Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Jambi (33): Arsitektur Rumah Asli Jambi di Rantau Panjang; Batang Tabir Hulu di Gunung Malintang, Muara di Batanghari

Tempo Doelo by Tempo Doelo
12.09.2022
Reading Time: 9 mins read
0
Ngenalin Wisata Indonesia kepada Orang Italia, Serasa Virtual Tour Via Zoom Meeting
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jambi dalam blog ini Klik Disini

Pada masa ini tipologi rumah asli penduduk
Orang Batin di Merangin dijadikan sebagai symbol rumah adat Jambi. Ada juga
persamaannya dengan rumah penduduk asli di Kerinci. Rumah asli Orang Batin
masih dilestarikan di Rantau Panjang (kabupaten) Merangin. Apakah ada relasinya
dengan rumahh adat Minangkabau? Yang jelas nama Rantau Panjang terdapat di
berbagai wilayah di Sumatra, Kalimantan dan Semenanjung Malaya. seperti Serdang,
Sumatra Utara; Ogan Ilir, Sumatra Selatan; Klantan (Malaysia).

 

Rumah
Adat Jambi Kajang Lako, Rumah bercirikan panggung disebut Rumah Lamo.
Rumah Kajang Lako ditetapkan
sebagai identitas Jambi periode 1970-an. Penetapan bermula sayembara dilakukan
Gubernur Jambi. Sayembara digelar bertajuk “Sepucuk Jambi Sembilan Lurah” juga
merupakan semboyan Provinsi Jambi, Dari sayembara terpilih Rumah Kajang Lako
atau Rumah Lamo, berasal dari arsitektur masyarakat bermarga Bathin, satu
perkampungan Bathin ditemukan di Kampung Lamo, Rantau Panjang, kecamatan Tabir,
kabupaten Merangin. Hingga saat ini, masyarakat Bathin masih melestarikan adat
istiadat arsitektur rumah peninggalan nenek moyang. Arsitektur Rumah Kajang
Lako berbentuk persegi panjang memiliki ukuran 9×12 meter. Struktur konstruksi termasuk
rumah panggung dengan ukiran indah. Bagian atap Rumah Kajang Lako dinamakan
dengan “Gajah Mabuk”, istilah berasal dari cerita pembuat rumah yang dimabuk
asmara namun tidak mendapat restu. Atap Gajah Mabuk didesain melengkung seperti
perahu, dinamakan “jerambah” atau “lipat kajang”, dan bagian atasnya disebut “kasau”.
Pada bagian langit-langit terdapat pemisah dinamakan tebar layar”. Pemisah ini
berfungsi menahan rembesan air hujan. Beberapa ruangan dalam Rumah Kajang Lako,
diantaranya ruang pelamban, gaho, masinding, tengah, dalam, malintang, dan
bauman. Ruang Pelamban berfugsi ruang tunggu para tamu, terletak di sisi kiri
bangunan. Ruang Gaho berfungsi tempat penyimpanan barang dan persediaan makanan
berada di sisi kiri bangunan. Ruang Masinding berfungsi tempat digelarnya
ritual kenduri maupun musyawarah berada di bagian depan rumah. Ruang tengah
berfungsi sebagai tempat para wanita saat penyelenggaraan kenduri, berada di
bagian tengah bangunan dan tidak terpisah dari ruang masinding. Ruang dalam
merupakan bagian inti bangunan. Ruang dalam berfungsi sebagai tempat tidur
serta ruang makan. Ruang malintang di sebelah kanan bangunan dan menghadap
ruang masinding. Ruang bauman berfungsi dapur untuk memasak, tidak memiliki
lantai ataupun dinding
(Kompas.com)

Lantas bagaimana sejarah arsitektur Rumah Asli
Jambi di Rantau Panjang, Merangin?
Seperti yang disebut di atas, struktur dan arsitektur
rumah asli di Merangan telah diangkat sebagai tipologi rumah ada Jambi. Lalu
bagaimana sejarah arsitektur
Rumah Asli Jambi di Rantau Panjang, Merangin?
Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Arsitektur Rumah Asli Jambi di Rantau Panjang; Batang
Tabir Hulu di Gunung Malintang, Muara di Batanghari

Pada tahun 1906, saat mana Pemerintah Hindia Belanda
membentuk cabang pemerintahan di Jambi (Residentie Djambi) akses ke Bangko dan
Sorolangoen hanya ditempuh melalui jalan sungai. Namun sudah ada jalan rintisan
dari Soengai Penoeh ke Bangko dan Saroelangoenn. Akses Soengai Penoeh di
Kerintji melalui jalan rintisan dari Indrapoera (Padangsche Benelanden). Belum
ada akses jalan dari Soengai Penoeh ke Solok (Padangsche Bovenlanden). Moeara
Boengo belum ada akses jalan, baik dari Solok maupun dari Bangko (hanya melalui
sungai dari Mpeara Tebo di sungai Batanghari).


