sejarah Legiun Mangkunegara
di Soerakarta dan Akademi Militer di Bandoeng? Seperti disebut di atas, sejak
era VOC, pasukan pribumi telah dilibatkan dalam pertahanan militer yang
kemudian dilanjutkan pada era Pemerintah Hindia Belanda. Selain Barisan
Madoera, Legioen Mangkonegaraan adalah bagian dari dari militer Pemerintah
Hindia Belanda. Namun bagaimana kelanjutannya bagaimana berakhirnya pasukan pribumi
di Hindia Belanda? Lalus bagaimana sejarah Legiun Mangkunegara di Soerakarta
dan Akademi Militer di Bandoeng? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe,
semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan
sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Legiun Mangkunegara di Soerakarta dan Akademi Militer
Bandoeng; Berakhirnya Pasukan Pribumi di Hindia Belanda

Pada awal Perang Jawa, ada dua pangeran yang
melakukan penentangan terhadap otoritas Pemerintah Hindia Belanda di Jogjakarta,
yakni Pangeran Dipo Negoro dan Pangeran Mangkoe Boemi. Tentu saja masih ada yang
memiliki gelar mangkoe seperti Mangkoe di Ningrat (lihat Bataviasche courant, 20-12-1826).
Bagaimana dengan di Soerakarta sendiri? Dalam Perang Jawa (1825-1830) nama Pangeran
Adipatti Mangkoe Negoro mulai muncul (lihat Leydse courant, 03-01-1827).


Reaksi Pangeran
Adipatti Mangkoe Negoro
ini tampaknya bermula Ketika pengikut Pangeran Diponegoro semakin merangsek
mendekati wilayah Soerakarta, terutama di wilayah
Pangeran Adipatti Mangkoe
Negoro
seperti di district Kerja
di timur Soerakarta dan di district Soekawati di utara Soerakarta. Untuk
meminimumkan gangguan di wilayah pangeran ini, Pangeran Adipati Mangkoe Negoro
mengirim sejumlah barisan untuk membendungnya. Dalam hal ini barisan
Pangeran Adipatti Mangkoe
Negoro
bahu membahu dengan militer
Pemerintah Hindia Belanda di satu sisi, dan barisan Mangkoe Negoro berseberangan
dengan pasukan-pasukan pendukung Pangeran Diponegoro. Pada fase ini, sejak awal
perang, barisan Madoera dan pasukan Ambon aktif dalam membantu penyerangan di
wilayah gerilya Pangeran Diponegoro di sebelah barat dan barat daya gunung
Merapi.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Berakhirnya Pasukan Pribumi di Hindia Belanda: BKR,
TRI, TNI

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Tafsir al-Bayan

Sejarah Surakarta (64): Sjamsi Widagda dari Solo Studi di Belanda; Doktor Ekonomi dan 7 Revolusioner Indonesia ke Jepang 1933

Pasukan Jepang masuk dan menguasai Hindia-Belanda (2): Pontianak, Surabaya, Temanggung 1942

Iklan

Recommended Stories

Hukum Safar Untuk Ziarah ke Makam Rasulullah atau Wali / Orang Shalih

Hukum Safar Untuk Ziarah ke Makam Rasulullah atau Wali / Orang Shalih

07.03.2016

Kuliner Bandung – Gudeg Yu Nap

12.01.2016

Sejarah Bisnis Indonesia (2): Hubungan Bisnis Belanda, Indonesia, Jepang Tempo Dulu; Cinta Pertama Jadi Benci Tapi Rindu

10.03.2025

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?