Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Madura (37): Telekomunikasi Pulau Madura;Terbukanya Isolasi Wilayah Madura hingga Era Teknologi Informasi Masa Kini

Tempo Doelo by Tempo Doelo
15.12.2022
Reading Time: 12 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Madura dalam blog ini Klik Disini  

Bagaimana sejarah awal telekomunikasi di pulau
Madura? Kita tidak sedang membicarakan telekomunikasi jarak pendek seperti
tatap muka dalam menyampaikan pesan (message) dari sumber (source) ke penerima
pesan (receiver). Akan tetapi memahami pesan-pesan (data dan informasi) pada
era Pemerintah Hindia Belanda di pulau Madura melalui teknologi (alat) komunikasi
yang baru telegraaf (channel). Teknologi telegraf inilah bersama teknologi radio
yang kemudian mendasari kemajukan teknlogi kumunikasi yang lebih baru telepon termasuk
di wilayah pulau Madura.    


Mengenal
11 Alat Komunikasi Tradisional Berdasarkan Sejarah. Oleh Dwi Latifatul Fajri 8
Oktober 2021. Komunikasi tradisional secara umum menekankan pada proses
penyampaian pesan dari berbagai media dan sifatnya sederhana. Media komunikasi
ini membantu kelangsungan hidup manusia. Bentuk-bentuk komunikasi tradisional
berupa lambang isyarat, simbol, bunyi-bunyian, dan gerakan. Meski terlihat
sederhana tetapi alat ini bisa memperlancar kegiatan dan aktivitas sehari-hari.
Alat komunikasi tradisional digunakan manusia ratusan tahun lalu. Seiring
berjalannya waktu, alat komunikasi semakin berkembang dan lebih modern. Contoh
alat komunikasi tradisional yaitu surat, lukisan, prasasti, kentongan, dan
masih banyak lagi. Alat komunikasi tradisional adalah proses penyampaian pesan
dari pihak satu ke pihak lain memakai media tradisional, sebelum berkembangnya
teknologi. Di Indonesia komunikasi tradisional ini menjadi bagian dari tradisi,
upacara keagamaan, peraturan, dan sistem yang berlaku di masyarakat. Perbedaan
alat komunikasi tradisional dan modern terletak pada jumlah audiens yang
menerima pesan dari alat komunikasi. Pada komunikasi modern, audiens bisa
berpartisipasi dalam konten media. Sedangkan media massa tradisional memiliki
keterbatasan dalam pengiriman pesan dan jumlah audiens. Contoh media massa
modern seperti internet, blog, e-mail, dan sosial media. Peran komunikasi
tradisional yaitu: mempercepat persahabatan dan kerja sama, mendorong manusia
untuk bekerja dan menjaga keharmonisan, memberi rasa keterikatan dan dipakai
untuk mengambail keputusan Bersama. Berdasarkan buku Dunia Komunikasi dan
Gadget karya Syerif Nurhakim, bentuk media alat komunikasi tradisional terbagi
ke dalam beberapa bentuk, yaitu: 1. Kentungan, 2. Cerita rakyat, 3. Seni drama
tari (Sendratari, 4. Wayang, 5. Asap, 6. Lukisan purba, 7. Prasasti 8. Daun
Lontar, 9. Surat Kabar, 10. Kantor Pos, 11. Telegraf
(https://katadata.co.id/).

Lantas bagaimana sejarah telekomunikasi di pulau
Madura? Seperti disebut di atas, berbagai macam alat komunikasi yang digunakan
di pulau Madura hingga penggunakan teknologi komunikasi telegraaf, yang dimulai
sejak terbukanya isolasi wilayah Madura hingga teknologi informasi masa kini. Lalu
bagaimana sejarah telekomunikasi di pulau Madura? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Telekomunikasi di Pulau Madura; Sejak Terbukanya
Isolasi Wilayah Madura hingga Teknologi Informasi Masa Kini

Penggunaan telegraf sudah lama di Eropa dan Amerika.
Paling tidak tahun 1794 sudah diketahui di Belanda (lihat Leydse courant, 15-09-1794).
Disebutkat Angkatan darat (Leger) telah mengirimkan telegraaf ke Russel
(mungkin Brussel masa ini). Bagaimana dengan di Inggris? Pengoperasiannya masih
baru (lihat Ommelander courant, 23-02-1796). Disebutkan dari London dikatakan
bahwa telegraf telah dipasang di Admiralitet disana, yang dengannya seseorang
dapat berkorespondensi dengan semua pelabuhan. Kami baru-baru ini memperoleh
berita dalam 7 menit dari Douvres.


