Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Madura (51): Industri Manufaktur di Madura, Introduksi Teknologi Baru; Garam di Sumenep dan Genteng di Karang Penang

Tempo Doelo by Tempo Doelo
22.12.2022
Reading Time: 6 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Madura dalam blog ini Klik Disini 

Produk barang manufaktur tentu saja sudah
banyak dan beragam yang dihasilkan di Madura. Produk apa saja yang bertahan
sejak tempo doeloe menjadi menarik untuk diperhatikan karena bagian dari
sejarah Madura. Ada dua jenis produk maufaktur yang diduga sudah sejak lama
eksis (sejak era Pemerintah Hindia Belanda) di Madura dan masih bertahan pada
masa ini yakni garam berbahan air laut dan genteng berbahan tanah liat.   


Gerabah
Madura, Karya Budaya yang Sangat Tua dan Dilupakan. Gerabah merupakan
warisan budaya sangat tua, luas persebarannya dan mampu bertahan hingga
sekarang. Gerabah dari tanah bakar dibuat secara tradisional. Gerabah Madura
dibuat oleh pengrajin Madura serta mempunyai fungsi-fungsi umum maupun khusus
bagi kehidupan masyarakat Madura. Jenis-jenis gerabah Madura berfungsi sebagai
benda pakai, benda hias, barang mainan, bahan bangunan dan bernilai ekonomis,
sosial, magis dan lain-lain. Madura kaya akan pembuatan gerabah yakni sejenis
tanah liat yang berwarna kuning dengan pasir halus. Tanah liat hitam dapat juga
dipergunakan tetapi kualitasnya kurang baik. Semua Kabupaten di Madura bahkan
sampai di kepulauan terdapat pengrajin gerabah seperti di Mandala Andulang,
Duko Ru baru, Angkatan Kangean, Baragung, Pademawa Barat, Dalpenang Pakaporan,
Blega, Konang, Geger dan lain-lain. Diantaranya yang sangat terkenal adalah
Karangpenang Sampang dan Andulang Sumenep. Diantara daerah-daerah ini ada
semacam perjanjian kerja untuk membuat barang-barang yang sudah ditentukan
secara turun temurun atau spesialisasi. Dengan spesialisasi ini persaingan
dapat dicegah. Gerabah Madura juga memaki kekhasan lokal yang disebabkan oleh
keahlian/ketrampilan pengrajin, tersedianya bahan, teknik pembuatan dan teknik
pembakaran
(https://www.maduracity.com/2021/).

Lantas bagaimana sejarah industri manufaktur
di Madura, introduksi teknologi baru? Seperti disebut di atas, produk garam dan
genteng di Madura diduga sidah eksis sejak tempo doeloe yang kini masih bertahan.
Selain produk lain ada brand yang cukup dikenal luas yakni garam Sumenep dan genteng
Karang Penang. Lalu bagaimana sejarah industri manufaktur di Madura, introduksi
teknologi baru? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan
imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang
digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Kapal Madura (Wijbrant van Warwijck en Jacob van Heemskerck, 1601)

Industri Manufaktur di Madura, Introduksi Teknologi
Baru; Garam Sumenep hingga Genteng Karang Penang

Industri adalah usaha sejenis dan manufaktur adalah
produksi secara buatan (bukan alami). Industri manufaktur dalam hal ini adalah
usaha-usaha di seluruh wilayah Madura yang terbagi dalam bidang-bidang produksi
(produks) yang berbeda dengan cara buatan. Produk-produk yang dimaksud antara
lain pembuatan garam, grabah/genteng, penganan dan makanan serta minuman.


Daftar produk industri yang berasal dari wilayah Madura dapat diperhatikan
rilis tahun 1885 yang disertakan dalam pameran produk (manufaktur) Hindia
Belanda (lihat Nederlandsche staatscourant, 09-03-1885). Dalam daftar ini
dibedakan antara produksi di Afdeeling Madoera (Bangkalan), Afd Sampang, Afd
Pamekasan dan Afd Soemenep. Dalam daftar produk dari Bangkalan antara lain
kopek (ikan asin), jenis perahu (sampan, konteng, pantjong kreket dan soedoeh),
peralatan pancing tangkar dan sondit, peralatan tenun seperti kantan. onder dan
aman. Jika membandingkan antara satu afdeeling dengan afdeeling lainnya cukup
banyak jenis perahu. Satu yang unik dan boleh jadi ini penting dalam sejarah Madura
adalah produk bendera dengan dua pola warna yakni merah putih dan tjeleng
poetih (hitam putih) yang biasanya digunakan oleh kepala kampong.

Dalam pameran 1885, sebagaimana dari daerah lainnya,
produk yang ditampilkan dari wilayah Madura diduga kuat merupakan produk unggulan
atau produk andalan yang dapat bersaing di pasar perdagangan. Bagaimana dengan
garam dan grabah? Garam dan grabah pada masa ini di wilayah Madura diduga
dianggap termasuk produk massal seperti halnya padi/beras di wilayah Jawa.
Produk-produk industry manufaktur tahun 1885 yang disertakan dalam pameran
diduga dalam kaitannya dalam hubungan promosi produk perdagangan melalui ajang
pameran lintas perdagangan regional/internasional.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Garam Sumenep hingga Genteng Karang Penang: Ragam
Produk Industri Manufaktur di Madura Era Hindia Belanda

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Sejarah Madura (52): Rumah Adat Madura dan Warna Tradisi Merah Putih Hitam; Atap Rumah Borobudur dan Bendera Majapahit

Dari album foto seorang anggota Keraton Kanoman Cirebon (2)

Iklan

Recommended Stories

Hukum Safar Untuk Ziarah ke Makam Rasulullah atau Wali / Orang Shalih

Hukum Safar Untuk Ziarah ke Makam Rasulullah atau Wali / Orang Shalih

07.03.2016

Kuliner Bandung – Gudeg Yu Nap

12.01.2016

Sejarah Bisnis Indonesia (2): Hubungan Bisnis Belanda, Indonesia, Jepang Tempo Dulu; Cinta Pertama Jadi Benci Tapi Rindu

10.03.2025

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?