Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (625): Belitung– Kalimantan Pernah Bersatu; Semenanjung Malaya Bangka, Karimata hingga Filipina?

Tempo Doelo by Tempo Doelo
01.06.2022
Reading Time: 17 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Ada
gajah di Semenanjung Malaya dan ada juga gajah di Borneo Utara. Lalu apakah itu
tidak menimbulkan pertanyaan? Idem dito, ada harimau di Sumatra dan ada juga
harimau di Jawa. Lantas apakah tu tidak menimbulkan pertanyaan? Di Sumatra dan
Semenanjung ada gajah dan juga ada harimau. Namun tidak ada harimau di Borneo
dan juga tidak ada gajah di Jawa. Itu bukan aritmatika tetapi hanya aljabar
sederhana. Nah, sekarang, kita membutuhkan jawaban sederhana terhadap
pertanyaan yang rumit: apakah (pulau) Belitung dan Kalimantan pernah menyatu
sebagai daratan? Jika itu dapat dijawab dengan iya, maka akan lebih mudah
menjawab bahwa Semenanjung Malaya, Bangka dan Belitung dan Kalimantan bahkan
hingga pulau-pulau di Filipina pernah bersatu.

ADVERTISEMENT

Selat Karimata adalah selat luas
yang menghubungkan Laut Natuna dengan Laut Jawa. Selat ini terletak di antara
Pulau Sumatra dan Kalimantan di Indonesia. Lebar selat ini sekitar 207 km
apabila diukur dari Kalimantan hingga Pulau Belitung. Belitung dipisahkan dari
Pulau Bangka oleh Selat Gaspar. Bangka terletak dekat pesisir timur Sumatra
yang dipisahkan oleh Selat Bangka. Kepulauan Karimata terletak di Selat
Karimata. Pulau Karimata atau Pulau Karimata Besar adalah sebuah pulau yang
merupakan pulau terbesar di Kepulauan Karimata. Pulau ini secara administratif
terletak di dua desa di Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara,
Kalimantan Barat (jarak 180 km dari ibu kota Kayong Utara di Sukadana. Catatan
penjelajah Tiongkok yaitu Wang Dayuan serta catatan Xingcha Shenglan dari tahun
1436 menyebutkan mengenai Pulau Karimata sebagai salah satu tempat perdagangan
tempurung penyu. Panduan pelayaran Tiongkok dari sekitar abad ke-15 atau 16
yaitu Shun Feng Hsiang Sung menyebutkan nama Pulau Karimata sebagai chi-ning-ma-na[-t’a
dan chia-li-ma. Pada abad ke-17, Pulau Karimata menjadi wilayah pusat ekspor
besi di bawah kekuasaan sebuah kerajaan yang berpusat di Sukadana. Pada masa itu,
muncul ungkapan di Malaka mengenai senjata keris “yang bajanya berasal
dari Karimata”. Penambang dan pandai besi pun muncul di Karimata yang
terus menjadi salah satu pusat perdagangan besi selama abad-abad setelahnya
hingga sekitar awal abad ke-19 ketika persaingan muncul dari perdagangan Eropa
dan Tiongkok
. (Wikipedia)

Lantas
bagaimana sejarah Belitung dan Kalimantan Pernah Bersatu? Jika itu dapat
dibuktikan, maka Semenanjung Malaya, Bangka, Kepulauan Karimata, Kalimantan hingga
pulau-pulau di Filipina pernah bersatu. Seperti disebut di atas, posisi kunci
dalam koneksi pulau-pulau ini sangat ditentukan oleh pulau-pulau Karimata di
Selat Karimata. Lalu bagaimana sejarah sejarah Belitung dan Kalimantan Pernah
Bersatu? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita
telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Belitung dan Kalimantan Pernah
Bersatu: Semenanjung Bangka, Kepulauan Karimata hingga Filipina?

Selat
Karimata adalah adalah selat antara pulau Belitung (bagian Sumatra) dengan
daratan Kalimantan. Nama selat ini merujuk pada nama pulau Karimata. Pulau ini
sudah eksis sejak lama dan namanya juga sudah dikenal sejak lama. Pulau-pulau
Karimata ini memiliki gugus pulau ke arah daratan Kalimantan dengan kedalaman
laut yang lebih dangkal. Sebaliknya, pulau Belitung memiliki pulau-pulau kecil
di arah timur (ke arah kepulauan Karimata).

Pada artikel terdahulu di blog ini
dideskripsikan tentang Karimata dengan judul Sejarah Kalimantan (14): Sejarah
Karimata, Nama Pulau Jadi Nama Selat; Penghubung Pantai Barat Kalimantan dan
Pulau Belitung. Pulau Karimata atau pulau-pulau kecil lainnya terpisah dari
pantai di laut dalam. Berbeda dengan pulau Karimata, pulau besar (sekarang
pulau Maya) adalah pulau yang menempel ke daratan (pantai) yang diduga pulau
yang terbentuk dari hasil proses sedimentasi. Pulau besar ini namanya berbeda
dari satu masa ke masa yang lainnya. Pada Peta 1665 yang dibuat Johannes
Vingboons terlihat ada perbedaan kedalaan anatara laut di seputar pulau
Karimata dengan kedalaman air di seputar pulau Maya. Oleh karena itu pulau
Karimata adalah pulau yang sudah eksis sejak jaman lampau (bahkan sebelum
terbentuknya pulau Maya). Hal itulah yang menyebabkan nama pulau Karimata tidak
tergantikan dalam navigasi pelayaran (internasional) sejak era Portugis.