Tentu saja hubungan komunikasi dengaan menggunakan teknologi telegraf
dihubungkan dengan kabel telegraf. Telegraf sendiri ditemukan di Amerika.
Belanda termasuk salah satu negara di Eropa yang menggunakan telegraf. Pada tahun
1810 satu kapal Amerika tiba di Soerabaja (lihat Bataviasche koloniale courant,
20-07-1810). Disebutkan kapal Amerika De Telegraaf telah tiba di Sourabaija, dengan
penumpang heer de Vieje dan keluarga, pemuda Ifschdijk Popkens muda, dan
beberapa penumpang lainnya. Sebagaimana diketahui negara bagian Philadelpia
banyak dihuni oleh warga Amerika asal Belanda. Apa yang menarik dari berita
kapal ini adalah bahwa nama kapal Amerika disebut telegraf dengan bahasa
Belanda. Itu mengindikasikan kapal yang mendarat adalah kapal yang dimiliki
warga Amerika yang berasal dari Belanda. Bataviasche koloniale courant adalah
surat kabar pertama pada era Pemerintah Hindia Belanda semasa Gubernut Jenderal
Daendels (1809-1811) yang edisi pertama terbit tanggal 5 Januari 1810.

Secara fungsional telegraf telah membuat lebih
efisien (lebih cepat dan lebih murah) untuk mengirim pesan dari pada surat
(tulisan) dan kurir (lisan). Telegraaf pada masa ini tentu saja berbeda dengan
telegraaf yang kemudian dikembangkan oleh Samuel Finley Breese Morse. Telgraaf
ini menjadi sangat penting dalam situasi perang. Disebutkan Angkatan laut
Inggris telah menerima telegraf dari Portsmouth dimana Prancis menyerang dengan
kekuatan de 60 kanon (lihat De nieuwe Haagse Nederlandse courant, 23-05-1798).
Dalam konteks inilah kita berbicara sejarah telekomunikasi (telegraf) di Hindia
(baca: Hindia) khususnya di Soerabaja dan Madoera. Sebagaimana diketahui sejak
1795 Prancis telah menduduki Belanda dan Hindia/VOC hingga awal Pemerintah
Hindia Belanda berada di bawah kekuasaan Prancis hingga berakhirnya masa
Gubernur Jenderal Daendels setelah Inggris menduduki Jawa (1811). Lalu sejak
kapan penggunaan telegraaf di Hindia Belanda?


Tampaknya wilayah Hindia Belanda terlalu terpencil dari dunia telegraf, Surat
kabar berbahasa Belanda yang terbit di Batavia Bataviasche courant dalam
periode 1816-1827 tidak ada menginformasikan soal penggunaan telegraf di
Batavia. Penggunaan telegraf hanya dilaporkan di Eropa. Sebagaimana diketahui
pada era ini Samuel Finley Breese Morse di Amerika mengembangkan teknologi
telegraaf dengan kode Morse (sesuai Namanya). Orang-orang Belanda di Hindia Belanda
tampaknya belum membutuhkan telegraf. Antara Belanda dan Hindia begitu jauh,
dengan pelayaran yang masih melalui Afrika Selatan dibutuhkan hampir dua bulan.
Hindia Belanda benar-benar jauh dari teknologi kumunikasi. Semuanya masih menggunakan
surat. Pesan-pesan bersifat public dikomunikasikan melalui surat kabar Bataviasche
koloniale courant dan Bataviasche courant. Dalam edisi surat kabar Javasche
courant (suksesi Bataviasche courant sejak 1828) juga tidak menginformasikan
soal telegraf di Hindia Belanda. Sementara itu penggunaan telegraf semakin
meluas di Eropa. Surat kabar Javasche courant tutup tahun 1849. Surat kabar
baru terbit 1850 di Semarang yakni Samarangsch advertentie-blad yang dan di
Batavia tahun 1852 Java-bode: nieuws, handels- en advertentieblad voor
Nederlandsch-Indie.

Pada awal tahun 1850 nama kapal Amerika Telegraaf
yang pernah mendarat di Soerabaja (1810) masih eksis dan terdeteksi di Eropa.
Pada tahun 1854 Inggris akan melakukan pekerjaan besar dengan membangunan
jaringan telegraaf dari London ke Calcutta (lihat Samarangsch advertentie-blad,
22-12-1854). Disebutkan Inggris membuat telegraf listrik antara Calcutta dan
London untuk menerima dalam beberapa menit berita dari India Timur, yang mana
selama ini lewat pos harus menunggu selama enam minggu. Jaringan telegraf Calcutta
ini akan diperluas melalui Cina ke Jepang, Pasifik, Kepulauan Sandwich hingga California.
Lantas bagaimana dengan di Hindia Belanda? Yang jelas, Gubernur Jenderal Hindia
Belanda lebih sering berada di Buitenzorg.


