Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Jambi (30: Pulau Berhala di Tengah Laut, Be-rhala Bukan Ber-hala; Pulau Kecil, Pernah Sengketa Antara Jambi dan K Riau

Tempo Doelo by Tempo Doelo
11.09.2022
Reading Time: 9 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jambi dalam blog ini Klik Disini  

Bagaimana sejarah pulau Berhala? Yang jelas
nama Berhala bukan merujuk pada berhala. Lalu apa? Yang jelas pula, nama
Berhala sebagai pulau tidak hanya di Jambi tetapi juga ditemukan pulau Berhala
di Sumatra Utara, tepanya di kecamatan Tanjung Beringin, kabupaten Serdang
Bedagai, suatu pulau terluar Indonesia di Selat Malaka yang luasnya 2,5 Km²
dengan topografi bergunung dengan hutan lebat dan pantai yang putih bersih.
Lalu bagaimana dengan pulau Berhala yang kini masuk wilayah Jambi? Apakah sejarahnya
penting? Yang jelas pernah diklaim Riau. Nah. lho!


Nama
Pulau Berhala tak asing lagi bagi warga di Provinsi Jambi maupun Kepulauan Riau
(Kepri). Tepat berada di perairan Laut China Selatan, Pulau Berhala bisa
ditempuh sekitar 1,5 jam dengan menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan
Muarasabak. Luasnya tak seberapa, hanya sekitar 40 hektare saja. Berhala
menjadi bagian kecil dari deretan pulau-pulau yang menghampar di perairan Laut
China Selatan. Pulau ini sempat membuat heboh karena statusnya disengketakan
antara Provinsi Jambi dengan Provinsi Kepri sejak 2002 silam. Hingga naik meja
persidangan Mahkamah Konstitusi (MK), Provinsi Kepri akhirnya dinyatakan sah
atas kepemilikan Pulau Berhala. Namun, abaikan soal klaim wilayah karena toh
itu sama-sama wilayah Indonesia. Yang jelas, Pulau Berhala merupakan pulau
eksotis. Terpencil di ujung timur perairan Jambi, pulau ini bisa ditempuh
menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Tanggo Rajo di Kota Jambi. Begitu
menjejakkan kaki, pasir putih nan elok dengan alam yang asri langsung menyambut
tamu yang datang. Di pulau ini pula terdapat sebuah bukit kecil yang di atasnya
terdapat sejumlah situs sejarah. Pertama terdapat makam yang disebut Makam
Datuk Paduka Berhala. Oleh masyarakat dan sejarawan di Jambi, Datuk Paduka
Berhala merupakan suami dari Putri Pinang Masak yang disebut sebagai salah satu
penguasa negeri Melayu Jambi keturunan Turki. Keunikan lain dari pulau ini
adalah penduduknya yang mencapai 60 KK. Penduduk di Pulau Berhala sebagian
besar berasal dari Jambi dan Kepri
(Liputan6.com)

Lantas bagaimana sejarah pulau Berhala di tengah
laut, Berhala bukan berhala?
Seperti yang disebut di atas, pulau Berhala di Jambi adalah pulau kecil,
n
amanya
bukan berhala tetapi Berhala. Karena itu pernah disengkatan antara Jambi dan
Riau. Ini bukti bahwa pulau itu bukan merujuk pada berhala.
Lalu bagaimana sejarah pulau Berhala di tengah laut,
Berhala bukan berhala? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*. Peta 1695

Pulau Berhala di Tengah Laut, Berhala Bukan Berhala;
Pulau Kecil, Pernah Sengketa Antara Jambi dan Riau

Mengapa Kepulauan Riau (Lingga) mengklaim pulau Berhala.
Boleh jadi secara gemorfologis, sejarah pulau Berhala lebih dekuat dengan pulau
Lingga. Secara geormotfologis wilayah daratan Jambi telah meluas ke arah laut
bahkan telah mendekati pulau Berhala. Dengan kata lain garis pantai masa kini
berbeda dengan garis pantai masa lampau, apalagi di zaman kuno. Namun sebaliknya,
bagi Jambi pulau Berhala adalah wilayahnya atas dasar bukti yang dapat
dipertimbangkan. Hal itulah mengapa kini pulau Berhala masuk wilayah provinsi
Jambi.