Ada
jarak tertentu antara kepulauan Karimata di utara dengan kepulauan Beliting di
selatan (kecamatan Manggar, kabupaten Belitung Timur). Jarak terdekat adalah
pulau Nangka (kecamatang Manggar) dan pulau Serutu di kecamatan Kepulauan
Karimata (kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat). Kedalaman laut sekitar 50
meter.

Sudah barang tentu kedalaman laut 50 meter
diantara dua jarak terdekat mengindikasikan laut terdalam di kawasan Selat
Malaka antara provinsi Bangka Beliting dan provinsi Kalimantan Barat. Kedalaman
laut di Laut Jawa berkisar 20-40 meter. Kedalaman laut di sekitar Natuna
sekitar 60 meter dan semakin dalam ke arah Laut Cina Selatan. Ini
mengindikasikan bahwa ada kemiringan dasar laut dari arah Laut Jawa ke Laut
Cina Selatan. Kedalaman laut diantara pulau Nangka dan pulau Serutu diduga kuat
adalah jalur arus bawah laut yang tidak memiliki endapan. Sebaliknya kedalaman
Laut Jawa yang lebih dangkal diduga karena telah terbentuk endapan karena massa
berat yang terbawa arus dari sungai-sungai di pantai barat Kalimantan, pantai
utara Jawa dan pantai timur Sumatra. Besar dugaan bahwa antara pulau Nangka dan
pulau Serutu tidak pernah terhubung sebagai daratan sejak zaman lampau. Akan
tetapi bisa sebaliknya, di masa lampau pernah terhubung tetatp karena abrasi
jangka panjang yang kemudian pada fase berikutnya diikuti arus dasar laut yang
lebih kencang menyebabkan laut dianatara dua pulau semakin dalam.

Area
laut dalam diantara pulau Nangka dan pulau Serutu diduga pernah bersatu. Hal
ini karena jenis batuan yang membentuk kedua pulau sangat rentan terhadap terjangan
abrarasi dan arus dasar laut. Di pulau Nangka sepernti halnya di pulau Belitung
terbentuk dari batuan granit yang mengandung kuarsa dimana ditemukan banyak
pertambangan timah. Sementara di kepulauan Karimata jenis batuannya mengandung
bijih besi. Sebagai catatan bantuan yang membentuk pulau Sumatra dan Jawa pada
lampisan atas adalah batuan magma andesit.

Seperti halnya di Bangka dan Belitung, wilayah
Kalimantan Barat juga pada masa ini memiliki banyak tambang dan memiliki
potensi timah yang besar. Sebagaimana telah dijelaskan para artikel terdahulu,
wilayah Kayong Utara sebagian besar tanah sedimen yang terbentuk dari massa
padat yang terbawa arus sunga-siungai di pantai barat Kalimatan, terutama
sungai Kapuas. Proses sedimen yang membentuk daratan ini pada awalnya kawasan
perairan (luat) yang disana-sini terdapat pulau-pulau asli (seperti halnya
pulau-pulau Karimata). Kawasan pertambangan timah di Kalimantan Barat umumnya
ditemukan di lahan-lahan padat (bukan lahan yang terbentuk dari proses
sedimentasi). Dalam hal ini ada jalur pulau-pulau yang terbentuk di masa lampau
mulai dari Bangka Beliting hingga ke pedalaman Kalimantan Barat yang sekarang.
Dalam konteks inilah diduga di masa lampau terhubung antara Belitung di satu
sisi dengan wilayah pedalaman Kalimantan (Borneo bagian utara).

Adanya
abrasi dan kemudian disusul adanya arus dasar laut telah memecah daratan yang
pernah terhubung antara Semenanjung Bangka (kelanjutan dari Semenanjung Malaya)
dengan pulau Kalimantan ke dalam banyak pulau-pulau besar maupun pulau-pulau
kecil seperti pada masa ini. Dalam hal ini besar dugaan pada masa lampau antara
Laut Cina Selatan dan Laut Jawa terpisah oleh daratan.

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Semenanjung Bangka, Kepulauan
Karimata hingga Filipina: Jalur Migrasi Negroid

Seperti
disebut di atas, ada gajah dan ras Negroid di Semenanjung Malaya dan juga ada
gajah di Kalimanan (Borneo Utara) dan ras Negroid di pulau-pulau Filipina. Atas
dasar ini menjadi relevan membicarakan bahwa pada masa lampau Belitung
terhubung dengan Semenajung Malaya di satu sisi dan Kepulauan Karimata
terhubung dengan daratan Kalimantan (di bagian Borneo utara). Titik terpenting
dalam hubungan itu berada dianatara pulau Nangka dan pulau Serutu.

Tunggu
deskripsi lengkapny
a

 

*Akhir
Matua Harahap
, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok
sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan
Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi
berkebun di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau.
Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu
senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah),
tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis
Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang
dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Sejarah Menjadi Indonesia (626): Orang Melayu Diantara Orang Asli Semenanjung; Bahasa Minangkabau Diantara Bahasa Asli

Kisah Nabi Yunus di Gelapnya Perut Ikan

Kisah Nabi Yunus di Gelapnya Perut Ikan

Iklan

Recommended Stories

SYAITHAN MENGHIASI YANG BATHIL DENGAN PERKATAAN INDAH

02.08.2021

Sejarah Persija Jakarta [7]: STOVIA Voetbal Club Kembali Ikut Kompetisi (1911); Kejuaraan Antar Perserikatan di Jawa Dimulai (1914)

26.04.2016

Umat Yang di Rindu Rosulullah

30.10.2019

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?