Sejak Perang Jawa berakhir (1825-1830) praktis di pulau Jawa terbilang situasi
dan kondisi keamanan kondusif. Sementara di luar Jawa, setelah Perang Padri di
pantai barat Sumatra berakhir 1838, perang terus terjadi seperti di West
Borneo, Lampoeng dan Palembang dan kemudian disusul di Bali. Sementara itu jaringan
jalan di pulau Jawa semakin meluas dan sudah mulai dibicarakan konsesi pengoperasian
kereta api. Di Jawa juga pengembangan pendidikan bagi penduduk pribumi sudah
berjalan baik. Sekolah guru sudah didirikan di Soerakarta pada tahun 1851 dan
pada tahun yang sama didirikan sekolah kedokteran di Batavia. Seperti disebut
di atas, sudah eksis dua surat kabar berbahasa Belanda dan munculnya surat
kabar berbahasa Melayu. Penggunaan teknologi telegraf (listrik) tampaknya mulai
didambakan di Hindia Belanda khususnya di Batavia. Sementara Inggris akan
membanguna jaringan telegraaf antara London dan Calcutta, Inggris juga sedang
mensurvei pembangunan jaringan telegraaf antara Calcutta dengan ibukota Burman
di Ranggon (lihat Java-bode: nieuws, handels- en advertentieblad voor
Nederlandsch-Indie, 13-09-1854). Satu yang penting lainnya adalah Amerika juga
akan membangunan jaringan telegraaf antara Amerika dan Eropa (lihat Java-bode:
nieuws, handels- en advertentieblad voor Nederlandsch-Indie, 16-09-1854). Disebutkan
perusahaan Amerika telah tiba untuk meminta izin kepada pemerintah Denmark
untuk membangun telegraf kapal selam antara Amerika dan Eropa melalui Islandia
dan Denmark. Semua biaya akan ditanggung oleh perusahaan. Di Australia sudah
dioperasikan telegraaf (lihat Java-bode: nieuws, handels- en advertentieblad
voor Nederlandsch-Indie, 27-09-1854). Tidak diketahui permulaannya sejak kapan,
tetapi di dalam berita disebut Melbourne juga memiliki telegraf ke Williamstown,
sebuah kota di Teluk Hobsons. Di India juga marak pengembangan jaringan
telegraaf (lihat Java-bode: nieuws, handels- en advertentieblad voor
Nederlandsch-Indie, 18-10-1854). Disebutkan pembangunan rel kereta api dan
pembangunan telegraf listrik yang menghubungkan Calcutta dengan Delhi, Agra dan
Bombay. Dari Australia disebutkan telegraf antara Geelong dan Melbourne
sekarang beroperasi (lihat Java-bode: nieuws, handels- en advertentieblad voor
Nederlandsch-Indie, 24-01-1855).

Dengan keberadaan telegraf di Caculta, para koresponden
surat kabar mengirimkan berita dari Hindia Belanda ke Belanda melalui telegraaf
di Calcutta. Berita-berita yang dikirim termasuk harga komoditas dan berita
keberangkatan kapal terutama di Batavia (lihat misalnya Rotterdamsche courant, 26-07-1854).
 Dengan demikian telah memotong waktu
separuhnya. Pada saat ini pejabat pelabuhan di Batavia adalah J Groll.


Telegraf. April 18, 2018. Alat atau sarana untuk pengiriman berita bagi
pemerintahan Hindia Belanda. Pada tahun 1855 atas usul Pemerintah Hindia
Belanda kepada Pemerintah Kerajaan Belanda di Negari Belanda diperoleh izin
untuk mendirikan telegrap elektro magnit di Indonesia. Pelaksanaannya dilakukan
oleh Leman Laut Groll yang bertitel Insinyur pada dinas telegrap Pemerintah
bersama-sama beberapa ahli telegrap yang dikirirnkan dari Eropa. Demikian pula
peralatan telegrap dibeli dan dikirim dari Eropa setelah ijin yang dimaksud di
atas diterima. Saluran telegrap pertama dipasang antara Batavia dengan
Buitenzorg yang selesai pada tanggal 23 Oktober 1856. Tiang-tiang telegrap
berupa tiang-tiang pohon-pohon randu yang sudah ada ditambah dengan penanaman
pohon-pohon randu yang baru. Pembukaan perhubungan telegrap pertama ini
diresmikan dengan pengiriman telegrap pertama dari Batavia Centrum ke
Buitenzorg. Pengiriman telegrap pertama dilakukan oleh Ir. Groll selaku Kepala
Dinas Telegrap Pemerintah kepada Gubernur Jenderal c.P. Pahud. Maka mulailah
era telekomunikasi umum bagi Indonesia yang mula-mula hanya diperuntukkan bagi
Pemerintah. Setelah tahun 1857 saluran Jakarta-Surabaya dengan saluran cabang
Semarang-Ambarawa dapat diselesaikan, maka penggunaan telegrap mulai disediakan
bagi umum. Pada tahun 1859 panjang saluran-saluran telegrap sudah mencapai 2700
km dan jumlah kantor-kantor telegrap sudah sebanyak 28
. (https://dinaskebudayaan.jakarta.go.id/)