Soal perbatasan antara dua wilayah dan klaim mengklaim bukan hal baru.
Pulau Kalapa dan pulau Natal di selatan Jawa lebih dekat wilayah Indonesia
tetapi masuk wilayah Australia (masalahnya terjadi pada era VOC). Pada era Pemerintah
Hindia Belanda pulau Miangas yang jauh lebih dekat dengan Filipina di (pulau) Mindanao
menang sengketa dengan Amerika Serikat di pengadilan arbitrasi (1915). Pulau Miangas
yang diklaim Amerika Serikat sejak 1798 (peralihan dari Spanyol) akhirnya
menjadi milik wilayah Hindia Belanda (kini Indonesia). Antara Inggris di Borneo
Utara dengan Hindia Belanda di pulau Sebatik (harus menjadi berbagi). Bagaimana
soal Sipadan dan Ligitan antara Indonesia dan Malaysia. Hal yang mirip Miangas dalam
skala local adalah pulau Bala Balakang yang jauh lebih dekat dengan Kalimantan
Timur menjadi masuk wilayah Sulawesi Barat. Seperti Sebatik dalam skala local ada
juga pulau kecil yang berbagi antara Kota Kendari dengan kabupaten Morowali
(Sul Tengah) dan kabupaten Konawe (Sul Tenggara). Yang paling ekstrim wilayah
tertentu berada di wilayah lain seperti Distrik Ocuissa di pulau Timor (antara
Timor Lester dengan Indonesia) dan yang lebih ekstri secara local di Sumatra
Barat ada desa dari kecamatan tertentu berada di wilayah kecamatan lain
(enclave) bagai Vatikan di tengah Italia. Peta 1752

Dasar pertimbangan pada dasarnya tidak lagi soal
dekat atau jauh suatu pulau dari wilayah tertentu, tetapi lebih pada aspek
pertimbangan sejarah lainnya, terutama populasi yang berada secara historis
merujuk ke wilayah mana. Namun factor lain juga bisa terjadi karena di masa lalu
sudah terjadi perlalihan apakah karena penjualan atau konvensasi secara damai
atau secara dipaksa. Bagaimana Jambi memenangkan sengket pulau Berhala tentulah
atas dasar kesesuaian fakta dan data sejarah. Namun dalam hal ini, tidak
membicarakan perihal serupa itu tetapi bagaimana sejarah pulau Berhala sendiri.


Tidak ada peta-peta yang lebih lama yang mengindikasikan pulau Berhala
masuk wilayah mana. Namun dalam Peta 1901 pulau Berhala terkesan sudah masuk
wilayah Jambi. Dalam Peta 1883 tidak secara tegas identifikasi antara wilayah
residentie di laut, hanya ditegaskan batas-batas di daratan. Meski demikian,
umumnya batas-batas dinyatakan dalam beslit atau ordonansi dalam pembentukan
cabang-cabang pemerintahan.

Pulau Berhala sendiri sudah sejak lama dikenal. Pada
Peta 1665 pulau Berhala diidentifikasi dengan nama Varella, Dalam pet aini di muara
sungai Batanghari di depan kota/kampong Simpang yang Sekaran terdapat dua pulau
yang satu lebih besar dan satu selatannya lebih kecil. Di selatan pulau kecil
diidentifikasi dengai Tanjong Bon (Tanjung Jabung). Di sisi luar dua pula dan tanjong
ini diidentifikasi gosong yang luas. Garis gosong ini diduga kini menjadi garis
pantai, dimana pada dua sisi utara pulau yang lebih besar membentuk sungai Batanghari
dan disi selatan pulau yang lebih kecil (dengan tanjong) membentuk sungai Berba.
Di pulau Varellah diidentifikasi sebagai pulau kecil tetapi di sisi luar terdapat
area gosong. Pada masa ini, pulau Varella jauh lebih luas disbanding pada tahun
1665. Demikian juga garis pantai timur muara Batanghari telah meluas dan
 bergeser ke arah laut.


Nama pulau Berhala diduga bukan Berhala. 
Akan tetapi oleh pelaut Portugis dengan nama Varella dan pelaut
Belanda/VOC dengan Barella. Meski ini pulau kecil, diduga sejak zaman kuno
sudah penting sebagai penanda navigasi yang mana pulau ini berada di jalur
navigasi pelayaran perdagangan di sepanjang pantai timur Sumatra. Besar dugaan
nama aslinya adalah Barala, nama tempat yang banyak digunakan di India. Seperti
halnya nama Lingga adalah nama India, demikian juga nama Bangka dan nama Jambi
dan nama Telanaipura. Ada perubahan ucapan: Barala, Varela, Barela, Be-rha-la,
Ber-ha-la. Peta 1665

Tunggu deskripsi lengkapnya

Berhala; Pulau Kecil, Pernah Sengketa Antara Jambi dan
Riau: Mengapa Penting?

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Rekomendasi Restoran Khas Bali di Ubud yang Bersertifikat CHSE

Sejarah Jambi (31): Sejinjang, Pulau Sungai Batanghari di Hilir Kota Jambi; Mitologi Putri Santubong-Putri Sejinjang di Serawak

Dari album foto tentang Garut dan sekitarnya karya Thilly Weissenborn, 1922 (2)

Iklan

Recommended Stories

Resep Udang Rebus Mentega Praktis Enak

27.12.2016

Dari sebuah seri foto tentang tujuan wisata di Jawa-Bali pada awal abad ke-20 (3)

17.05.2023
Ada Yang Menanti, Ada Yang Telah Menunaikan Janji

Serangan pejuang kemerdekaan atas jalur kereta api: Purwakarta, 21 Agustus 1948 (1)

16.02.2018

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?