Pada awal permulaan cabang Pemerintah Hindi Belanda di Djambi, Controleur
di Afd Jambi adalah H F van Oa; di Afd Moeara Tembesi AF Meijer; di afd. Moera
Tebo LC Ouwerling. Sementara di afd Djambi Bovenlanden setingkat Asisten
Residen RC van den Bor dimana di masing-masing Bangko, Moeara Boengo dan
Soengei Penoeh serta Saeolangoen ditempatkan Controleur. Masing-masing pejabat
Controleur didamping oleh seorang demang. Di wilayah Onderafdeeling Moera
Boengo di Moeara Boengo, Controleur dijabat oleh EWF van Walchren. Sedangkan
demangnya adalah Si Ali alias Si Kali gelar Soetan Oloan (Harahap). Soetan
Oloan memulai karir di dalam pemerintahan di Padang Sidempoean. Demang di
Soengai Penoeh adalah juga berasal dari Padang Sidempoean Ibrahim gelar Soetan
Goeroe. Satu lagi demang yang berasal dari Padang Sidempoean adalah Mangaradja
Gading yang mengawali karir sebagai opziener di Sarolangun yang kemudian
diangkat menjadi demang. Salah satu anaknya Mangaradja Gading lahir di
Sarolangoen pada tahun 1905 diberinama Abdoel Hakim. Kelak, Abdoel Hakim
Harahap menjadi Residen Tapanoeli (1948-1929), Wakil Perdana Manteri RI di
Jogjakarta (1950) dan Gubernur Sumatra Utara (1951-1953) dan Menteri Negara
bidang pertahanan 1955. Mungkin mereka bertiga heran mengapa arsitektur rumah
penduduk di Sarolangun, Bangko dan Moeara Boengo sama dengan di kampong mereka
di Angkola Mandailing (Tapanuli Bagian Selatan). Mungkin juga bertanya-tanya
mengapa tidak sama dengan rumah di Minangkabau. Foto: Rumah asli Angkola Mandailing (internet)

Mengapa demang pertama yang ditempatkan di Sungai
Penuh, Bangko, Moera Boengo, dan Sarolangoen dalam awal pembentukan cabang
Pemerintah Hindia Belandi Jambi (Residentie Djambi) berasal dari (Afdeeling
Angkola Mandailing, Resisidentie Tapanolei)? Apakah ada kaitannya dengan bentuk
arsitektur rumah di empat wilayah ini mirip dengan di Angkola Mandailing? Aatu
karena factor lainnya? Satu hal yang perlu ditambahkan adalah aksara di Angkola
Mandailing mirip dengan aksara di Kerinci. Di wilayah Jambi (hilir) dan wilayah
Minangkabau hanya ada aksara Jawi.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Batang Tabir Hulu di Gunung Malintang, Muara di
Batanghari: Batang Merangin Hulu di Danau Kerinci, Muara di Tembesi (Batang
Tembesi Bermuara di Batanghari)

Apa yang bisa diperhatikan pada masa ini, ciri khas
bangunan riumah asli (adat) adalah bentik atapnya. Secara umum ada kemiripan
satu sama lain mulai dari wilayah Rejang hingga ke Atjeh. Antara rumah Jambi
(baca: Merangin) dengan rumah Angkola Mandailing kurang lebih sama, punggung
atap lebih mendatar dan hanya ada cekungan pada ujung-ujungnya. Ciri khas rumah
di dua wilayah ini sama-sama ada tanda semacam tanduk (x). Sementara itu di
wilayah Rejang punggung atap sepenuhnya datar tetapi memiliki bentuk tanduk
pada dua ujung seperti di Angkola Mandailing dan Merangin. Sama dengan di
Rejang, tetapi di Atjeh tidak ada bentuk tanda tanduk.


Diantara wilayah Rejang dan Atjeh bentuk punggung atap di wilayah
Minangkabau dan wilayah Toba menunjukkan punggungnya tidak datar dan sama-sama berbentuk
lengkung dari ujung ke ujung. Hanya bedanya rumah asli Minangkabau memiliki
tanduk tunggal yang runcing/lancip (gonjong). Diantara rumah adat di Sumatra,
ada perbedaan di Palembang dan Lampung, yang mana punggung atap limasan yang
datar mirip di Jawa tetapi bentuk limasan hanya bagian dari tengah atap saja
(joglo).Foto: rumah adat Jambi (internet)

Satu yang menarik bentuk khas rumah asli di Sumatra
antara Rejang hingga Aceh adalah lengkungan punggung atap yang lebih kentara di
Minangkabau dan Toba. Lalu yang mebedakan keduanya adalah adanya ginjing di
Minangkabau. Tentu saja semua bentuk-bentuk atas tersebut menjadi ciri khas
masing-masing wilayah. Akan tetapi untuk bentuk tanduk yang khas di Merangin
(Jambi) dengan di wilayah Angkola Mandailing. Seperti disebut diatas, kemiripan
satu sama lain membuat para demang awal di Jambi bertanya-tanya.

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Adab Zikir –  Sidi `Abdullah

Adab Zikir - Sidi `Abdullah

Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Para kelasi dan prajurit KNIL Laut (2)

Iklan

Recommended Stories

Misteri Manusia Purba – Benarkah Nabi Adam Tingginya Mencapai 27 Meter?

Sensasi Perjalanan dan Keindahan Alam di Jalur Cangar kota Batu

08.04.2015
Menanti Kedatangan Umar dan Shalahuddin

Milkiyo, Kenikmatan Susu Sapi Segar di Pontianak

14.12.2018
Alamat PT Pegadaian Di Gianyar

Alamat PT Pegadaian Di Gianyar

18.04.2017

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?