Inggris tampaknya lebih maju dalam hal telegraf di
wilayah koloninya seperti India, Australia dan Burma serta Singapoera. Awalnya
korespondensi mengirim via Cacultta lalu kemudian menjadi lebih dekat ke
Singapoera. Di Hindia Belanda urusan telegraaf masih sepi sendiri. Namu meski
terlambat, daripada sama sekali tidak, pengoperasian telegraf akhirnya terlaksana
di Batavia, yang dihubungkan dengan Buitenzorg. Namun sekali lagi, wilayah
Hindia Belanda masih terisolasi dalam komunikasi telegraf.


Java-bode: nieuws, handels- en advertentieblad voor Nederlandsch-Indie, 25-10-1856:
‘Batavia. Kami membaca di Javasche Courant hari ini bahwa Telegraf Elektro Magnetik
antara Batavia dan Buitenzorg telah siap, dan pesan pertama kepada Yang Mulia
Gubernur Jenderal telah dikirimkan pada tanggal 23 tersebut, yang terjadi dalam
waktu empat menit. Kami dengan sepenuh hati menyambut acara penting ini untuk
koloni. Ini harus menjadi kepuasan nyata bagi Gubernur Jenderal, yang seperti
yang kita pahami, bahkan belum satu setengah tahun yang lalu, dalam jabatannya
sebagai Menteri Koloni, mengusulkan kepada Raja untuk mendirikan Telegraf
Elektromagnetik di Jawa, dalam waktu satu bulan. selang waktu yang relatif
singkat, bahkan untuk menerima pesan pertama yang dikirimkan dengan telegraaf.
Sesuai dengan izin yang diberikan oleh Raja atas usul Menteri Pahud, jika kita
mengetahui dengan baik, jalur telegraf yang sebagian sudah siap. diperluas lagi
ke Samarang dan Soerabaya, dengan stasiun-stasiun di tempat-tempat perantara
utama, dan kemudian juga dihubungkan dengan titik-titik lain, seperti Anjelir,
Cheribon, Pekalongan, Rembang dan Banjoewangie, sehingga seolah-olah ada
komunitas instan ada diantara dua titik ekstrim pulau. Mungkin dianggap
berlebihan untuk menguraikan kegunaannya. yang umumnya diharapkan dari
realisasi rencana yang baru saja dijelaskan. Kecuali bahwa pemerintah dengan
demikian akan diberi kesempatan. untuk mendapatkan dalam beberapa menit berita
tentang peristiwa-peristiwa penting di titik-titik utama pulau Jawa,
pendistribusian telegraf ke seluruh pulau itu, untuk berbagai kelas penduduk
pada umumnya, dan untuk perdagangan pada khususnya, terutama mengenai komunitas
ibu kota, bisa sangat bermanfaat dan nyaman. Kami mengucapkan selamat kepada
Gubernur Jenderal kami saat ini atas keberhasilan awal uji coba, dan berharap
penyelesaian lebih lanjut dari jalur yang diusulkan akan dilakukan secepat
mungkin dengan bagian yang sekarang sedang dipersiapkan, selain desakan yang
diberikan oleh Gubernur Jenderal segera setelah kedatangannya di wilayah ini,
banyak yang telah disumbangkan oleh keterampilan dan ketekunan Insinyur Groll
dan pejabat telegraf Jansen dan Bosse. Sementara itu di Batavia, telegraaf
mulai dari kantor pos di Weltevreden, dan dua kamar disediakan untuknya di
gedung sekretaris di sebelah istana di Buitenzorg. Penduduk asli melihat ke telegraaf
dengan takjub, jika tidak dengan rasa takut, dan memanggilnya bitjara angin (windspraak).

Siapa J Groll?

Tunggu deskripsi lengkapnya

Sejak Terbukanya Isolasi Wilayah Madura hingga
Teknologi Informasi Masa Kini: Teknologi Kumunikasi (Informasi) Masa ke Masa

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Sejarah Madura (38): China Town di Pulau Madura, Apa Benar Ada? Riwayat Pedagang Cina di Madura Sejak Era VOC/Belanda

Sepenggal Kisah di Alam Cianjur

Iklan

Recommended Stories

Resep Beef Cubes dengan Creamy Brown Sauce & The Dog Whisperer

12.12.2020

Resep Sarapan Sehat Tim (Kukus) Tahu Jamur Spesial

06.11.2013

PUJIAN DAN KEMULIAAN DENGAN IBADAH DI MALAM HARI

04.04.2016

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?